When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Kapok



Di dalam kamar sana ada Julie yang tertawa tawa. "Setidaknya kamu menyesal sudah bekerja hanya 15 menit." ucap Julie.


Flint pun sekarang sedang berpikir keras apa yang harus dia belikan untuk Julie sambil bersandar di depan pintu kamarnya. Tiba tiba Sara keluar dari kamarnya dan melihat anak kebanggaannya itu berada di depan pintu kamar seperti sedang dihukum.


"Eh Flint.. kamu kok sudah pulang?" tanya Sara.


Flint mengangkat jari telunjuknya dan meletakkan di mulutnya, mengisyaratkan untuk jangan berbicara kencang kencang. Dia berjalan mendekati Sara.


"Ma.." Flint menunjuk pintu kamarnya. "Manusia yang sedang hamil di dalam sana, baru saja memarahiku karena pulang dengan tangan kosong. Dia bilang (menirukan suara Julie) memangnya harus aku nitip dulu baru kamu membelikannya? Kamu ini bagaimana sih.. tidak bisa menjadi suami dan ayah yang perhatian kepadaku dan anak kita? Begitu Ma katanya." ucap Flint dengan suara yang pelan.


"HAHAHAHA.." Sara tertawa terbahak bahak dan Flint dengan sigap menutup mulut Sara.


"Jangan kencang kencang Ma. Nanti dia tahu kalau aku masih di sini. Tadi aku bilang kepadanya, aku akan pergi membelikan sesuatu untuknya." ucap Flint.


"Rasakan itu. Pernah mendengar mitos kalau ibu yang sedang hamil itu akan lebih sensitif?" tanya Sara.


"Jadi.. jadi.. it.. itu artinya.." ucap Flint dengan gagap.


"Yap. Dia sedang sensi denganmu.." ujar Sara.


"Oh. my. God. Tapi apa yang harus kubeli, mom?" tanya Flint.


"Mama juga tidak tahu apa yang diinginkan Julie. Kamu suaminya, kamu lah yang lebih tau." ucap Sara.


Sara pun berjalan ke bawah meninggalkan Flint. Sementara Flint? Dia hanya bisa mengacak acak rambutnya.


Tidak lama kemudian, terdengar suara bukaan pintu. Cklek.. "Flint, kamu masih di sini?" kata Julie.


Mendengar suara istrinya yang sedang sensi itu, "Ah.. anu.. hm.. ini... Oh aku sudah mau pergi kok.." ucap Flint sambil berjalan ke bawah.


"Nih aku pergi.." ucap Flint menuruni tangga.


"Aku benar benar pergi loh.." ucap Flint di bawah sana. Sedangkan Julie hanya memberikan tatapan sinis kepada Flint.


Flint akhirnya keluar meninggalkan rumah. Sara menyaksikan betul kejadian anaknya dengan istrinya. Dia hanya bisa tertawa geli.


"Itu, ma. Masa Flint bekerja di kantor hanya 15 menit. Yang benar saja Flint itu. Sekarang aku sedang membuatnya kapok. Semoga saja tidak ada lagi bekerja hanya 15 menit." Julie menjelaskan kejadian ini kepada mama dari suaminya itu agar tidak terjadi kesalahpahaman.


"Hahahahah, mama tau kok. Sekarang Flint menganggap kamu sedang sensi bawaan dari hamil." ucap Sara.


"Aahah, iya ma.." ucap Julie.


"Julie." panggil Sara.


"Iya, ma?" jawab Julie.


"Jangan pernah berhenti menegur Flint kalau dia berbuat salah, membuat dia kapok setelah melakukan kesalahan. Dan, jangan meninggalkan Flint kalau dia berbuat salah." ucap Sara.


Mendengar hal itu, membuat hati Julie terenyuh. "I.. iya, ma." jawab Julie.


"Terima kasih ya, Julie. Mama beruntung kamu menjadi istrinya Flint.." ucap Sara.


Lagi lagi, Julie terharu mendengar ucapan Sara. Belum pernah dia mendengar kalimat itu keluar dari mulut siapapun.


Di samping itu, ada Flint yang sedang melintasi kota dengan mobil mewahnya. Dia mengemudi tanpa tujuan, tidak tahu harus ke mana, dan apa yang harus dia beli untuk istrinya yang sedang sensi itu. Aku tidak akan lagi bekerja 15 menit. Aku pastikan itu. umpat Flint.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.