When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Semuanya



Baru saja Flint masuk ke dalam mobilnya dan memakai seat-belt. Ponselnya berdering. Ada yang menelepon dia. Flint mengangkatnya dan, "dimana kamu?" kata Edgar.


Oh iya, Edgar kan ingin main ke perusahaanku. "Rumah Julie." jawab Flint.


"Aku sudah di perusahaanmu."


"Ya sudah masuk saja ke ruanganku. Masih ingat kan?"


"Ya baiklah."


Flint baru ingat bahwa Edgar akan main ke perusahaannya hari ini. Sedangkan dia sedang berada di luar perusahaan. Aku harus cepat kembali. Edgar sedang menungguku.


Baru saja dia berkata seperti itu di dalam hatinya, dia melihat ada toko yang menjual cemilan churros.


Sudah lama Julie tidak makan churros. Mampir sebentar deh.


"Churrosnya 10 ya."


"Iya. Mohon ditunggu."


Flint dengan setia menunggu cemikan kesukaan Julie yang sedang dibuat itu.


Calvin.


Kapan kembali? Edgar datang dan disusul oleh adikmu.


Flint.


Audy datang? Dia tidak mengabariku.


Audy datang? Ada apa? Dan disaat Edgar juga datang? Kedua kalinya seperti ini. Seperti jodoh saja...


———————————————————————


"Aku membawakan makanan kesukaan....." Audy memasuki ruangan Flint dan ucapannya terhenti saat dia melihat di kursi kerja tidak ada kakaknya, tetapi di sofa ada Edgar.


"Kakakmu sedang dalam perjalanan ke sini." ucap Edgar.


"Eh iya, Kak. Datang juga?"


"Iya, kakakmu menyuruhku datang main ke sini."


"Oohh.. apa aku menganggu?"


"Sepertinya tidak. Ngomong-ngomong, kemarin dia sudah makan buldak. Aku yang membuatkannya."


"Oh ya? Kakak bisa membuatnya?"


"Tentu saja, aku kan seorang chef. Tidak enak didengar kalau kamu memanggilku kakak, panggil nama saja, masih ingat kan?"


"Oh.. bolehkah? Ed..Edgar?"


"Tidak lain dan tidak bukan membahas pekerjaan."


"Kakakmu ingin merintis Young Culinary. Kamu sudah mendengarnya?"


"Belum. Aku belum mendengarnya."


"Begitukah? Hmm, sepertinya aku keceplosan."


"Hahahaha tidak. Kalau urusan itu, kakak pasti memberitahuku tapi tidak sekarang."


"Kamu benar suka makan?"


"I..iya.. Tapi bukan hanya aku. Kakak juga suka makan. Bahkan dia bisa menghabiskan semua makanan yang ada di meja."


"Tentang kakakmu, aku sudah tahu. Tentang kamu, aku belum."


"Apa lagi yang ingin kamu ketahui? Benar saja, aku suka makan."


"Semuanya."


"???"


"Aku ingin mengetahui semuanya tentangmu. Selain kamu suka makan, suka mencari arti nama seseorang."


"..."


————————————————————


Flint sudah sampai di perusahaan. Dia menitipkan churros yang dia beli kepada seorang office boy untuk diberikan kepada Julie. Dia segera kembali ke ruangannya sudah ada 2 orang yang menungguinya secara bersamaan.


Ketika sampai di lantai 60, dia segera menyuruh Calvin mengurus pemindahan data kepemilikan Gold Company kepada Gio, ayah Julie.


"Kenapa tiba tiba? Ada apa?" jawab Calvin.


"Nanti saja setelah 2 tamuku pulang." jawab Flint.


Flint segera menaiki tangga tangga yang menuju ke ruangannya. "Hey guys. Maaf lama, ada urusan penting." kata Flint sambil melepaskan jasnya dan menggantungnya.


"Audy? Ada perlu apa? Kamu belum bilang ke kakak kalau mau datang."


"Tadinya aku ingin membahas pekerjaanku. Tapi tidak jadi, aku akan pulang sekarang."


"Kenapa?" sahut Edgar yang tiba tiba bertanya.


"Lain hari saja. Nikmatilah waktu kalian." jawab Audy.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.