When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Maldives - Paris 2



Flint membuka pintu kamarnya dan pramugari pun masuk untuk menyajikan makan malam mereka. Setelah itu, pramugari keluar dan mereka menyantap hidangan yang sudah disediakan.


"Wahh sedapnya..." ucap Julie dengan mengendus endus.


"Makanlah.."


"Flint.. kira kira aku udah naik berapa kilo ya?"


"Mana ada naik. Emangnya kamu makan banyak?"


"Iya itu semua karena kamu."


"Kok aku?"


"Kamu makan mulu jadinya aku ikutan."


"Salah siapa ikutan?"


"Makanan kamu buat aku ngiler. Jadinya aku ikutan makan."


"Salah siapa?"


"Tetep kamu lah."


"Kok tetep aku?"


"Kalo kamu ga makan banyak, aku juga ga ikutan makan."


"Bagaimana cara mempercepat menstruasi? Aku sudah tidak tahan kalo kamu marah marah kaya gini terus."


"Tidak ada caranya. Ngomong ngomong, aku pengen naik kapal pesiar saat di Paris nanti."


"Baiklah nanti aku suruh Calvin untuk memesan."


"Tidak."


"???"


"Aku maunya kamu yang pesan."


"Hmm baiklah. Tapi gimana caranya ya.."


"Itu yang harus kamu pikirkan."


"Parah Julie hari ini kamu nyebelin banget."


"Hehehehhe.. kita sepertinya akan lama di Paris. Aku sudah buat list tempat yang akan kita kunjungi."


"Oh yaa.. coba lihat list nya."


Julie memberikan ponselnya.


Hari pertama :


Museum Louvre


Ponts des Arts (Jembatan gembok cinta)


Hari kedua :


Menara Eiffel


Sungai Seine


Hari ketiga :


Place de La Concorde


Champ Elysees


Hari keempat :


Jardin du Luxemborg


Hari kelima :


Disneyland Paris


Galeries Lafayette


Dinner di kapal pesiar


"Woww.. baiklah aku carikan kapal pesiarnya. Ada lagi tempat yang ingin kamu kunjungi?"


"Baju yang kita bawa tidak akan cukup kalau kita menambah destinasi lagi."


"Ya udah kita pulang, ambil baju, lalu pergi lagi."


"Sepertinya uang Flintstern Young tidak ada habisnya."


"Kalau untuk kebahagiaan berapa saja akan kukeluarkan."


"Mmm.. Masa depanku dan anak anakku sudah terjamin."


"Eh iya. Mama sama Papa pengen kita tinggal di rumah mereka. Katanya biar deket terus lagian rumah kamu sama rumah aku deket. Kalo orang tua kamu mau ketemu kamu gampang jadinya."


"Baiklah. Sayang dong kamu udah beli rumah."


"Kita akan tinggal di sana. Tapi nanti saja."


"Flint.."


"Mmm??"


"Gimana kalau aku tidak bekerja?"


"Di rumah aja? Jadi ibu rumah tangga?"


"Iya."


"Kata mama bosen loh. Apalagi kalau papa pergi ke kantor."


"Iya juga sih. Lagian siapa yang bantu papa."


"Kamu kerja aja gapapa asal inget sekarang udah ada aku yang jadi suami aku."


"Iya sayang."


"Kita harus memanggil pramugari lagi untuk membereskan peralatan makan kita ini?"


"Iya lah siapa lagi.."


"Aku sebal kalau ada orang lain masuk ke kamar ini."


"For the last time, honey." (untuk terakhir kalinya, sayang.)


"Baiklah." Flint memanggil pramugari untuk membereskan peralatan makan mereka. "Ada yang bisa kami bantu lagi, Sir?"


"Tidak ada, kalian boleh pergi."


"Baik, jika ada sesuatu yang diperlukan bisa panggil kami lagi."


"Terima kasih."


"Penerbangan menuju Paris akan memakan waktu kurang lebih 15 jam. Selamat menikmati waktu kalian. Kami permisi."


Setelah pramugari keluar, waktunya Flint dan Julie bermanja manja di atas kasurnya. Seperti biasa, Julie tiduran di atas tangan Flint. Mereka menonton berbagai film series. Saat menonton, tiba tiba Julie dengan spontan menanyakan hal ini kepada Flint.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.