When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Pulang dari RS



"Tapi kami sebagai kaum laki-laki, mana bisa melakukan itu. Kami akan dicap sebagai laki-laki b*rengsek, dilaporkan ke polisi." ucap Flint.


"Oh ya, lalu Edgar jawab apa?" tanya Julie.


"Edgar diam saja. Tapi setelah Kesha pergi, aku tanya, dia bilang 'apa salahnya?' " jawab Flint.


"Oh my God. Sadarkanlah akal dan hati Edgar. Tapi memang tidak ada salahnya sih, melupakan masa lalu dan mencoba kembali bersama." kata Julie.


"Apa kamu pikir Kesha itu masih mencintai Edgar?" tanya Flint.


"Tidak tahu. Bisa saja masih." jawab Julie.


"Tidak masuk akal." balas Flint.


"Tapi menurutku, aneh sekali disaat dia ke Paris untuk sekolah kesenian, tetapi dia menjadi model di sana lalu kembali lagi sebagai desainer. Tidakkah kamu merasa ini aneh juga?" kata Julie.


"Aneh juga. Kepergian dan kedatangannya misterius sekali." ucap Flint.


"Berhati-hatilah, dia kini ada di perusahaan kita." kata Julie.


"Hey, apa mungkin dia punya niat buruk dengan perusahaan kita? Pikiranmu terlalu jauh saja." ucap Flint.


"Tidak tahu tapi tidak ada salahnya juga untuk berhati-hati.' kata Julie.


"Oh ya. Kamu bilang Young Scarlette milik kita berdua. Berarti aku juga punya hak dan wewenang penuh atas perusahaan. Ya kan?" sambung Julie.


"Jangan bilang kamu ingin 'mengusir' Kesha sekarang juga?" tanya Flint.


"Tidak sekarang. Tapi aku punya hak penuh kan?" tanya Julie.


"Kamu harus mendiskusikannya terlebih dahulu padaku." jawab Flint.


"Baiklah." balas Julie.


"Aku tidak mengerti apa yang kamu curigakan dari Kesha sebenarnya. Tapi yah, mungkin karena insting wanita lebih kuat kali yah? Ya sudah lah." kata Flint.


"Hey kamu sudah terjun ke dunia perusahaan lebih lama, apa kamu tidak tahu ciri-ciri orang yang akan berbuat jahat pada perusahaan?" tanya Julie.


"Bukannya aku tidak tahu. Aku jelas tahu tapi Kesha bukan termasuk orang yang akan berbuat jahat pada perusahaanku." jawab Flint.


"Seandainya Kesha seperti itu, aku pasti sudah mempunyai feeling dari sekarang." sambung Flint.


"Baiklah. Aku tidak ingin berdebat denganmu." balas Julie.


"Percayalah, Kesha tidak akan berani melakukan hal jahat untuk perusahaan kita. Jadi jangan marah padaku, OK?" ucap Flint.


Flint melirik ke kotak brownis. Lah habis.. pantas saja marah kepadaku. batin Flint.


"Mau lagi? Aku pergi belikan." ucap Flint.


"Tidak nanti aku gendut." jawab Julie.


"Baiklah baiklah."


"Tuh kan kamu juga takut kalo aku gendut. Pasti kamu juga tidak ingin melihat aku gendut kan?" ketus Julie.


"Hadeh.. Salah lagi.." Sudah biasa Flint sebagai kaum adam yang selalu salah di mata kaum hawa. Dan sudah biasa Flint tidak banyak bicara ketika situasi ini sudah terjadi.


Lagi-lagi keluarga kecil Flint menjadi pusat perhatian. Flint sebagai pemilik rumah sakit dinilai ramah karena mau berbaur di taman itu. Flint sering kali melemparkan senyumannya kepada pengunjung yang ada di taman. Sekaligus mereka bersyukur sekali bahwa ada rumah sakit dengan fasilitas yang bagus tetapi Flint tidak mematok harga yang tinggi. Karena sangat tidak etis sekali jika Flint memeras dompet pasien padahal dirinya sendiri sudah kaya.


Mereka berjemur sampai jam 9 lewat karena Julie ada terapi CTS pada jam 9.30. Setelah melakukan terapi CTS yang kedua kalinya, tangan kanan Julie sudah tidak pernah lagi merasakan mati rasa atau menjatuhkan barang dari genggamannya. Karena hal itulah, Julie mendesak Flint agar pulang ke rumah lagi pula Julie juga sudah bosan berada di rumah sakit.


Setelah 5 hari berada di rumah sakit, keluarga kecil itu pun akhirnya pulang ke rumah. "Flint, apa lebih baik kita tinggal di rumah baru? Kan kita sudah memiliki keluarga kecil. Rasanya aneh kalau kita masih tinggal serumah sama mama papa." ucap Julie.


"Iya nanti ya. Setelah Young Scarlette beres kita pindah." jawab Flint.


"OK."


Ada aktivitas baru yang dilakukan Julie yaitu mengurusi bayi kecil sedangkan Flint? Dia sering bermalas--malasan untuk pergi bekerja, seandainya bekerja, Flint sering kali video call Julie atau pulang tiba tiba dengan alasan ketinggalan dokumen hanya untuk melihat anaknya.


"Buang-buang bensin saja kamu. Mending beliin aku tas. Herms baru saja mengeluarkan model baru tuh!" kata Julie.


"Iya iya nanti aku beliin." ucap Flint.


"Yang warna hitam ya. Eh yang putih juga bagus. Gimana kalau kamu beliin dua-duanya?" kata Julie.


"Satu toko aku beli juga bisa." jawab Flint.


"Eleh hahahahah."


Tepat di usia Luke yang menginjak 1 bulan, Flint dan Julie meresmikan Young Scarlette. Mereka dan keluarga melangsungkan perayaan 1 bulannya Luke itu di Young Scarlette yang bisa dihadiri secara publik.


Di hari peresmian Young Scarlette, Flint dan Julie juga melakukan penjualan busana pertamanya. Baru 1 hari penjualan, Young Scarlette sudah meraup keuntungan sebesar 138,5 juta. Rupanya kerja keras Julie dalam menggambar dan jahitan para desainer berbuah hasil maksimal.


Berawal dari Julie yang iseng menggambar hanya untuk mengisi waktu luang, Julie sendiri juga tidak menyangka kalau keisengannya itu bisa menguntungkan bagi dirinya bahkan bagi negara. Karena dengan bertambahnya anak perusahaan, Flint mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Yaitu penghargaan sebagai orang yang telah berjasa mengurangi angka pengangguran.


Dengan keberadaan Young Building dan teman-temannya yang membutuhkan tenaga kerja di dalamnya, itu sudah cukup mengurangi angka pengangguran negara yang menjadi 5.2% dari 9.1%.


Semakin bertambahnya perusahaan Flint, semakin bertambah juga pengusaha yang sirik terhadap Flint. Meskipun begitu, semua orang juga tahu bahwa banyak yang berada di belakang Flint. Terutama negara, Flint bisa mengendalikan keuangan negara dengan 3 perusahaan dan 1 rumah sakit.


Sudah tahu dengan kehebatan Flint, masih ada saja orang dengan ambisi yang besat ingin menjatuhkan Flint, merebut apa yang Flint punya hanya karena kenikmatan semata.


Berhasil mendirikan 3 perusahaan dan 1 rumah sakit, tentu saja Flint tidak bodoh, dia tahu betul bahwa banyak orang yang berusaha menjatuhkan dan merebut semua yang dia punya. Dia tidak akan tinggal diam jika sudah melihat gerak gerik manusia yang mencurigakan.


Beda halnya dengan Julie. Julie bekerja dari rumah sambil mengurus bayi kecilnya. Menggambar dari rumah, mengamati keuangan dari rumah. Flint mengira Julie akan tetap terus seperti itu (bekerja di rumah), tapi ternyata tidak. Setelah 6 bulan peresmian Young Scarlette, berarti sudah 6 bulan dia bekerja di rumah, itu membuatnya jenuh dan rindu bekerja langsung di kantor.


"Flint.. bolehkan aku pergi bekerja ke perusahaan? Masalah Luke kamu tidak usah khawatir. Bi Nola memiliki teman yang bisa mengurus bayi. Aku juga akan memompa ASI untuk persediaan Luke selama aku tidak ada. Aku juga akan pulang ke rumah saat jam makan siang dan aku tidak pulang di atas jam 4 sore. Bagaimana? Bolehkan?" ucap Julie.


"Bener?" tanya Flint.


"Iya benar." jawab Julie.


"Baiklah." ucap Flint.


"Boleh?" tanya Julie.


"Iya boleh. Lalu adiknya Luke, kapan?" kata Flint.


Waduh!


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.