
Flint berhasil mengejar Julie dan menarik tangan Julie agar Julie berhenti berjalan.
"Julie kenapa kamu menghindariku? Kemarin aku meneleponmu sampai 35 kali dan mengirimimu chat namun kamu tidak menjawabnya 1 pun. Sekarang kamu menghindar dariku. Ada apa Julie?" tanya Flint dengan napas terengah engah.
"Untuk apa kamu meneleponku sampai 35 kali dan mengirimiku chat?"
"Julie? Ada apa denganmu?"
"Kenapa kamu bertindak seolah olah kita ini berada didalam hubungan yang serius sedangkan kamu berpacaran denganku hanya karena tantangan dari temanmu?" bentak Julie.
"Jul.. Julie.. bukan gitu, ak.."
"Aku sudah muak denganmu. Kamu sudah menyelesaikan tantangan dari temanmu kan? Buat apa kita masih berpacaran?"
"Julie bukan seperti itu Julie."
"Lalu seperti apa? Aku sudah mendengarnya dari temanmu sendiri."
"Bukan Julie bukan. Kamu salah. Temanku memang menantangku seeprti itu dan aku memang menerimanya"
"Cukup!! Cukup Flint cukup. Aku sudah tidak ingin mendengarnya lagi." jawab Julie lalu melangkah meninggalkan Flint.
Flint menarik tangan Julie. "Julie kamu harus mendengarnya. Kalau tidak kamu akan menyesal." ucap Flint.
"Jadi sekarang kamu sedang mengancamku?"
"Bukan begitu Julie. Tolong dengarkan aku."
Julie sudah agak tenang dari yang tadi. Namun tetap saja masih ada rasa kesal dan benci didalam dirinya.
"Aku memang menerima tantangan itu Julie. Namun sebelum aku memulainya, aku sudah mengatakan aku menolak kepada teman temanku. Lalu setelah aku mengatakan menolak, aku pergi ke perpustakaan untuk membaca buku dan disitulah kita bertemu. Hubungan kita sama sekali tidak terencana. Bahkan sebelum kamu menerimaku aku sudah menarik perkataanku untuk berpacaran denganku. Hubungan kita bukan karena tantangan itu, Julie." jelas Flint.
"Aku pulang duluan karena aku ingin mengambil mobil dan mengantarmu pulang dengan mobil. Karena aku pikir kamu sedang datang bulan dan mungkin kamu akan lebih nyaman pulang dengan mobil. Aku kembali kesekolah setelah itu dan mencarimu ke setiap kelas kamu tidak ada. Ke perpustakaan tidak ada. Aku meneleponmu berkali kali namun kamu tidak mengangkat. Aku kerumahmu dan ART mu bilang kamu sudah pulang. Maafkan aku Julie kemarin aku tidak memberitahumu dan langsung pulang begitu saja" jelas Flint.
"Aku pikir kamu kemarin mencampakkanku setelah kamu berhasil di tantanganmu bersama teman temanmu. Aku memblokir nomormu kemarin jadi aku tidak mengangkat teleponmu."
"Astaga Julie. Kamu salah paham. Aku khawatir sekali kemarin saat kesekolah kamu sudah tidak ada. Aku menelepon puluhan kali kamu tidak mengangkatnya."
"Maafkan aku Flint."
"Tidak apa apa. Kamu hanya salah paham denganku. Untungnya kamu memberiku kesempatan menjelaskan."
"Iya Flint, aku salah besar."
"Yaudah sekarang jangan blokir nomorku lagi."
Julie mengeluarkan handphone nya dan membatalkan blokir nomor Flint.
"Beginikah berantem dalam pacaran?" kata Flint.
"Aku baru pertama kali merasakannya."
"Aku juga."
"Sekarang aku merasa kita pacaran seperti sungguhan."
"Dari awal niatku memang coba coba tapi aku tidak berniat main main."
Terimakasih atas partisipasinya kalian semua. Jangan lupa klik profil Author untuk membaca novel "When The Young Meets Gray" dan jangan lupa juga untuk klik tombol favorite pada novel "When The Young Meets Gray" agar tetap dengan episode terbaru. Novel "When The Young Meets Gray" update setiap hari loh.