
"Iya, kamu tinggal menjalani peranmu dengan baik saja. Karena kamu sudah terlanjur menolak dari awal, terus saja melakukan penolakan di depan Kesha." ucap Julie.
Setelah makan siang, Flint dan Julie pergi ke apartemen tempat Kesha akan tinggal nanti. Di kamar itu, mereka memasangkan alat penyadap suara. Mulai dari di corong lampu kamar tidur, kamar mandi, belakang kaca, di balik jendela, di kolong ranjang bagian dalam.
"Akhirnya selesai juga." ucap Flint.
"Siapa yang akan mendengarkan ini?" tanya Julie.
"Anak buahku saja. Kita bukan pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan. Mana sempat untuk mendengarkan itu." jawab Flint.
"Baiklah." ucap Julie.
Sepulang dari apartemen, Flint dan Julie kembali ke kantor. Julie memanggil Kesha ke ruangannya.
"Apartemen Golden Bay lantai 4. Kita sudah mengurus pendaftaran kamu, begitu sampai di sana sebutkan saja namamu. Nanti mereka akan memberikan kuncinya untukmu." ucap Julie.
"Baiklah. Oh ya, aku juga menginginkan uang bulanan untukku." kata Kesha.
"Kan. Dikasih hati minta jantung. Untuk apa lagi kamu membutuhkan uang bulanan? Utangmu saja akan kulunasi." sahut Flint.
"Kebutuhan aku sehari-hari, kebutuhan anakku, lalu untuk tinggal di apartemen memangnya gratis?" jawab Kesha.
"Dari gajimu sebagai asisten desainer saja seharusnya cukup." balas Julie.
"Kamu tidak tahu gaji asisten desainer itu berapa? Hanya 4 juta. Sedangkan apartemen yang kalian berikan saja itu kelas menengah." ucap Kesha.
Julie menghela napas panjang. "Apartemen itu perbulannya 2 juta untuk kamar di lantai 4. 2 jutanya lagi kamu bisa gunakan untuk kebutuhanmu dan anakmu. Cek up ke dokter tiap bulannya 500 ribu saja kalau kamu usg dengan 2 dimensi. Sisanya kurasa cukup untuk kebutuhanmu, untuk makan.. hmm.. semua karyawan di sini mendapatkan makan siang dari kantor. Itu pintar-pintarnya kamu saja dalam mengelola uang bulanan." kata Julie.
"Lalu bagaimana denganmu? Kamu perbulan dapat berapa dari Flint?" tanya Kesha.
"Berapa perharinya?" tanya Kesha.
"Hmm tidak menentu. Mungkin sekitar 500 juta? Terkadang bisa juga 1 miliar lebih. Ya maklum lah, usaha Flint sekarang ada 4." jawab Julie.
"Sedangkan aku hanya mendapat 4 juta?" tanya Kesha.
"Kan aku sudah bilang di awal. Perlakuan Flint terhadapmu tidak bisa sama seperti perlakuan Flint terhadapku. Aku istri sahnya, kita berpacaran dari SMA dan menikah sekarang.
Sedangkan kamu? Kamu saja tidak bisa membuktikan anakmu itu anak Flint atau bukan.
Sesuai dengan isi kesepakatan juga tertera kalau Flint tidak akan menelantarkan anakmu. 4 juta perbulan itu cukup untuk anakmu." jawab Julie.
"Bayangkan kalau kamu di posisiku. Hanya dengan 4 juta perbulan. Apa kamu bisa hidup?" tanya Kesha.
"Kalau begitu, giatlah bekerja. Aku dan Flint akan memberikan uang bulanan lewat gaji. Paling... 5 juta?" kata Julie.
"Ingat dengan perlakuanmu dulu sebelum aku masuk ke Young Scarlette. Dengan posisi desainer utama kamu perbulan bisa mendapat puluhan juta tapi tidak ada yang kamu kerjakan. Anggap saja sekarang ini karma untukmu." sambung Julie.
"Baiklah. 5 juta!" ucap Kesha.
Kesha lalu berjalan keluar hendak meninggalkan ruangan. "Itupun kalau kamu giat bekerja." ucap Julie sebelum Kesha membuka pintu.
Kesha keluar dengan kesalnya. Perbulan hanya mendapat 5 juta? Apakah itu cukup untukku dan anakku? batin Kesha.
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.