When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Fase Hubungan



Flint memasangkan cincin itu ke jari manis Julie. Dia memeluk Julie dengan erat. "Thanks, Julie. Thanks." (terima kasih, Julie. Terima kasih."


"Seharusnya aku yang berterima kasih padamu, Flint. Terima kasih untuk semuanya."


"Look. Aku sudah mengikatmu dengan cincin ini. Kamu tidak akan pernah bisa lari dariku lagi, Julie."


Julie mengangguk. "Pergilah dan cepat kembali. Aku masih ada utang mentraktirmu."


Flint mencium kening Julie dengan teramat dalam. "I'll be back, dear. Bye, I love you." (aku akan kembali, sayang. Sampai jumpa, aku mencintaimu.)


"Masuklah ke dalam mobil. Aku akan mengantarmu."


"Tidak usah. Aku pulang sendiri saja."


"Masuk."


"Baiklah."


"Akhirnya ya, Flint. Your proposal is accepted." ledek Calvin. (lamaranmu diterima)


"Iya akhirnya, aku sudah jauh lebih lega sekarang. Antar Julie ke rumahnya dulu ya." ucap Flint.


"Ok."


Untuk mengantarkan Julie hanya membutuhkan waktu 3 menit saja karena rumah mereka hanya berjarak beberapa blok saja. "Sampai jumpa, hati hati Flint. Jangan lupa kabari aku." ucap Julie.


"Iya sayang, masuklah."


Julie pun masuk ke dalam rumahnya. Dia disambut oleh kedua orang tuanya yang sempat panik karena kepergian Julie secara buru buru.


"Kamu darimana saja, Julie?" tanya Liza.


"Ke rumah, Flint." jawab Julie.


"Ngapain?"


"Minta maaf kepadanya. Oh ya pa, aku bukan tidak bersedia menikah dengan Flint, hanya saja aku memikirkan kalian jika aku menikah nanti. Ditambah lagi papa sekarang pengangguran. Aku harapan satu satunya kalian bukan?"


"Kamu tidak usah memikirkan kami. Yang penting kamu bahagia, itu sudah cukup untuk kami."


"Aku sudah bersedia menikah dengan Flint. Flint memberikanku ini." ucap Julie sambil mengangkat tangan kanannya dan menunjukkan jarinya yang sudah bercincin.


"I'm happy for you, berbahagialah bersama Flint. Jangan kecewakan dia lagi." ucap Gio.


"Serius?? Anak gadis mama sebentar lagi akan menjadi seorang istri orang lain!! Mama sangat senang mendengarnya, sayang." ucap Liza.


"Iya, Flint sekarang lagi mau ke Singapir. Pemimpin PT. Ted The Tech masuk rumah sakit. Papa tahu?"


"Iya, dia menolak untuk bekerja sama dengan Gold Company beberapa tahun yang lalu."


"Yang lalu biarkanlah berlalu. Aku naik dulu." ucap Julie.


Kini tersisa Gio dan Liza di lantai bawah. "Kenapa kamu membiarkan Julie menikah secepat ini? Aku baru saja membesarkan dia." ucap Liza.


—————————————————————


Julie masuk ke kamarnya, dia menaruh tasnya di atas meja dan dia duduk kursi itu. Dia menatap cincin yang melingkar di jari manisnya itu dengan teramat dalam. Dia masih tidak menyangka sudah memasuki fase hubungan yang lebih serius lagi. Tidak terasa, dari mereka yang saling mengeluh dan mengkhawatirkan karena berpacaran jarak jauh kini Julie sudah memakai cincin yang pertanda hubungan mereka akan ke tahap yang lebih serius lagi.


Tinggg. Bunyi notifikasi masuk ke dalam ponsel Julie yang membuyarkan lamunan dia.


Flint.


Sudah makan? Aku sudah check-in.


Julie.


Mandi saja belum ^^ . Kok cepat sekali?


Flint.


Iya, Calvin meminta bantuan polisi untuk mengawal kita.


Julie.


Ohh.. kamu sendiri sudah makan malam?


Flint.


Sudah. Pertama kalinya aku pergi berdua sama Papa ^^


Julie.


Hahahah, aku dan Mamamu sedang ditinggal orang tercinta.


Flint.


Bersabarlah. Aku sama Papa akan pulang dengan kapal Drim Cruises.


Julie.


Waah.. seperti orang yang sedang honeymoon saja.


Flint.


Enak saja... aku masuk pesawat dulu. Pesawatku first class kok, ada wifi.


Julie.


Baiklah, aku juga ingin mandi.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.