
"Haruskah aku mengklarifikasi?"
————————————————————
"Kamu gila? Jangan menambah masalah dalam masalah." jawab Julie.
"Siapa yang menambah masalah? Sepertinya kamu harus membuka pikiranmu."
"Kamu pikir dengan kamu mengklarifikasi, masalah ini akan selesai? Kamu tidak lihat? Setelah kamu memberi mereka sanksi, mereka masih tetap mencibir aku."
"Iya aku tau. Aku tau mereka akan mencibir kamu setelah aku memberi sanksi. Namun ini semua karena mereka tidak tahu tentang kita. Tentang hubungan kita. Maka dari itu, lebih baik aku mengklarifikasikan."
"Flint, mengklarifikasi tidak menjamin mereka akan berhenti mengosipi aku."
"Julie.. dengarkan aku.. aku benci, sangat benci disaat aku tahu bahwa mereka menggosipimu sebagai wanita penggoda."
"Dar.. darimana kamu tahu itu?"
"Aku lebih benci lagi disaat aku mengetahui itu bukan dari dirimu sendiri. Aku benci dengan sikapmu yang selalu menutupi apapun dariku. Kita sudah 5 tahun bersama, Julie. Aku masih bingung mengapa kamu menutupinya dan menanggung semuanya sendiri."
"Aku takut dengan apa yang akan kamu lakukan setelah aku memberitahumu, Flint..."
"Tapi kamu pun tidak memberitahuku dan akhirnya ketakutanmu terjadi bukan?"
"Setelah ini, aku harap kamu menyesal sudah menutupinya dariku, Julie."
"Flint.."
"Berjanjilah padaku kamu akan selalu menceritakan sekecil apapun masalahmu, kita hadapi bersama sama. Mengerti?"
"Iya aku berjanji, tapi aku masih tidak ingin dengan klarifikasi."
"Tapi sejak era papaku, setelah dia mengklarifikasi, semua orang berhenti mencibir. Bahkan bukan hanya pegawai saja, publik juga ikut serta. Dan setelah diklarifikasi, semuanya berhenti dan kembali normal lagi."
"...."
"Sudah ya Julie, kamu tenang saja. Ini tidak akan memperparah masalah. Aku janji padamu."
Tok tok tok. Calvin memasuki ruangan Flint disaat Flint dan Julie sedang berselisih pendapat.
"Maafkan aku sudah menganggu waktu kalian, tapi ada hal penting yang harus ku beritahu." ucap Calvin.
Calvin mendekat dan memberikan tab untuk Flint lihat. "Sudah go public hubungan kalian. Haruskah aku memberi selamat?" bisik Calvin di telinga Flint.
"Atur konferensi pers di auditorium perusahaan secepat mungkin." perintah Flint.
"Baa-ik." ucap Calvin dan segera melangkah pergi.
"Flint.. ada apa?" sahut Julie.
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semua akan baik baik saja."
"Apa ada masalah baru?"
"Bukan masalah. Publik sudah mengetahuinya."
"..."
"Kamu tenang saja. Semuanya akan berjalan baik. Dan sebenarnya aku senang akan mengklarifikasikan hubungan kita."
——————————————————————
Tret tret tret. Ckrek ckrek ckrek. Tretetet. Tret. Tret. Trek. Auditorium sudah dipenuhi suara kamera. Tidak ada wartawan dan penulis yang absen mendatangi konferensi pers yang diadakan Flint tersebut.
Hal yang ditunggu tunggu oleh Flint akhirnya terjadi. Dia sudah menantikan ini sejak dulu dia berpacaran dengan Julie. Ingin memberi tahu seluruh dunia bahwa dia memiliki Julie, itulah yang dia rasakan.
"Selamat siang semuanya." Tretretret tret tret tret.
"Saya selaku Presiden di perusahaan Young Building, hari ini mengundang para media untuk meluruskan berita atau gosip gosip miring. Berkaitan dengan pegawai di perusahaan ini yang menjabat sebagai Manajer Keuangan. Julie Scarlette Gray, bukanlah seorang wanita penggoda seperti yang telah dibicarakan. Dia masuk ke perusahaan ini murni karena prestasinya di bidang ekonomi."
"Lalu mengapa dia sering mendapat perlakuan spesial dari Anda?"
"Bahkan ada yang pernah melihat dia turun dari mobil Anda."
"Siapa dia?"
"Apakah kalian ada hubungan spesial?"
"Mohon dijawab."