When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Jarak



Selepas pulang dari wisuda Julie, Flint diajak Liza dan Gio untuk mamlir sebentar kerumah mereka. Karena sebentar lagi Julie dan Flint akan ke Amerika.


"Kamu yakin mau ke Amerika sebentar lagi? Tidak mau menunggu waktu lebih lama lagi?" tanya Flint kepada Julie yang sedang mencari tiket pesawat online.


"Iya. Lebih cepat lebih baik bukan?" jawab Julie.


"Kamu pasti kangen sama orang tuamu, teman temanmu disini. Tidak mau menghabiskan waktu bersama lebih lama lagi?"


"Itu hal yang wajar kalau aku kangen dengan mereka."


"Baiklah. Pesan 2 tiket untukku juga."


"Ok. Nanti aku tinggal di losmen orang tuaku."


"Di Massachussets?"


"Iya."


"Jauh tidak ya dari rumahku?"


"Buat apa berdekatan."


"Kita sudah terbiasa tinggal di 1 komplek perumahan."


"Aku tidak tahu. Kalaupun jauh, masa iya aku pindah?"


"Iya sih."


"Flint aku mau pinjam buku yang kamu pakai untuk tes di Harvard."


"Sepertinya di Amerika. Ah iya, di Amerika. Aku membawanya saat itu."


"Ok baiklah. Aku pinjam saat sudah sampai disana. Tiketnya adanya besok jam 8 pagi, bagaimana?"


"Ya sudah pesan saja 2. Aku pulang dulu. Mau packing, besok aku jemput kamu lalu ke bandara bareng."


"Ok. Jangan sampai telat bangun. Sampai jumpa besok. Dah.."


"Iya. Dahh.." pamit Flint.


Flint pulang kerumah dan naik ke kamar untuk membereskan barang barang yang ingin dia bawa besok. Sebenarnya terlalu cepat, karena baru saja Flint tiba di negara asalnya itu, besok sudah harus pergi meninggalkan negara asalnya lagi. Gimana ya kalau rumah Julie jauh dari rumahku nanti? Antar jemput Julie akan semakin sulit. Sedangkan aku saja disana memakai kendaraan umum. gumam Flint di sela sela aktivitasnya.


Flint keluar dan mengetuk pintu kamar orang tuanya. Sara yang membukakan pintu. "Ada apa, Flint?"


"Ma, Papa ada tidak?"


"Tidak. Belum pulang dari kantor. Ada apa?"


"Kira kira di Amerika, Papa ada mobil tidak?"


"Tidak tahu sih. Harusnya ada. Kenapa memang?"


"Ma, kira kira Papa pulang jam berapa?"


"Sebelum makan malam. Ada apa memangnya?"


Bbbrrrrm. Suara mobil masuk ke pekarangan. "Itu pasti Papa. Ma, aku kebawah dulu ya." sahut Flint dan langsung lari turun kebawah.


Sara pun ikut turun menyusul Flint.


"Eh Papa sudah pulang.." sambut Flint untuk Key yang baru saja membuka pintu rumah.


"Hey Flint. Kapan kamu sampai?" tanya Key setelah mencium kening istrinya.


"Tadi siang Pa sekitar jam 12an." jawab Flint.


"Pa duduk dulu deh di sofa. Aku mau nanya sesuatu." tambah Flint.


"Ada apa?" tanya Key saat meletakkan bokongnya di atas jok sofa.


"Pa, kira kira di Amerika Papa ada mobil tidak?"


"Hmm lupa Papa."


"Ayo dong Pa. Coba ingat ingat lagi."


"Ada apa sih Flint? Kamu butuh mobil untuk apa?" tanya Sara.


"Ituloh Ma, Pa. Jadi kan Julie mau kuliah di Harvard juga. Lalu katanya dia akan tinggal di losmen orang tuanya di Massachussets juga. Disana nanti kalau aku tidak ada mobil aku akan kesulitan untuk mengantar jemput Julie. Akan boros waktu, boros tenaga." jelas Flint.


"Oohhh. Di kantor cabang Papa harusnya ada ya. Papa kabarin orang disana dulu." kata Key.


"Baiklah Pa. Oh ya, besok aku dan Julie akan berangkat menuju Amerika. Pesawat kami jam 8 pagi." kata Flint.


"Cepat sekali.." cetus Sara.


"Iyaaa. Buku yang ku pakai dulu untuk tes ada di sana, Julie ingin meminjamnya dan tidak banyak lagi waktu belajar Julie."


"Ok. Siapkan barang bawaanmu. Papa akan ke kamar."


Flint dan Key ke kamarnya masing masing. Sedangkan Sara membantu ART masak untuk makan malam di dapur.


Tepat saja setelah Flint sudah menyelesaikan packingan nya itu, dia merebahkan tubuhnya di ranjang. Uh, aku harus meninggalkan kamu lagi. gumam Flint kepada ranjangnya. Tok tok tok. Ada seseorang mengetuk pintu kamar Flint.


Yang mengetuk ialah Key. Key beranjak masuk ke dalam kamar Flint.


"Wah cepat sekali kamu packing. Sudah semuanya?" tanya Key.


"Iya Pa sudah semua. Ada apa?" tanya Flint.


"Di Amerika ada mobil Papa yang bisa kamu pakai. Papa sudah suruh orang untuk membawakan ke rumah kita disana. Kamu bisa memakainya. Kenapa kamu tidak bilang dari dulu?"


"Karena dari dulu aku tidak masalah jika tidak ada mobil. Tapi sekarang berbeda. Terima Kasih Pa."


"Iya sama sam.." kata Key terpotong dengan suara teriakan.


"Flint!!! Key!!! Audy!!! Turun!!! Makan!!!" teriak Sara.


"I..iya Ma." jawab Flint.


"Flint sekalian panggil Papa dan adikmu." kata Sara.