When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Paris 3



Sesampainya di kamar, Flint pun mandi dan Julie sedang memakai skincare malamnya di depan meja rias. Sampai selesai Flint mandi pun, Julie masih berkutat dengan skincare nya.


"Julie aku baru sadar ternyata kamu begitu mencintaiku." ucap Flint.


"Apa maksudmu?"


"Aku kira tadi kamu akan salah paham. Tapi ternyata tidak. Kamu mempercayaiku."


"Bukannya seharusnya begitu?"


"Jadi kamu sangat mencintaiku?"


"Flint.. kamu lihat ini.." Julie menunjuk salah satu botol skincare nya. "Botol ini bisa melayang ke mukamu."


"Ok ok aku diam. Masih berapa lama lagi?"


"Sudah." Julie berjalan ke ranjang dan masuk ke dalam selimut.


"Tidur?"


"Mau ngapain lagi?"


"Baiklah baiklah. Selamat malam, sayangku." ucap Flint sambil menarik selimut untuk menutup Julie.


Tidak lupa dia memberikan ciuman di kening Julie. "Terima kasih sudah mempercayaiku."


————————————————————


Pagi itu, matahari bersinar terang. Langit menjadi cerah karenanya. Sinar matahari yang cerah membangunkan mereka pagi itu. "Selamat pagi." ucap Julie.


Bukannya bangun, Flint malah kembali tidur dan memeluk Julie dengan erat. "Gemasnyaaa.." ucap Flint.


"Ih Flint apa sih. Lepasin aku, aku mau mandi."


"Tidak. Aku tidak ingin melepasmu." Flint semakin erat memeluk Julie.


"Mulai deh drama pagi hari." eluh Julie. Setiap pagi selalu saja Flint seperti ini. Memeluk dirinya erat erat, tidak ingin melepaskannya, bermanja manja di atas ranjang seolah olah tidak ada aktivitas.


"Hey kamu tidak mau ngegym lagi? Perut kamu gendutan tuh." Julie mengalihkan Flint agar bisa melepas pelukannya yang erat itu.


"Nah iya sana ngegym." usir Julie. Di dalam hatinya, Julie merasakan kelegaan yang tak terkira. Akhirnya dilepas juga.


"Eh tidak usah lah. Nanti ada wanita wanita itu lagi." Flint kembali memeluk erat Julie.


"Aargghh.. Flint.. eh Flint kamu lebih baik menelepon waitress untuk bawakan sarapan ke sini. Aku lapar." Julie mengeles. Dia tidak akan berhenti berusaha sampai dia berhasil masuk ke kamar mandi.


"Baiklah. Sebentar.." Flint pun bangkit berdiri dan hendak menelepon waitress.


Merasa menang, Julie segera berlari ke kamar mandi. "Aku mandi bye." ucap Julie meledek.


"Hey Julie. Aku pastikan besok pagi kamu tidak akan bisa turun dari ranjang." ucap Flint.


Mendengar hal itu, mata Julie melotot di kamar mandi. Aduh. Masa menstruasiku sudah selesai lagi. Alasan apa yang harus kupakai ya? gumam Julie.


Selesai Julie mandi, dia keluar dan melihat sudah ada sarapan dan didampingi wajah manis Flint yang sedang tersenyum. "Kemarilah. Kamu bilang kamu lapar." kata Flint.


Menu sarapan mereka kali ini adalah continental breakfast. Menu ini merupakan menu yang terkenal di Perancis. Isi nya ada brioche, baguette, atau croissant sebagai menu utama, toppingnya butter, selai, krim, atau cokelat, buah potong atau jus buah. Beverage: kopi, teh, susu atau cokelat panas.


"Wahhh..." Mata Julie berbinar binar melihat sarapan mereka.


"Hari ini kita akan ke mana, Nyonya?" tanya Flint.


"Menara Eiffel dan Sungai Seine." jawab Julie.


"Oh ya aku sudah reserve kapal pesiar di .."


"Di? Di mana?"


"Ada deh."


"Dasar.. di Sungai Seine itu ada restoran terapung loh. Terus di sana kita bisa sepedaan, oh ya di sana juga spot romantis nya juga banyak."


"Iya iya kita ke sana nanti. Habiskan dulu sarapanmu."


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.