
Ada apa papanya Julie menyuruhnya pulang lebih cepat? Apa ini ada hubungannya dengan Gold Company? Atau dengan niatku menikahinya? Ah, sudahlah sebaiknya aku tidak memikirkan lebih jauh. Lebih baik aku tidur lagi. gumam Flint.
Flint melanjutkan lagi tidurnya. Dengan tidur, kepalanya yang terasa penat, badannya yang terasa remuk hilang seketika. Itulah salah satu kenikmatan menjadi seorang pemilik perusahaan. Dia bisa tidur di saat seluruh tenaga kerjanya sedang menjalankan pekerjaannya. Ditambah lagi, ruangan mewahnya itu dilengkapi dengan sofa empuk yang bisa dijadikan sofa bed.
Mendengar Flint akan tidur, tidak ada satu orang pun yang berani membangunkan Flint. Begitu juga dengan Calvin. Membangunkan Flint ibarat membangunan seekor harimau. Calvin bisa maklum karena sejak Flint sakit dan masuk lagi ke kantor, dirinya menjadi seorang yang produktif. Dia lebih banyak bergerak dari yang biasanya namun siapa sangka, keproduktifan Flint itu mengakibatkan dia harus tidur di jam kerja.
Walaupun memang dia tidak ada jam kerja, dia kerja semau maunya dia, kapanpun dia mau. Siang itu, kira kira jam 2, Key datang berkunjung ke perusahaan ditemani dengan istri tercintanya, Sara. Ya, mengapa tidak? Mereka berdua kini nganggur di rumah saja, Key berpikir untuk sesekali datang ke perusahaan walaupun dia tidak bekerja lagi.
Semua orang tahu siapa Keystern Young dan Sara Lee. Begitu mobil yang membawa mereka sampai ke gedung mewah Young Building, salah satu tim keamanan membukakan pintu mobil untuk mereka. Key dan Sara masuk dan dikawal dengan belasan tim keamanan. Dari jauh sana, receptionist sudah menundukkan bahunya sebagai tanda hormat. Begitu juga dengan para pekerja yang melintas. Key melangkahkan kakinya menuju setiap bagian profesi.
Hal yang sama terjadi, seluruh orang yang bekerja dengan cepatnya berdiri dan membungkukkan badan, termasuk Julie, kekasih dari anaknya itu. Setelah setiap bagian sudah dikunjungi, tentu saja Key akan berkunjung ke mantan ruangannya itu, yang sekarang ditempati oleh anak sulungnya.
Key dan Sara menaiki lift yang menuju ke lantai 60 itu. Tim keamanan selesai mengawal mereka, karena tidak ada yang bisa masuk ke lift itu selain Key, Sara, Flint, Audy, Julie dan Calvin. Key dan Sara teringat akan kejadian kejadian masa lalu saat berada di lift itu. "Aku ingin Audy memiliki adik." bisik Key.
Bulu kuduk Sara pun berdiri setelah mendengar bisikkan yang keluar dari mulut Key. "Pemerintah bilang 2 anak sudah cukup. Lagipula umurku sudah kepala 4."
"Kepala 4 masih bisa memiliki anak kok."
"Tidak."
"Ngomong sekali lagi, aku tidak akan memberimu jatah di ranjang lagi."
"Ok, aku diam. Beri aku jatah malam ini."
"Kamu hanya ingin melakukannya, bukan ingin memiliki anak lagi."
"Kalau kita punya anak lagi juga tidak apa apa bagiku."
"Nanti anak ketiga kita akan seumuran dengan cucu kita dari Flint."
"Hahahah lucu sekali. Kalau begitu, mari kita buat."
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.
guys menurut kalian Sara akan setuju kalau Audy punya adik lagi atau tidak? jawab di kolom komentar ya..