
"Oh ya, jangan beritahu Julie tentang masalah ini."
—————————————————————
Lift mereka pun telah sampai membawa mereka ke lantai 60 yaitu lantai ruangan Flint. Mereka berdua berjalan memasuki ruangan Flint yang pintunya terbuka otomatis.
Julie yang sedang duduk bekerja, dengan gercep nya berdiri menyambut kedatangan mereka. "Apa yang terjadi, Flint? Kenapa lama sekali." sambut Julie.
"Flint bertemu dengan orang yang membawa brankasku." jawab Calvin.
Flint berjalan menuju kursi kerjanya.
"Lalu? Bagaimana?" Julie bertanya kembali.
"Yaa, mereka hanya membuat kesepakatan."
"Kesepakatan apa? Apa brankasnya sudah kembali?"
"Saat ini agak sulit. Kami akan bekerja keras untuk itu."
"Flint? Kenapa kamu diam saja? Kamu tidak sedang menyembunyikan sesuatu dariku kan?"
Mendengar pertanyaan Julie itu, membuat jantung Flint berdetak kencang. Dia teringat bahwa dia sudah berjanji untuk tidak menyembunyikan sesuatu dari kekasihnha itu.
"Saat ini mood Flint sedang tidak bagus. Dia akan lebih banyak diam. Bukankah seperti itu biasanya, Julie?" sahut Calvin.
"Julie, apa kamu mengenal orang yang bernama Jordan?" tanya Flint.
"Jo.. jor.. Jordan?"
Flint mengangguk.
"Ke.. kenapa.. kenapa kamu bertanya?"
"Kurasa itu bukan jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaanku. Biar kuulangi sekali lagi, apa kamu mengenal orang yang bernama Jordan?"
"Aku keluar." sahut Calvin.
"Akhirnya aku mengundurkan diri sebelum aku diusir oleh Flint dari ruangan itu." kata Calvin setelah keluar dari ruangan Flint.
"Di.. dia.."
"Dia? Siapamu?"
"Pacarku saat SMP."
"Kenapa kalian putus? Bukankah itu sudah lama? Kenapa kamu bertindak seperti baru putus kemarin saja.."
"Come on, Julie. Bukannya kamu sendiri yang menginginkan untuk tidak saling menyembunyikan sesuatu?"
"Apa Jordan yang menyimpan brankas Calvin?"
"Kamu belum menjawab pertanyaanku."
"Aku putus dengannya saat itu karena aku pindah sekolah ke SMA kita dulu."
"Lantas? Kenapa kamu gagap menjawabnya?"
"...."
"Ada yang kamu sembunyikan dariku Julie?"
"Dia sering menemuiku saat kamu di Amerika."
Wajah Flint berubah menjadi sangat amat serius setelah mendengar pernyataan dari Julie. Tidak mungkin bagi Flint untuk tersenyum ataupun tertawa.
"Menemuimu dengan alasan apa?"
"Dia bilang dia ingin mendapatkanku kembali. Tapi aku sudah bilang bahwa aku sudah mempunyai pacar. Dia tetap saja bersikeras bilang bahwa dia akan mendapatkanku kembali."
"Dan kamu sama sekali tidak memberitahuku? Hebat sekali kamu. Sudah beberapa tahun lamanya, kamu masih bisa menyembunyikan itu dariku."
"Aku tidak ingin pikiran kamu kemana mana karena saat itu kita sedang jauh dan kit..."
"Dan kita sedang mengkhawatirkan satu sama lain. Jangan jadikan itu alasan kamu untuk tidak memberitahuku Julie. Beruntungnya kamu karena selama kita berpacaran, aku tidak pernah menanyakan kamu dengan masa lalumu." Flint memotong pembicaraan Julie.
"Tapi aku tidak ingin kembali bersamanya lagi, Flint."
"Aku tahu. Aku tahu itu. Tapi kenapa kamu tidak memberitahuku saat itu? Aku sudah khawatir saat itu. Kenapa tidak kamu kasih tahu saja? Untuk apa menahannya? Aku sudah terlanjur khawatir, jadi sekalian saja kamu buat aku khawatir."
"Aku tidak ingin kamu khawatir sampai kamu memikirkan hal yang tidak tidak. Saat itu aku sudah cerita ke orang rumah sehingga Jordan sulit untuk menemuiku."
"Setidaknya kamu cerita bahwa mantan kekasihmu itu sangat mencintaimu dan ingin mendapatkanmu kembali. Kamu tahu? Aku tidak pernah melihat wujud rupanya, tidak pernah mendengar namanya, mendadak dia memperkenalkan dirinya sebagai mantan kekasihmu, sedangkan kamu, memberitahu namanya saja tidak. Awalnya aku ragu padanya tapi kupikir tidak ada salahnya aku percaya karena memang aku tidak tahu siapa saja mantan kekasihmu."
"Maafkan aku, Flint. Aku tidak ingin mengingatnya lagi, jadi saat bersamamu, aku tidak pernah membahasnya kepadamu. Aku memang beruntung bahwa kamu tidak pernah bertanya kepadaku."
"Tapi aku pernah bilang bahwa aku belum pernah merasakan pacaran. Dan kamu juga bilang bahwa kamu belum."
Bersambung...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.