
"Ok. Let's go to my room."
"Apa yang ingin kamu sampaikan, Calvin?"
"Kurasa kita sudah tidak bisa menyimpan perusahaan Gold Company lebih lama lagi."
"Maksudmu? Perusahaan papanya Julie?"
"Iya. Kita harus menjualnya."
"Apa maksudmu?! Aku membeli perusahaan itu bukan untuk dijual kembali!"
"Tapi kita sudah tidak bisa menyimpannya lagi, Flint. Sudah banyak perusahaan yang kamu ambil alih dan menganggur sekarang."
"Aku akan mengelola Gold Company setelah Young Airlines sudah beroperasi."
"Menunggu 2 bulan lagi? Tidak bisa."
"Kenapa tidak bisa?"
"Bagaimana dengan nasib perusahaan lain yang kamu ambil alih juga?"
"Jual saja. Asalkan Gold Company tidak kamu jual."
"Kamu sudah menunda Gold Company dan sekarang kamu ingin menundanya 2 bulan lagi?"
"Iya bagaimana. Aku pikir Julie mau mengelolanya. Tapi ternyata tidak."
"Lalu kamu akan mengelolanya sendiri? Bagaimana dengan Young Culinary? Kamu bilang ingin mengelolanya dalam waktu dekat selagi Edgar masih berada di negara ini."
"Arghhh... Tapi tidak mungkin untukku melepas Gold Company."
"Gold Company, Young Culinary. Mana yang kamu pilih terlebih dahulu?"
"Young Airlines masih belum selesai.."
"Lalu.. bagaimana?"
Flint terdiam mendengar pertanyaan dari Calvin. Dia masih tidak bisa menentukan perusahaan mana yang akan dikelola lebih dulu. Tapi dia juga tidak bisa melepaskan perusahaan Gold Company. Sekarang ini dia sedang dihadapkan pilihan yang sulit.
"Aku beri waktu kamu untuk berpikir sampai jam kerja habis. It means setelah jam 7 disaat orang sudah pulang kerja." sambung Calvin dan segera meninggalkan ruangan.
Calvin bilang hari ini aku tidak ada pekerjaan. Tapi memikirkan sesuatu yang sulit itu juga termasuk pekerjaan untukku. gerutu Flint.
Bagaimana ini.. tidak mungkin kalau aku menjual Gold Company. Julie dan papanya pasti kecewa denganku. Tapi aku tidak bisa memilih atau menjalankan 2 perusahaan sekaligus.. Coba aku tanya Julie terlebih dahulu.
Flint menelepon Julie melalui telepon kantornya. "Halo, saya Julie, ada yang bisa saya bantu?"
"Aku Flint."
"Ohh ada apa?"
"Kamu yakin tidak ingin mengelola perusahaan papamu?"
"Yakin."
"Bagaimana kalau aku jual?"
"Iya. Calvin bilang aku sudah tidak bisa menyimpannya lebih lama lagi."
"Kenapa tidak kamu saja yang kelola?"
"Aku dan papa berencana membuat cabang lagi. Young Culinary."
"Jadi, Gold Company akan kamu jual?"
"Belum tahu, aku masih memikirkannya."
"Kamu bisa menghasilkan ide yang cemerlang dari pikiranmu itu. Teruslah berpikir. Aku akan bekerja. Kututup teleponnya."
Julie memutuskan telepon mereka. Sungguh? Dia juga tidak memberiku jawaban dari permasalahan ini? Arghhh tidakkk.. kenapa sulit sekali rasanya... Ini semua karena Jordan. Kalau saja dia tidak menghancurkan Gold Company saat itu, aku tidak perlu membeli dan mungkin aku akan segera menikah dengan Julie. gerutu Flint.
Flint terus berpikir. Otaknya tidak berhenti bekerja. Benar saja bahwa hari ini Flint tidak memiliki pekerjaan, namun tiba tiba otaknya diharuskan untuk bekerja sampai menemukan hasil.
*Ayolah, Flint. Biasanya otak ini bisa menghasilkan ide yang cemerlang seperti yang dikatakan Julie tadi. Kapan?! Kapan?! Kapan ide cemerlang itu akan muncul? Kapan?!!!
Lebih baik aku terus berpikir.
............
...........
..........
.........
........
.......
......
.....
....
...
..
.
AHAAAA!!! Akhirnya ide cemerlang itu muncul.
Flint dengan cepat mengambil jasnya yang dia gantung dan dengan cepat memakainya lalu turun untuk pergi ke suatu tempat.
"Calvin! Aku sudah tahu apa yang harus kulakukan."
Bersambung ...
Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.