
Julie
Baiklah, aku juga ingin mandi.
Pesawat yang ditumpangi Flint dan Key sudah lepas landas, berhubung Julie sedang mandi jadi Flint tidak ada alasan untuk terus menatap layar ponselnya.
"Kata Calvin tadi Julie ke rumah, ada apa?" tanya Key.
Mereka duduk berhadapan di dalam pesawat.
"Julie sudah tahu tentang Gold Company yang kembali ke tangan papanya." jawab Flint.
"Ohhh..."
"Aku sudah melamarnya."
"Benarkah? Bagaimana? Dia terima atau tidak?"
"Iya. Dia terima."
"Akhirnya.. waktu berjalan dengan cepat. Perasaan kemarin baru saja papa menimangmu. Sekarang kamu akan menikah."
"Apakah terlalu muda untukku menikah?"
"Tidak juga. Sesuai nama kita saja ada 'Young' yang artinya muda. Kita sekeluarga memang sudah ditakdirkan sukses di usia muda. Papa bisa membangun sebuah perusahaan di usia muda, bertemu dengan wanita yang diidam idamkan semja orang di usia muda. Kamu bisa membawa perusahaan ke peringkat 2 terbaik di Asia di saat usia yang masih muda, baru lulus kuliah. Audy sudah mendapatkan perusahaan di saat dia masih kuliah, nyentuh umur 20 saja belum dia."
"Beruntungnya aku bisa mendapatkan nama 'Young' di namaku."
"Beruntung itu kamu menjadi anakku."
"Tapi kenapa Mama tidak mengganti namanya menjadi marga 'Young'?"
"Dia mengganti namanya tapi hanya untuk panggilan. Dia ada keturunan Korea jadi dia mendapat nama 'Lee' dan itu nama keberuntungannya dia. Tapi secara keseluruhan, dia dikenal sebagai Sara Young kok."
"Ohh.. tapi sebenarnya yang aku penasarankan bukan soal nama. Tapi soal cara kalian bertemu. Bagaimana cara kalian bertemu? Apa di perusahaan? Kalau aku kan jelas bertemu Julie di sekolah."
"..."
"Come on, dad. Tell me a little bit." (ayolah Pa, kasih tahu aku sedikit."
"Penthouse Crystal, kamu tahu?"
"Hanya 3. Penthouse Crystal berada tepat di belakang Young Building. Kamu tidak tahu? Bahkan dia satu lahan dengan Young Building."
"Seriously? Kenapa aku tidak tahu ya?"
"Kemarin kita ke sana untuk mengenang tempat pertemuan kita untuk pertama kali."
"Hey, kenapa tidak mengajakku?"
"Kamu kemarin buru buru pulang?"
"Oh iya.. aku lupa, sorry. Jadi penthouse Crystal menjadi tempat pertemuan kalian? Lalu bagaimana sampai kalian bisa saling mencintai sampai detik ini?"
"I'm bad man, Flint. Papa malu menceritakannya kepadamu."
"Come on, dad. Kita semua buruk pada masanya. Papa tinggal menceritakannya saja kepadaku."
"Papa menyewa ******* dan dibawa ke penthouse Crystal."
"Hah?? Mama seorang..."
"No, Flint. Mamamu bukan seorang *******. Kamu jangan sekali sekali menyewa ******* seperti papa."
"Kalau Mama bukan *******, jadi bagaimana?"
"Mamamu bukan *******. Tapi sebuah tempat yang isinya ******* itu bilang bahwa stok ******* sedang kosong. Mereka menculik Mamamu dan membawakannya ke penthouse Crystal."
"Omg, dad. Jadi kamu mengira Mama seorang ******* dan papa melakukannya?"
Key mengangguk.
"****. Dan ketika Mama hamil aku, papa meninggalkannya demi kepentingan bisnis?"
Key mengangguk lagi.
"****. That's why Mama selalu bilang dia takut aku tumbuh menjadi laki laki seperti papa di masa lalu."
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.