When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Keracunan



"Apa kamu sakit? Kamu pulang lebih awal tadi." kata Sara.


"Tidak kok, ma. Aku baik-baik saja." ucap Julie.


"Baiklah. Kalau butuh sesuatu panggil mama saja ya." kata Sara.


"Iya ma. Terima kasih." ucap Julie.


Selepas kepergian Sara, Julie segera memandikan Luke. "Eh anak mama.. suka main air ya.. Sekarang mandinya sama mama saja ya.. Papa sedang pergi.. Tapi besok papa pulang kok.. nanti baru main sama papa lagi ya.." ucap Julie kepada Luke.


Ketika Julie melihat tubuh Luke tanpa pakaian, Julie merasa ada sesuatu yang aneh di tubuh Luke. Terdapat bercak kuning di sekujur tubuh Luke. "Kenapa ini?" kata Julie.


Melihat bercak kuning itu, Julie langsung membatalkan memandikan Luke dan segera membawa Luke keluar dari kamar mandi. Diletakkanlah Luke di atas ranjangnya lalu Julie menelepon Flint.


Baru saja menekan tombol telepon, Julie segera membatalkannya. Julie memakaikan kembali pakaian Luke dan mengetuk pintu kamar Sara.


"Maaf ma mengganggu. Tapi aku bingung dengan kulit Luke. Kenapa ada bercak-bercak kuning seperti ini ya ma?" tanya Julie dengan panik sambil menunjukkan bercak itu kepada Sara.


Sara pun ikut panik karena dia belum pernah melihat bercak kuning seperti itu. Dengan segera Sara memberitahu Key dan mereka membawa Luke ke rumah sakit bersama-sama.


"Apa kamu sudah menelepon Flint?" tanya Sara.


"Missed call tadi. Hanya sekali, takut mengganggu dia di sana." jawab Julie.


"Oh. Baiklah." kata Sara.


Sesampainya di rumah sakit Young Hospital, mereka segera menemui dokter kulit. Dan dokter kulit di rumah sakit itu pun mendiagnosa kalau Luke keracunan. Bercak kuning yang terdapat di kulit Luke itu karena reaksi dari racun hang berada di dalam tubuh Luke. Tapi untungnya tidak terjadi hal yang serius pada tubuh Luke. Dokter memberikan resep obat untuk menetralisir racun di dalam tubuh Luke.


"Biasanya kalau seperti ini, dia keracunan apa ya dok?" tanya Sara.


"Keracunan yang terjadi pada bayi seusia Luke tidak dapat ditentukan apa penyebabnya karena Luke pasti sering memakan benda yang kita tidak tahu itu bersih atau tidak. Namun dengan bercak kuning ini, sepertinya Luke keracunan sesuatu yang mengandung bahan kimia. Mungkin Luke sedang minum obat?" kata dokter.


"Tidak, dok. Saya tidak memberikan obat apapun untuk Luke." ucap Julie.


"Oh kalau begitu harus lebih diperhatikan lagi ya kehigienisan benda-benda di sekitar Luke." kata dokter.


Julie, Sara dan Key pun sedang duduk di kursi tunggu untuk menebus obat. Pandangan Julie hanya terpaku pada satu objek. Tatapannya kosong. Tangannya setia menggendong Luke. Dia seperti orang yang tidak punya tujuan hidup sekarang. Dia berusaha mencerna kejadian yang baru saja menimpa anaknya. Julie benar-benar terlihat tidak berdaya sekarang.


Flint datang berlari menghampiri mereka yang sedang duduk di kursi tunggu itu. Sara dan Key menyadari kedatangan Flint tetapi Julie? Julie sama sekali tidak menyadari kalau suaminya itu datang menghampiri dia. Pandangannya masih terpaku dan tatapannya kosong. Sampai Flint mengelus kepalanya, barulah dia sadar kalau suaminya itu ada di sampingnya sekarang.


"Eh? Kamu ke sini?" kata Julie.


Flint segera duduk dan menyenderkan kepala Julie di pundaknya. "Maaf.. maaf.. maafkan aku. Seharusnya ini tidak terjadi." ucap Flint.


Julie akhirnya menangis di pundak suaminya. Sikap tahan banting yang selama ini dia tunjukkan, tidak ada lagi. "Apa yang sudah kulakukan?"


"Apa yang sudah kulakukan sampai Luke terkena imbasnya?" kata Julie.


"Sssttt.. ini bukan salahmu.. jangan menyalahkan dirimu." ucap Flint. Tidak henti-hentinya Flint mengusap kepala Julie, menghapus air matanya.


Dengan mata yang berkaca-kaca, "Aku benar-benar akan berhenti sekarang, Flint. Aku tidak bisa kalau dia menyakiti Luke, Flint. Dia bermasalah denganku, seharusnya dia menyakiti aku saja, Flint. Bukan Luke. Di mana dia sekarang? Di rumahnya? Aku ingin ke sana sekarang." ucap Julie lalu berdiri.


Flint menahan Julie. "Tidak sekarang, Julie." kata Flint.


"Apa maksudmu? Kamu ingin melihat Luke kenapa-kenapa lagi karena dia?" tanya Julie.


"Bukan begitu, Julie. Siapa orang tua yang mau anaknya terluka. Tapi tidak sekarang, Julie. Kalau kamu mau menghampiri dia, bukan sekarang waktu yang tepat. Kalau kamu juga mau berhenti, sudah terlambat, Julie. Seharusnya kamu berhenti sebelum Luke kenapa-kenapa." jawab Flint.


Lagi-lagi Julie menangis. Flint membawa Julie ke dekapannya dan memeluk erat. "Maaf kalau kata-kataku kasar. Kamu tidak perlu memikirkan itu dulu, yang harus kita pikirkan sekarang adalah keselamatan Luke." kata Flint.


"Aku memang bodoh, Flint. Seharusnya aku tidak mengikuti permainannya, seharusnya aku tidak meladeninya. Aku bodoh Flint.." ucap Julie.


"Sssttt... kamu jangan berbicara seperti itu. Tidak ada gunanya menyesali hal yang sudah berlalu." kata Flint.


"Lukestern Young." Nama Luke dipanggil, itu artinya obat Luke sudah siap.


Flint mengambil obat Luke. "Ini obatnya dicampur ke dalam susunya ya. Sehari 3 kali saja. Semoga lekas sembuh." kata sang apoteker.


"Baik, terima kasih." ucap Flint.


"Sebaiknya Julie ikut dengan mobilku saja. Maaf sudah merepotkan kalian." kata Flint kepada kedua orangtuanya.


"Julie, apa kamu baik-baik saja?" tanya Sara.


"Seperti seorang ibu pada umumnya saja. Kalau anaknya sakit pasti akan nge-down. Baiklah, hati-hati, Flint." kata Key.


Flint dan Julie pulang dengan mobil yang dikemudi Flint sedangkan Sara dan Key pulang dengan mobil yang dikemudi Pak John.


"Sepertinya Julie sedang ada masalah." kata Sara di dalam mobil.


"Tentu saja, anaknya sakit, Sara. Dia pasti sangat rapuh sekarang." jawab Key.


"Bukan itu. Kamu tidak dengar perkataan Julie tadi? Dia sepertinya sedang ada masalah dengan orang dan orang tersebut sudah meracuni Luke." kata Sara.


"Kalau sudah masuk dunia bisnis, pasti akan ada orang-orang seperti itu. Orang-orang yang akan melukai keluarga Julie." jawab Key.


"Kasihan Julie. Dia sangat terpukul sekali. Oh ya, si Flint juga. Bisa-bisanya dia datang. Padahal jarak Bekasih ke sini kan membutuhkan waktu lebih dari 2 jam." kata Sara.


"Kamu kayak tidak tahu saja anakmu seperti apa. Dia akan dengan cepatnya datang ke sini kalau terjadi sesuatu pada Julie dan anaknya." jawab Key.


————————————————————


"Sudah tidak usah dipikirkan lagi. Pikirkan kesembuhan Luke saja." kata Flint sambil memegang tangan Julie dan tangan satunya lagi memegang setir mobil.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.