
"Sekarang tidurlah. Selamat malam, istriku. Mimpi indah." ucap Flint diiringin dengan kecupan di kening Julie.
Sampai keeesokan harinya, selerti biasa mereka semua berkumpul bersama di meja makan, menyantap sarapannya. "Hari ini aku tidak makan siang di rumah. Nanti Julie yang akan membawakan makan siangku." ucap Flint.
"Ada apa emangnya?" tanya Sara.
"Jadwalnya mepet. Sebelum makan siang ada kunjungan ke Young Airlines. Sesudah makan siang ada tamu datang ke Young Building." jawab Flint.
"Ooohh.."
"Tapi aku tidak pulang malam kok." ucap Flint.
"Sepertinya aku juga tidak makan siang bersama. Aku ada kelas sampai sore." sahut Audy.
"Kalau gitu mama sama papa makan di luar aja deh." ucap Key.
"Iya, Julie tidak apa apa makan sendiri?" tanya Sara.
"Nanti kamu sekalian bawa ke kantor aja, makan di kantor sama aku." ucap Flint.
"Baiklah. Kalian tidak perlu mengkhawatirkanku." ucap Julie.
"Ya sudah kalau begitu aku berangkat kerja dulu ya." pamit Flint. Julie mengantar Flint sampai ke depan pintu.
"Aku pergi dulu. Jaga diri baik baik ya di rumah. Ada apa apa segera kabari aku." ucap Flint.
"Iya hati hati." Flint mengecup kening Julie.
Mobil Flint melaju meninggalkan pekarangan rumah. Julie kembali masuk ke rumah. Dia tidak melanjutkan sarapannya melainkan masuk ke kamar. Mandi dan berbaring sebentar. Dia ingat bahwa dia harus ke rumah sakit lagi untuk mengetahui hasil pemeriksaan.
Sambil menunggu sampai waktunya telah tiba, Julie kembali menggambar. Suasana hatinya sudah membaik sejak sakit perut kemarin. Tangannya dengan lincah membuat goresan sebuah gaun. Terkadang dia mencari inspirasi dari internet.
Sampai akhirnya dia dikejutkan dengan ketukan pintu di kamarnya. "Julie, mama sama papa pergi dulu ya." ucap Sara membuka pintu kamar Julie.
"Oh iya ma, hati hati ya ma." Julie melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Saatnya dia bersiap siap untuk mengantarkan makan siang ke kantor. Dia memoles wajahnya dengan sedikit make up. Hanya memakainya tipis lalu mengganti pakaiannya dan turun ke bawah.
Dia melihat Bi Nola sudah menyiapkan kotak bekal untuk dibawa Julie ke kantor. "Ini Nya kotak bekalnya. Yang biru punya tuan, yang merah punya nyonya." kata Bi Nola.
"Terima Kasih ya Bi, aku pergi dulu." pamit Julie.
Julie pun segera melangkah pergi dengan membawa kantong yang berisi kotak makan. Dia berangkat dengan pak John. Sesampainya di sana, Flint masih berada di ruangannya. Mereka menyantap makan siang bersama di ruangan Flint.
"Sudah lama ya kita tidak makan di sini." ucap Flint.
"Iya. Besok kamu makan di rumah kan?" tanya Julie.
"Iya tenang saja."
Usai mereka menghabiskan makanannya, Julie pulang meninggalkan perusahaan. Para pegawai masih sama seperti dulu, memberikan salam kepadanya saat dia berjalan melintas.
"Pak, kita ke rumah sakit yang kemarin ya." ucap Julie.
"Baik, Nya." Pak John membawa Julie ke rumah sakit yang kemarin. Jantung Julie tiba tiba berdetak kencang saat tiba di rumah sakit itu. Semoga tidak terjadi apa apa. ucap Julie dalam hati dan kemudian menemui dokter yang kemarin.
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.