
"See? Siapa yang akan bertekuk lutut dan memohon mohon?" ucap Jordan.
"Aku meneleponmu bukan untuk bertekut lutut dan memohon mohon kepadamu. Aku hanya kngin memberitahumu bahwa tidak semudah itu melelang aset perusahaanku." jawab Flint dan segera memutuskan telepon.
"Perintahkan tim keamanan untuk menghentikan para karyawan yang melakukan demo dan bawa mereka masuk kembali. Aku akan menyampaikan pengumuman lewat speaker." perintah Flint kepada Calvin.
"Baiklah. Dalam 10 menit, kamu bisa berbicara di speaker."
"Pengumuman ini dibawakan oleh saya sendiri Flintstern Young sebagai pemimpin Young Building. Dengan berita yang sedang marak beredar tentang Young Building melelang aset perusahaan itu adalah hoax.
Sekali lagi, saya ulangi, saya Flintstern Young sebagai pemimpin Young Building tidak melelang aset perusahaan. Berita yang sedang beredar adalah hoax.
Para karyawan tidak perlu khawatir dan dapat melanjutkan kembali pekerjaannya, Tim akan segera menangani masalah berita hoax yang sedang beredar.
Ini pernyataan resmi dari saya dan mohon untuk tidak menambahkan masalah di dalam perusahaan ini. Terima Kasih." ucap Flint untuk memberikan pernyataan resmi kepada seisi gedung.
"Flint. Ini bukti bahwa anak buah Jordan yang merusak rem mobil yang dikendarai Jeny dan Arthur. Ini CCTV rekaman parkiran, dan ada rekaman dashboard dari beberapa mobil. Selain itu, ini identitas lengkap anak buah Jordan yang melakukan perbuatan itu." ucap Calvin.
"Cepat sekali kerjamu, Calvin. Kita sudah memegang 2. Oh ya, siapkan bukti tentang pencurian brankas yang dilakukan Jordan." perintah Flint.
"Tunggu dulu. Tadi saat menyelidiki Blacknown, aku tidak sengaja menemukan bukti bahwa gedung Blacknown merupakan hasil dari penggelapan dan penipuan Jordan. Dalam beberapa bulan terakhir, dia juga sudah melakukan transaksi jual beli narkoba selama 9 kali."
"Good job, Calvin. Ayo kita bawa semua ini ke pengadilan."
Calvin pun bergegas menuju kantor polisi dengan membawa bukti bukti kejahatan dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jordan. Di lobi dia tidak sengaja bertemu dengan Julie.
"Calvin! Apa yang terjadi? Bagaimana dengan Flint?" kata Julie.
"Kamu sudah bisa menemuinya di atas sekarang. Aku duluan." jawab Calvin dengan terburu-buru.
Atas jawaban Calvin, Julie pun segera berjalan menuju ruangan Flint. Di sana dia sudah menemukan kekasihnya dengan wujud yang berantakan. Kemeja yang sudah keluar keluar, dasi miring, rambut acak acakan, meja kerja yang penuh dengan kertas berserakkan.
"Ehm.. hai.. hehe."
"Ada apa denganmu? Kamu seperti seekor hamster yang sedang stress."
"Benarkah? Hahahaha."
"Iya. Sudah selesaikah?" Tangan Julie sambil merapikan wujud Flint yang berantakan; rambut, kemeja, dasi.
"Mm.. Bisa dibilang begitu."
"Ada apa dengan dirimu ini? Berantakan sekali."
"Aku pikir beberapa hari ke depan aku akan bermalam di ruangan ini, melewatkan kesempatan makan malam bersamamu dan mengantarmu pulang. Tapi ternyata tidak. Aku dan Calvin bekerja lebih cepat dari yang kubayangkan."
"Pacarku sangat hebat. Dia tidak mungkin membiarkanku jatuh ke tangan orang lain."
"Do you trust me? "
"I do."
Flint menarik pinggang Julie sehingga menepis jarak yang ada di antara mereka. Lalu ia mengusap halus bibir merona milik Julie. "Aku tidak akan melepaskanmu kali ini." bisik Flint.
"Mmphh.. cup.. mmphh.. mmmhh..." begitu lenguhan yang terdengar saat bibir mereka menempel dan menghabisi bibir 1 sama lain. Kepala mereka juga tidak berhenti bergerak.
"Cupp.. mmmhhh..."
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.