When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Terima Kasih



Sambil ******* habis bibir Julie, Flint membuka kancing kemejanya satu persatu dan membuangnya asal. Kemudian direbahkannya Julie di atas ranjangnya itu. "Rokmu pendek sekali, sayang."


"Kamu akan kuberi hukuman karena memakai rok sependek dan seketat ini." tambah Flint. Dengan nafsu yang membara, Flint kembali mencium bibir Julie tanpa kasih kendor. Ciumannya pun turun ke leher putih Julie.


"Aahhh.." 1 cap telah jadi. Flint menamainya itu sebagai tanda kepemilikan.


"Dimana lagi kamu ingin memberikan tanda kepemilikan? Selain di sini?" ucap Julie sambil mengangkat jarinya yang mengenakan cincin pemberikan Flint.


"Hey, kamu tahu darimana?"


"Sudah kubilang aku pernah memasuki kamarmu."


"Julie.. beritahu aku apa yang tidak boleh kulakukan pada malam ini."


"Kalau kuberitahu, kamu tidak akan melakukannya?"


"Tentu."


"Memasukkan adik kecil milikmu ke dalam lubang milikku."


"Baiklah. Tapi pada akhirnya, adik kecilku akan tetap masuk ke lubangmu." ucap Flint kemudian meneruskan aksinya.


Flint melepaskan kancing kemeja Julie satu persatu. Segera disingkarnyalah kemeja itu dari tubuh mulus Julie. Terpampang jelas 2 bukit alias payudara Julie yang masih terbungkus dengan bra berwarna biru berenda. Ternyata kedua payudara Julie berukuran lumayan besar dan kencang. Hal ini baru disadari Flint setelah melihatnya langsung karena Julie tidak pernah memakai pakaian yang terbuka ataupun yang ketat.


"Kamu sengaja memakai warna biru karena tahu aku akan melahap payudaramu malam ini?" Biru merupakan warna kesukaan Flint.


"Aku mengoleksi warna biru karena tahu kamu menyukainya." jawab Julie dengan sarkasnya.


"Apa aku terlihat seperti ****** sekarang?" tanya Julie.


"No, you are not. Tunanganku bukan seorang ******. Dia menjaganya hanya untukku. Aku bisa berhenti jika kamu mau." jawab Flint.


Benar saja, selama ini Julie menjaga tubuhnya hanya untuk Flint. Hal itu dia lakukan hanya untuk Flint seorang. Tubuh mulusnya belum pernah dijamaah oleh siapapun kecuali pria manis di hadapannya ini.


Flint beralih ke perut rata Julie terlebih dahulu untuk melakukan pemanasan terhadap tubuh Julie yang masih tegang. Flint menciumi perut Julie sementara itu Julie menutup 2 bukit sintal miliknya dengan tangan dan tangan yang lain menyentuh kepala Flint.


"Are you ready? I will do it now." tanya Flint. (apa kamu siap? Aku akan melakukannya sekarang.)


Julie mengangguk pelan. Dia perlahan menyingkirkan tangannya yang menutupi 2 bukit indah miliknya.


Flint mengelus 2 buah bukit milik Julie dan kemudian bibirnya mengecup bukit sint Julie hingga meninggalkan bekas di sana. Tangan Flint digunakan untuk meremas bukit Julie yang sebelah. Tubuh Julie terus bergerak di bawah tindihan Flint.


Flint memainkan put*ng Julie dengan lidahnya yang membuat Julie menggelinjang hebat. Flint menghisapnya bagaikan bayi yang sedang menyusui. "Emmmhhhh.. Flint... ahh... emmhhhh.. emmhhh... ahhh.."


Julie melenguh di setiap tindakan yang dilakukan Flint. Flint mengakhirinya dengan memberikan ciuman memburu ke bibir Julie dan Julie membalasnya, menangkup wajah Flint dengan tangannya yang indah itu.


"Terima kasih sudah mengontrol dirimu." ucap Julie dan memberikan kecupan di kening Flint.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.