When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Maldives 3



"Sepulang dari sini aku akan mencuci semua foto yang ada di kamera ini."


Kini Flint dan Julie sedang duduk beristirahat di taman yang tidak jauh dari bangunan itu.


"Coba sini, aku mau lihat.."


Flint memberikan kameranya kepada Julie. Terdapat ratusan foto mereka yang berhasil dijepret kamera itu. "Wah banyaknya.. bagus bagus sekali." Julie mengarahkan kamera ke wajah Flint yang berada di sampingnya.


Cekrek.. cekrek.. Mendengar hal itu Flint pun reflek "Hey.. ngapain kamu.."


Julie dengan gemasnya terus memotret suaminya itu. "Ganteng.." ucap Julie tersenyum ketika melihat hasil jepretannya. "Ga boleh di hapus ya!" tambah Julie.


"Iya iya."


"Ga kerasa ya udah sore aja.."


"Eh aku mau bawa kamu ke suatu tempat."


"Ke mana?"


"Nanti juga tahu."


Flint membawa Julie menaiki perahu modern yang sudah menggunakan bahan bakar bensin. "Kamu mau membawaku naik perahu?"


"Bukan.. untuk ke tempat itu harus menyebrangi laut."


"Tempat apa sih..??"


"Eh udah mau nyampe.. sini mata kamu aku tutup ya."


"Eh.. kamu ga lagi aneh aneh kan Flint?"


"Enggak lah.. ga boleh di buka ya." ucap Flint setelah mengikat kain di kepala Julie.


"Sini aku tuntun.. pegang tangan aku.." ucap Flint.


"Flint aku takut nginjek yang enggak enggak.." ucap Julie.


"Hahahhaa enggakk.. aku pegangin."


"Flint kok anginnya beda ya.."


"Bentar lagi sampe sabar ya.."


"Flint.. kamu ga bawa aku ke gurun trus kamu ninggalin aku kan Flint??"


"Enggak sayang.. bentar lagi sampe.."


"Aku denger suara desiran ombak. Jangan jangan kamu mau menenggelamkan aku ya, Flint?"


"Aku merinding Flint kenapa ya.."


"Sstt.. dah sampe.." Flint membuka ikatan kain di kepala Julie.


Taraaaa..



Julie membuka matanya perlahan. Kemudian dia reflek menutup mulutnya karena kaget melihat tempat yang sudah dirancang oleh Flint. "Oh my God, Flint.." Julie memeluk suaminya.


"Kamu suka sayang?"


"Sangat suka.. kamu selalu bisa membuatku bahagia, Flint."


Flint menaruh tangan di pinggangnya, mengisyaratkan Julie untuk menggandeng tangan Flint dan berjalan beriringan dengan Flint menuju tempat yang sudah dipersiapkan Flint untuk makan.


"How beautiful you aree.. Sampai tempat ini kalah cantiknya denganmu." ucap Flint ketika melihat rambut dan baju Julie yang terkibas kibas karena kena angin.


Julie menyubit kecil lengan Flint. Sesampainya di sana, Flint menarik kursi, mempersilahkan Julie duduk bak ratu.


"Ini indah sekali.. Flint.." ucap Julie yang masih terkagum kagum dengan rancangan Flint.


"Yeahh.. ini yang bisa kulakukan untuk membahagiakanmu selagi kita honeymoon."


Tidak lama kemudian, datang para waitress (pelayan restoran) membawakan makanan untuk mereka.


"Bagaimana caraku membalasmu, Flint?"


"Kamu cukup bahagia saja. Itu sudah lebih dari cukup bagiku."


Julie tersenyum lebar mendengar jawaban dari Flint.


"Makanlah." ucap Flint.


Menu makan malam mereka adalah french fries sebagai menu pembuka, beef steak sebagai menu utama, pudding sebagai dessert dan lemon tea sebagai minuman.


"Hmm, Flint. Aku memang belum pernah mengatakannya kepadamu. Selama ini hanya aku dan Tuhan saja yang tahu." ucap Julie di sela sela makannya.


Wajah Flint menegang. Padahal dari tadi wajah Flint ceria ceria saja. Setelah mendengar pernyataan Julie, wajahnya berubah 180° menjadi tegang.


"Apa?" tanya Flint dengan ketusnya.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.