When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Kerja Sama



"I..iya pa. Baik pa." Flint masih mencerna kata kata yang dia dengar barusan. Memikirkan kalimat itu mampu membuat Flint tersenyum senyum sendiri seperti orang sakit jiwa.


"I'm home, honey. Yang lain sudah kembali ke kamar ya?" tanya Flint setelah sampai di rumah. Julie masih menunggu Flint di lantai bawah.


"Iya. Mereka naik terlebih dahulu. Mana susunya?" ucap Julie.


"Ini susunya. Aku beli yang rasa coklat karena kamu tidak suka vanilla." ucap Flint.


"Yey, untungnya. Tadi aku lupa berpesan kepadamu untuk jangan membeli yang rasa vanilla." ucap Julie.


"Memang aku ini suami idaman." ucap Flint sambil berjalan menuju dapur.


"Eh mau ke mana..???" tanya Julie.


"Membuatkan susu untukmu." jawab Flint.


"Aku bisa sendiri." ucap Julie.


"Hey di dalam sana kan anakku juga. Aku juga ingin membuatkan susu untuk anakku. Sudah kamu lanjut menonton lagi saja di sofa." ucap Flint.


"Iya iya."


Julie kembali duduk di sofa dan menonton tv. Sementara itu Flint dengan telaten membuatkan segelas susu untuk istrinya. Beberapa kali mata Julie melirik Flint yang sedang membuat susu. Pemandangan yang indah. Semoga tidak hanya di awal awal saja. gumam Julie.


"Ngapain ngeliatin aku? Takut aku masukin racun?" tanya Flint. Julie ketangkep basah saat sedang melihat suaminya itu. Buru buru dia mengalihkan pandangannya ke televisi.


"Nih." Flint datang dan memberikan gelas berisi susu untuk Julie.


"Yey." Julie meminum susunya. "Flint besok pagi baby nya minta dibikinin susu lagi sama kamu." kata Julie.


"Baby nya yang mau atau kamu?" tanya Flint.


Julie menyengir. "Hehehehhe aku." jawab Julie.


"Besok pagi trus besok malem juga, besokannya juga, trus lusa juga pokoknya sampe baby nya lahir." kata Julie manja.


"Baiklah baiklah. Tenang saja tenang. Aku akan membuatkan susu untukmu setiap hari. Aku ok a-ku. Kamu duduk diam saja menikamti" ucap Flint sambil memegang dadanya.


"Tentu saja. Kalau seperti ini rasanya pengen hamil terus aja." jawab Julie.


"Iya tenang saja, aku juga akan membuatmu hamil terus terusan. Hanya aku." Flint menepuk dadanya.


"Waah aku ingin hamil tanpa harus melakukan se*s tauk!" ucap Julie langsung meneguk habis susunya.


"Kenapa bagian itu dilewatkan? Bagian ternikmat.." ucap Flint.


"Sudah habis. Taruh gelasnya di dapur." ucap Julie.


"Diam!! Aku tidak mau dengar kalimat mesummu!" ucap Julie.


"Baiklah baiklah." Flint membawa gelas ke dapur dan kembali duduk di sofa.


"Julie.. apa kamu ingin menjadi desainer?" tanya Flint.


"Ngawur!! Sembarangan." jawab Julie.


"Tidak. Aku serius." ucap Flint.


"Gambarmu bagus. Aku tidak keberatan kalau kamu menjadi desainer. Orang tuamu juga tidak keberatan lagi." sambung Flint.


"Aku hanya ingin menggambar. Tidak yang lain." ucap Julie.


"Baiklah. Kalau gambarmu dibuat jadi busana nyata bagaimana?" tanya Flint.


"Kenapa? Kamu ingin membuka cabang perusahaan baru?" tanya balik Julie.


"Iya kan aku ingin buat 10 sesuai jumlah anak kita." jawab Flint bergurau.


"Whattt???!"


"Kenapa? Bukannya kita sudah sepakat?" tanya Flint.


"Omg Flint. Young Airlines saja belum diresmikan. Dan kamu sudah ingin membuat cabang baru lagi?" tanya Julie.


"Young Arlines tinggal tunggu waktu untuk meresmikannya. Oh ya, aku dan Calvin berencana mengambil alih rumah sakit Medika dan mengubahnya menjadi rumah sakit terbaik di tanah air." jelas Flint.


"Lalu, gambarku urutan ke berapa?" tanya Julie.


"Nah loh, kamu menanyakan itu. Berarti kamu memang ingin gambarmu menjadi busana nyata." ucap Flint.


"Kamu memang pandai menjebak orang." ucap Julie.


"Jadi mau atau tidak? Tenang saja, aku hanya memproduksi busana dari hasil gambarmu. Kamu akan mendapatkan bagianmu." ucap Flint.


"Dapat atau tidak dapat bagian, aku mau. Tugasku hanya menggambarkan?" ucap Julie.


"Alright! Kamu memang bisa diajak kerja sama. Kerja sama dalam pekerjaan ataupun kerja sama dalam rumah tangga. Dan sebentar lagi akan ada kerja sama mengurus anak." ucap Flint. (*alright \= tepat sekali.)


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.