When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Hati Hati



"Lalu mengapa dia sering mendapat perlakuan spesial dari Anda?"


"Bahkan ada yang pernah melihat dia turun dari mobil Anda."


"Siapa dia?"


"Apakah kalian ada hubungan spesial?"


"Mohon dijawab."


"Sepertinya wajar saja jika ada yang melihat Ms. Julie sering mendapat perlakuan spesial dari saja, melihat dia turun dari mobil saya. Karena saya dengan Ms. Julie sedang memiliki hubungan seperti yang dimaksud." Tret tret tret. Tretetetetet.


"Sudah berapa lama Anda berpacaran?"


"Dimana pertama kali kalian bertemu?"


"Mengapa Anda baru memberitahukan?"


"Apakah Anda akan segera menikah?"


"Tolong dijawab."


"Saya sudah berpacaran dengannya sejak saya menduduki bangku SMA tingkat akhir dan Ms. Julie masih SMA tingkat pertama di sekolah yang sama. Kami berselisih 2 tahun. Setelah saya menamatkan SMA, saya pergi ke Amerika dan berkuliah di sana, oleh karena itu kami jarang bertemu dan jauh dari gosip gosip miring.


2 tahun berlalu, Ms. Julie pun memutuskan untuk berkuliah di tempat yang sama dengan saya. Namun karena selisih umur, saya lebih dulu menyelesaikan kuliah dan kembali ke negara ini untuk mengambil alih kepemimpinan perusahaan milik ayah saya sementara Ms. Julie masih di sana sampai menyelesaikan kuliah.


Setelah Ms. Julie menyelesaikan kuliahnya, dia kembali ke negara ini dan saya meminta bantuannya untuk membantu mengelola keuangan di perusahaan ini. Saya kenal betul dengan dirinya beserta kemampuan yang dimilikinya, jadi saya rasa ini keputusan yang tepat untuk memperkerjakan dia di perusahaan ini."


"Apakah Anda akan segera menikah?"


"Apakah Anda akan terus memamerkan kemesraan di hadapan umum?"


"Saya akan menikah dengannya ketika kami sudah sama sama siap. Kami tidak pernah memamerkan kemesraan, kami hanya melakukan sebagaimana mestinya terhadap pasangan."


"Apa Ms. Julie tengah berbadan dua seperti masa Keystern Young?"


"Apa nama stasiun tv tempat Anda bekerja? Saya akan menuntut atas pertanyaan Anda barusan."


"Baik, semua. Sekiranya penjelasan saya tadi sudah cukup untuk meluruskan hal hal yang tidak beres. Mohon untuk lebih berhati hati dalam membuat pernyataan publik. Atas kerja samanya, saya ucapkan terima kasih." Flint meninggalkan auditorium.


——————————————————————


"Ahh akhirnya.." ucap Flint setelah kembali ke ruangannya dan merebahkan punggungnya di bangku kerja.


Langkah Flint itu ternyata disusul oleh Julie. Julie menyaksikan konferensi pers itu namun di tempat yang berbeda.


"Sudah kubilang.. Masalah ini tidak akan ada habisnya. Dari wanita penggoda, sekarang hamil di luar nikah." ujar Julie.


"Tidak akan berangsur lama. Stasiun tv itu sudah kutuntut dan denda yang besar, jika tidak bisa membayar, ya bangkrut." jawab Flint dengan kedua tangan yang dilipat di atas perut, kepala menengadah ke atas dan mata terpejam.9


"Setelah itu akan ada pernyataan 'seorang pimpinan Young Building menutup stasiun tv hanya karena kekasihnya'. Kapan selesainya masalah ini ya Tuhan?" gerutu Julie.


"Yang membuat pernyataan seperti itu akan aku tuntut. Aku menyelenggarakan konferensi pers ini untuk memberi peringatan kepada media untuk lebih berhati hati denganku."


"Woahh.. begitukah???"


Flint berdiri dari duduknya. Itu membuat Julie kaget. Flint melangkah mendekati Julie yang tidak jauh darinya. Semakin dekat..


"Ya! Mau apa kamu?" bentak Julie. Julie berjalan mundur sampai tubuhnya menabrak meja kerja Flint. Jalan sudah buntu untuk dirinya.


"Kamu juga harus berhati hati denganku." bisik Flint di telinga Julie.


"Tanpa kamu suruh, aku juga sudah berhati hati."


Flint menarik dagu Julie, mendekatkan wajah mereka. Kemudian, Flint mencium bibir Julie. Julie pun menerima ciuman Flint itu dan membalasnya beberapa kali. Bibir mereka saling beradu. Mereka terhanyut dalam ciuman mereka itu.