When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Protektif



Julie melihat ke wajah Flint. "Masa negatif?" tanya Flint..


"Positif!!!!" teriak Julie.


"Wahhh!!!" jawab Flint. Kemudian Flint menggendong Julie dan membawanya memutar.


"Omg aku bahagia banget kali ini." ucap Flint.


Cup. Bibir mereka bersentuhan. "Aku juga bahagia banget, Flint. Masih tidak percaya di dalam perutku ada manusia di sana." kata Julie.


"Kita harus membagikan kebahagiaan ini. Let's go!" Flint dan Julie turun ke bawah untuk makan malam bersama. Di sana sudah terkumpul orang tua Flint, Audy, dan orang tua Julie.


"Ada apa kalian senyum-senyum gitu?" tanya Sara. Pasalnya, Flint dan Julie dengan senyum yang sumringah.


"Wah makanannya enak, Julie. Makan yuk." ucap Flint mengalihkan Sara.


Julie mengambilkan nasi beserta lauk lauknya ke piring Flint. "Kamu juga makan yang banyak. Biar dedenya kenyang.." ucap Flint.


"Dede?" ucap Audy.


"Julie? Kamu hamil?!?" tanya Liza.


Flint mengeluarkan sebuah kotak untuk mereka. Karena posisi duduk Sara berhadapan dengan Flint, maka Sara duluan lah yang mengambil dan membuka kotak tersebut. Matanya kian melotot ketika melihat isi kotak tersebut yang berupa testpack dan hasil usg pertama.


"Wahhh!!! Julie hamilll!!" ucap Sara.


Sara pun segera bangkit berdiri untuk memeluk Julie. "Selamat sayangg.."


"Omg Julie.. cepat sekali.. pantas saja waktu itu kamu kelelahan." ucap Key.


"Spermaku berkualitas tinggi. Makanya cepat." sahut Flint.


"Beneran kak? Aku lulus kuliah saja belum dan akan mempunyai keponakan??" sahut Audy.


"Julie.. anak mama akan menjadi mama juga.. senangnya..." ucap Liza.


"Any words can't describe how i feel now. I'm happy for you, Julie. Congrats sayang.." ucap Gio. (kata kata apapun tidak bisa mendeskripsikan perasaanku sekarang. Aku bahagia untukmu. Selamat sayang.)


Gio tampaknya hampir menitikkan air mata. Saking terharunya melihat putri semata wayangnya kini akan menjadi orang tua. Bagaimana tidak, rasanya baru kemarin Gio dan Liza memiliki seorang anak, sekarang anak mereka akan memiliki seorang anak pula.


"Ngomong ngomong, kapan kalian periksanya? Emang sudah ada tanda tanda?" tanya Sara.


"Dan kalian tahu? Julie didiagnosis kanker rahim stadium 2 di rumah sakit Medika. Akhirnya tadi aku membawa Julie ke rumah sakit yang lain lalu hasilnya positif hamil." sahut Flint.


"Medika masih belum melupakan masa lalu?" sahut Key.


"Sepertinya begitu.. Aku dan Calvin sudah mengurusnya." jawab Flint.


"Kamu bohong.. hanya Calvin saja yang mengurusnya.." sahut Julie.


"Yaaa... yaa.. iyaa.. tapi kan.." jawab Flint gelagapan.


"Hati hati, Flint. Wanita yang sedang hamil itu sangat sensitif." sahut Liza.


"Kalau Julie, tidak hamil juga sensitif." jawab Flint.


"Enak saja." elak Julie.


"Ayo cepat makannya. Belum beli susu ibu hamil." ucap Flint.


"Oh iya.. yaudah ayo.."


"Eh jangan deh, aku saja yang pergi beli. Kamu duduk aja di sini." ucap Flint lalu kembali ke kamar untuk mengambil kunci mobil.


"Dasar."


Flint pun turun, "aku pergi ya. Duduk di sini. Jangan ke mana mana." ucap Flint.


"Iya. Kalau ada kembalian ambil saja. Masukkan ke kotak sumbangan kalau tidak suka." ucap Julie.


"Baik, ratu. Aku pergi." pamit Flint.


"Flint itu menjadi semakin protektif. Tadi saja pas mau beli testpack, aku tidak boleh ikut turun. Aku disuruh tunggu di mobil." ucap Julie.


"Sama nih kayak papanya." jawab Sara.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.