When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Minta Izin



"Eh Audy sudah pulang. Sini duduk, kebetulan ada yang ingin kakak bicarakan." jawab Flint.


Sara dan Key saling bertatap tatapan menandakan kebingungan.


"Apa lagi Flint yang ingin kamu bicarakan?" tanya Key.


"Aku ingin melamar Julie malam ini." jawab Flint dengan tegas layaknya seorang laki laki.


"Hahhhh??? Beneran?? Wah asyiknya aku akan segera punya kakak ipar." jawab Audy dengan cerianya.


"Flint? Kita tidak salah dengar?" tanya Key.


"Tidak, Pa. Aku ingin melamar Julie malam ini."


"Kamu yakin Flint?" tanya Sara


"Yakin, Ma. Aku sangat yakin akan hal ini. Tujuanku pulang adalah untuk meminta izin dari kalian."


"Julie kan baru saja merasakan bekerja. Belum juga genap 1 tahun dia menyelesaikan kuliahnya." kata Sara.


"Banyak juga orang yang menikah muda kok, Ma."


"Tapi tidak sedikit juga orang yang menunda menikah."


"Julie masih bisa bekerja setelah menikah nanti kok, Ma."


"Bagaimana kalau dia hamil nanti? Apalagi kamu mewarisi sifat papamu yang protektif. Kamu tipe orang yang tidak akan membiarkan Julie bekerja nantinya saat dia hamil. Ohhh, Mama tahu. Jangan jangan kamu ingin melamarnya sekarang karena kamu sudah having sex dengan Julie dan sekarang dia sedang hamil anakmu?"


"Ma yaampun. Aku bersumpah aku belum pernah melakukan itu dengan Julie. Mama tahu sendiri kan, walaupun aku mewarisi sifat Papa, ada 1 yang tidak ikut ke dalam diriku. Yaitu Having sex before having married."


"My godness. Kamu tahu itu darimana Flint.." kata Key dengan wajah yang hopeless.


"Calvin."


"Aku harus mengurangkan gaji Calvin."


"Jadi gimana? Boleh kan??"


"Mama sih terserah kamu saja. Karena sudah kenal Julie cukup lama dan tidak ada masalah. Cuma Mama mau kasih tahu kamu, kalau Julie menolak, ya sudah. Jangan dipaksakan. Lagipula dia sekarang menjadi tulang punggung keluarganya, dia masih harus bekerja."


"Papa juga sama seperti Mama. Tapi selain meyakinkan Julie, kamu juga harus meyakinkan orang tuanya. Dan setelah itu, tanggung jawabmu akan semakin banyak. Tanggung jawab ke orang tuanya, ke Julie, ke anak-anakmu. Membuat suatu pernikahan sangatlah mudah, tetapi untuk mempertahankan suatu pernikahan tidak semudah itu."


"I got it, thankyou Dad. Thankyou, Mom. Aku harus kembali ke kantor."


"Hati hati, Flint."


"Bye Dad, Bye Mom, Bye Audy."


"Semoga berhasil, Kak."


Selepas kepergian Flint, "Audy, Mama tidak mau kamu menikah terlalu cepat. Kamu harus merasakan dulu dunia pekerjaan. Kalau kamu ingin menikah cepat, carilah laki laki yang seperti Papa." ucap Sara untuk anak bungsunya yaitu Audy.


"Iya, Ma. Mama tenang saja."


"Kamu salah memberi nama anakmu Flint. Dia tumbuh menjadi anak kepala batu." sahut Key.


"Perasaan baru saja hamil sendirian, sekarang anak pertamaku sudah ingin menikah. Waktu berjalan sangat cepat sekali ya."


Di sisi lain, Flint terburu buru mengendarainya menuju perusahaan. Dia tidak sabar untuk memberitahu Calvin dan menyiapkan makan malam nanti. Karena waktu tidak tersisa banyak.


"Calvin!!!"


"???" Calvin mengerutkan dahinya menandakan kebingungan.


"Aku akan melamar Julie malam ini."


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.