When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Hidup di Dalam Sana



"Maaf sudah membuat Bapak dan Ibu menunggu, ini hasil pemeriksaan yang dilakukan Ibu Julie. Dari hasil pemeriksaan tersebut, kita bisa melihat bahwa di rahim Ibu Julie terdapat sebuah janin yang sedang berkembang. Selamat Bapak, Ibu. Kalian sudah menjadi orang tua." ucap dokter.


"A..aku hamil?" tanya Julie.


"Iya, Ibu. Selamat atas kehamilan anda. Ini saya berikan resep vitamin yang harus ibu minum selama masa kehamilan. Ibu juga harus rutin check up setiap minggu pertama ya Bu. Karena usia kandungan masih sangat muda, itu artinya kandungan ibu masih sangat lemah jadi tolong ibu hindari pekerjaan yang melelahkan ya bu." ucap dokter.


"Baik dok. Saya percaya kalau hasil ini tidak salah. Terima kasih dok." ucap Flint.


"Sama-sama. Sampai jumpa lagi bulan depan.." ucap dokter.


Julie masih sulit percaya. Baru 2 hari yang lalu dia divonis kanker rahim dan sekarang? Dia hamil. Semesta seperti sedang mempermainkannya. "Kenapa aku hamil? Bukannya aku .. hop.." ucap Julie yang terpotong.


"Ssttt. Kamu tidak kanker. Rumah sakit yang kamu datangi sedang mencari masalah denganku." ucap Flint.


"Jadi sekarang aku hamil?" tanya Julie.


"Iya sayang, masih nanya." jawab Flint.


"Pengen teriak rasanya. Tapi ini di tempat umum." ucap Julie. Pasalnya, kini mereka sedang berada di farmasi tempat pengambilan obat sesuai resep dokter tadi.


"Tahan dulu teriaknya. Aku juga ingin berteriak." ucap Flint.


Selesai mengambil obat, Flint dan Julie bergegas pulang ke rumah untuk menyampaikan kabar baik ini. "Calvin, Julie hamil. Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan." ucap Flint di telepon sambil mengemudi.


"Baik." jawab Calvin.


"Memangnya apa yang harus dilakukan Calvin? Dia tidak ada hubungannya dengan kehamilanku." sahut Julie.


"Membereskan Medika sayang. Berani beraninya dia sempat membuat kamu down karena kanker sial*n itu." ucap Flint.


"Murni atau tidak, kesalahan harus dipertanggung jawabkan. Kamu tahu tidak? Gedung rumah sakit Medika itu hasil rancangan Young Building. Mereka tidak terima karena Young Building memberikan harga tinggi untuk mereka lalu menuntut ke pengadilan tapi mereka sendiri yang kalah. Sudah pakai pengacara yang mahal, rugi banyak pasti mereka." jelas Flint.


"Oh ya?" tanya Julie.


"Iya. Ya iyalah harganya tinggi, kemauan mereka saja banyak sekali. Mau pakai bahan dari ini lah, itu lah. Bahkan waktu itu sudah tahap pengecatan, mereka ingin mengganti warna sampai 4 kali. Apa apaan coba." gerutu Flint.


"Tapi ya sudahlah. Kan sudah berlalu juga, mereka yang dinyatakan bersalah." jawab Julie.


"Iya, aku juga sudah tidak memikirkannya. Tapi dia baru saja kembali membuat masalah denganku. Lagian kenapa kamu ke rumah sakit Medika coba? Banyak rumah sakit yang lebih baik di kota ini." ucap Flint.


"Mana mungkin aku memikirkan rumah sakit apa. Waktu itu yang kupikirkan yang terdekat saja." jawab Julie.


"Baiklah. Lain kali tidak boleh ke mana-mana tanpa aku." ucap Flint.


"Eh?"


"Ingat di perutmu sekarang ada nyawa seseorang juga. Dia hidup di dalam sana." ucap Flint.


"Baiklah baiklah. Flint bagaimana kalau kita undang orang tuaku untuk makan bersama?" tanya Julie.


"Ide bagus." jawab Flint.


Bersambung...


Omg guys, rekor terbanyak komen sampai 29 di episode sebelumnya. Terima kasih banyak, huhuhu jadi terharu melihat partisipasi kalian😭🥰. Mungkin banyak dari kalian yang udah menerka nerka but it's ok. Author hanya menulis sesuai dengan imajinasi Author. Jangan lupa klik tombol favorite supaya tetap update dengan eoisode terbaru.


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.