When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Oleh-oleh



Setelah makan siang bersama, Flint dan Julie kembali ke kamarnya. "Flint, souvenirnya kita bagikan sekarang saja?" tanya Julie.


"Oh ya sudah."


Flint dan Julie mencari souvenir yang sudah mereka siapkan dari Paris dan siap untuk dibagikan kepada anggota keluarga. Mereka keluar kamar dan ternyata Sara, Key dan Audy masih duduk di meja makan.


"Ma, Pa, Audy ini oleh oleh untuk kalian." ucap Flint seraya membagikan paperbag ke 3 orang itu.


"Wah kok banyak sekali?" tanya Sara.


"Tidak banyak kok, Ma. Semoga kalian suka." jawab Julie.


"Oh ya, aku sama Julie mau ke rumahnya dulu ya. Mau kasih oleh oleh juga ke mereka." pamit Flint.


"Iya, Ma. Kita pergi dulu ya."


"Iya hati hati."


Sementara Flint dan Julie pergi, mereka asyik melihat oleh oleh yang mereka dapat. Ternyata oleh oleh mereka berbeda beda. Sara mendapatkan syal, berbagai coklat, miniatur menara Eiffel, dan tas mewah. Key mendapatkan dasi brand ternama, berbagai coklat, miniatur menara Eiffel dan jam tangan mewah. Audy mendapatkan berbagai coklat, keju, macaroons, miniatur menara Eiffel dan tas mewah.


"Oh my God, kakak tahu sekali apa yang kusuka." seru Audy.


"Iya cemilan dari dia juga tidak sembarangan. 1 batang coklat ini seharga 13 euro atau sama dengan 220 ribu rupiah. Dan dia memberikan kita masing masing 3 batang. Gila sekali." oceh Sara.


"Lihat deh jam tangan yang dia kasih. Mewah sekali ya, aku suka." kata Key.


"Uang kakak banyak yaa.. baru saja melangsungkan pernikahan mewah, dan oleh oleh dari Paris juga mahal mahal semua. Tadi juga kulihat barang belanjaan mereka banyak. Bermerek semua lagi." ucap Audy.


"Sifat bawaan dari papa. Suka berfoya foya." kata Sara.


"Ini tidak berfoya foya. Dia tidak membeli barang yang tidak berguna." kata Key.


Sementara itu, Flint dan Julie pergi ke rumah orang tua Julie yang tidak jauh dari rumah Key. Karena terbawa dari Paris, mereka ke sana tidak menggunakan mobil melainkan mereka berjalan kaki.


"Eh Julie sama Flint sudah pulang dari honeymoon." sambut Liza.


"Iya kita baru tiba beberapa jam yang lalu." jawab Flint.


"Ma ini aku bawain oleh oleh dari Paris. Papa mana Ma?" kata Julie.


"Papa lagi kerja. Mungkin sebentar lagi pulang untuk makan siang." jawab Liza.


"Oohh.. oleh oleh ada 2 ya?" tambah Liza.


"Oooh... terima kasih ya. Gimana honeymoon kalian?" tanya Liza.


"Senang donggg, ma." jawab Flint.


"Hahaha semoga Julie cepat berisi ya." kata Liza.


"Aminn.."


Terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah, "Nah itu pasti papa." sahut Liza.


Gio pun memasuki rumah, "Eh kalian sudah pulang?" tanya Gio.


"Iya, pa. Baru beberapa jam yang lalu." jawab Julie.


"Oh ya, Julie. Papa lagi bisa sendiri pegang perusahaan. Jadi kamu tidak usah buru buru bekerja. Fokus mengurus Flint saja di rumah." kata Gio.


"Bener nih?" tanya Julie.


"Iya."


"Baiklah. Kalau butuh bantuan, kabari aku ya." kata Julie.


"Pasti sayang. Eh kalian sudah makan belum? Ayo makan bersama." ajak Gio.


"Ehhh Pa. Kita baru saja makan sebelum ke sini." jawab Julie.


"Ohh gitu.."


"Pa kalo gitu aku sama Flint pamit pulang dulu ya." jawab Julie.


"Iya, Pa. Kami tinggal di rumah papa jadi kalau mau bertemu gampang kan dekat." jawab Flint.


"Oh? Kamu belum beli rumah sendiri, Flint?" tanya Liza.


"Sudah. Tapi mama sama papa yang minta kita tinggal di rumah bersama mereka. Supaya dekat dengan orang tua." jawab Flint.


"Iya lagian kalo tinggal di rumah baru kan ga enak, sepi, ber 2 doang. Lebih enak di rumah mereka, rame. Kalau gitu kita pulang dulu ya, ma, pa." tambah Julie.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.