When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Sakit?



"Iya, Julie. Istirahat yang banyak ya."


"Iya, ma."


Julie pun memasuk ke kamarnya. Dia menutup pintu rapat rapat. Tubuhnya jatuh ke lantai, dia sudah tidak sanggup berpura pura kuat. Dia menangis sejadi jadinya. Mengeluarkan semua air matanya.


Kenapa? Kenapa aku harus kanker rahim? Disaat Flint menginginkan anak dariku. Anak yang banyak. Tetapi aku tidak bisa memberikannya satu pun. Kenapa? hua.. hua.. hua.. Aku tidak mau seperti ini. Apa yang harus kukatakan kepada Flint dan keluarga? Hua.. hua.. huaa.. aku tidak mau kanker.. hua.. hua.. hua.. Aku ingin hidup bahagia. Aku ingin membahagiakan Flint. Tapi aku selalu saja membuat dia kecewa. hua.. hua.. hua..


Julie kembali membuka map yang berisi hasil pemeriksaannya. Dia masih berharap itu salah. Diremuk remuk lah kertas itu. Hua.. hua.. hua..


Tingg.. Ponselnya berbunyi notifikasi pesan masuk.


Flint.


Sudah sampai di rumah?


Air mata Julie turun semakin deras ketika muncul nama Flint di ponselnya. Apa yang harus dia katakan kepada Flint? Tidak mungkin kan kalau dia terus merahasiakan ini? Tapi bagaimana cara memberi tahunya?


Julie segera mengambil kertas hasil pemeriksaannya dan menyimpan di laci meja riasnya. Dia ingin berendam air panas untuk meredamkan kesedihannya. Setelah 1 jam lamanya berendam, sampai air panas berubah menjadi dingin, Julie keluar dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


Dia tidur meringkuk. Dengan matanya yang kelelahan setelah menangis, akhirnya dia mengistirahatkan matanya. Sementara itu, ada Flint yang panik dari jauh sana. Pesan yang dia kirim belum kunjung dibalas oleh Julie.


Flint akhirnya menelepon ke rumah. "Halo, apa Julie sudah sampai di rumah?" tanya Flint.


"Halo, tuan. Nyonya muda sudah sampai di rumah sekitar 1 jam yang lalu." jawab Bi Nola.


"Siapa Bi yang telepon?" tanya Sara dari sebrang sana.


"Tuan muda, Nyonya." jawab Bi Nola.


"Oh, katakan Julie sedang beristirahat di kamarnya. Dia sedang kelelahan." ucap Sara.


"Baik, nyonya."


"Tuan, nyonya besar bilang nyonya muda sedang beristirahat di kamarnya, sedang kelelahan katanya." ucap Bi Nola.


"Calvin, apa aku ada jadwal penting?" tanya Flint.


"Tidak." jawab Calvin.


"Baiklah aku pulang. Julie sakit." ucap Flint.


"Sakit? Perasaan tadi dia baik baik saja." kata Calvin.


"Ya aku juga bingung. Ini aku ingin menemuinya. Aku pergi." Flint segera berlari ke parkiran.


Kemarin wajahnya memang sedikit pucat. Tapi hari ini sudah tidak. Kenapa tiba tiba dia kelelahan? Padahal dia hanya mengantar makan siang untukku itupun diantar Pak John. Flint berpikir sepanjang perjalanannya ke rumah.


Sesampainya di rumah, satpam pun bingung, tidak biasanya tuannya pulang secepat ini. "Pak John di mana?" tanya Flint ke satpam.


"Sedang menjemput nona Audy, tuan." jawab satpam.


"Oh baiklah. Nanti katakan padanya, aku mencari dia." ucap Flint.


"Baik, tuan."


Flint memarkirkan asal mobilnya dan segera masuk ke rumah. Dia berlari kecil dan bertemu dengan Sara dan Key di ruang keluarga. "Eh, Flint. Sudah pulang?" tanya Sara.


"Julie sakit?" tanya Flint.


"Dia hanya kelelahan. Jangan ganggu dia, dia sedang beristirahat di kamarnya. Makanya lain kali makan siang di rumah saja. Kasian dia capek." ucap Sara.


Tidak menjawab Sara, Flint malah berlari menaiki tangga ke kamarnya. Sesampainya di kamar, dia melihat Julie sedang tidur meringkuk ditutupi selimut. "Julie? Kamu sakit?" ucap Flint dengan memegang kening yang biasa dikecupnya.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.