
Sara dan Julie tidak sadar bahwa mereka harus membopong suami mereka ke dalam kamar. Sesampainya di rumah baru mereka menyadarinya.
Audy membantu dengan membukakan pintu sedangkan Julie dan Sara sibuk meracau.
"Aku tidak ingin bekerja lagi." ucap Julie.
"Baru pertama kali aku berharap di rumahku ada lift." ucap Sara.
"Lihat saja kamu Flint.. sesampainya di kamar akan ku lempar kamu dari balkon." ucap Julie.
"Aku akan menaruh Key di bathtub dan mengguyurnya dengan air panas." ucap Sara.
"Kalian seperti psikopat saja. Semangat 5 tangga lagi sampai." ucap Audy.
"Aarrghhh!! Aku ke kamar duluan ya, Ma." ucap Julie. Kamar Flint memang dekat dengan tangga jadi Julie lah yang sampai terlebih dahulu. Kemudian ditidurkanlah Flint di ranjang. Julie membuka sepatu Flint, dan memasukkan kaki Flint ke dalam selimut.
Sementara itu Julie ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. "Bekerja ber 5 tapi kenapa capek banget ya.." ucap Julie.
Julie memilih untuk berendam di bathtub dengan air panas. Konon katanya berendam dengan air panas bisa melancarkan peredaran darah, menghilangkan stress dan sulit tidur.
Selesai berendam Julie pun segera merebahkan tubuhnya di ranjang setelah seharian bekerja. "Malam ini kamu tidak mengecup keningku dan mengucapkan selamat malam kepadaku. Biar aku yang melakukannya." Julie mengecup kening Flint.
Cup. "Selamat malam, tidur nyenyak suamiku." ucap Julie. Kemudian Julie mematikan lampu dan segera memejamkan matanya. Dari samping, Flint memeluk tubuh Julie. "Selamat malam, aku mencintaimu." ucap Flint seperti orang mengigau.
Sontak Julie pun kaget. Tetapi karena lelah, dia kembali memejamkan mata dan terlelap.
Di pagi hari, Flint pun terbangun karena merasa kepalanya sangat sakit. "Aaaa.."
Jeritan Flint pun membangunkan Julie.
"Makanya kalau tidak kuat jangan minum banyak banyak. Kamu tahu siapa yang membopongmu ke sini?" ucap Julie.
"Kamu."
"Kamu tahu siapa yang membopongmu dari ruanganmu ke mobil?"
"Kamu."
"Salah. Pegawaimu yang masih bekerja. Aku sudah suruh Calvin menyimpan nama mereka. Beri bonus untuk mereka."
Cup. "Selamat pagi, sayang. Tidak baik pagi pagi sudah marah." Flint mencium kening Julie.
"Aku mandi duluan ya.." ucap Flint.
Sembari menunggu Flint mandi, Julie pun turun ke dapur untuk membuatkan sup untuk suaminya itu. Tidak lama kemudian, Sara pun turun ke dapur.
"Eh sedang apa Julie?"
"Membuat sup untuk Flint.. Mama mau juga?"
"Wahhh... Ma sebenarnya aku ingin 'balas dendam' untuk Flint."
"Oh ya?"
"Iya aku mau memasak yang banyak dan Flint harus menghabiskannya. Aku akan masak ayam manis, sapi lada hitam, sup, sama nanti aku buatkan roti selai dan segelas susu."
"Mantap.. hari ini kamu pergi bekerja?"
"Tidak. Aku sudah kapok dengan semalam."
"Hahahahhaha.."
Selesai mandi dan bersiap siap ke kantor, Flint pun turun dengan pakaian rapinya. "Masak apa istriku?" tanya Flint.
"Banyakk.. kamu harus menghabiskan semua masakanku."
"Woah tenang saja."
Mendengar hal itu, Flint sangat senang karena akan makan banyak. Dengan senang hati dia menunggu di meja makan. Tidak lama kemudian, Julie pun membawa makanan yang sudah jadi dan menaruhnya di meja.
Mata Flint melotot, mulutnya ternganga ketika makanan yang dibawa Julie tidak kira kira banyaknya. Tapi dia berpikir juga bahwa ada Audy, Sara dan Key yang akan makan juga.
"Hm kok yang lain belum turun ya.. sebentar aku panggil mereka dulu.."
"Audy sudah berangkat ke kampus tadi, dia sedang buru buru. Mama sama papa sarapan di luar. Hanya ada kita ber 2 di sini." ucap Julie.
Bulu kuduk Flint pun berdiri tegak. Wajahnya memucat, keringat bercucuran. Flint pun makan semampunya. Tapi tetap saja, masakan Julie terlalu banyak, perutnya sudah tidak mampu menampung makanan.
"Julie.. aku kenyang.. bagaimana kalau ini aku bawa ke kantor? Aku akan makan saat makan siang nanti." ucap Flint.
"Tidak enak ya? Yah.. aku sedih sekali kamu tidak menghabiskan masakanku.." ucap Julie.
"Ehh tidak.. bukan begitu.. aku sudah kenyang sekali.. kamu masak terlalu banyak.."
"Rasakan pembalasanku. Tidak sadar kalau tubuhmu itu sangat berat? Semalam aku membopongmu, menaiki tangga."
"Iyaa maafin aku. Aku ga minum banyak lagi deh janji. Jangan dibuang makanan ini, nanti aku pulang saat jam makan siang." ucap Flint.
"Baiklah."
"Aku berangkat kerja dulu ya. Jaga diri baik baik di rumah." ucap Flint dan mencium kening Julie.
"Iya hati hati."
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.