When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Jantung



Ini merupakan ciuman pertama untuk mereka setelah 5 tahun berpacaran.


———————————————————————————


Setelah sekian menit, Flint segera melepaskan ciumannya itu. Raut wajahnya menunjukkan rasa bersalah dan penyesalan. "Maafkan aku." katanya yang tidak berani menatap wajah Julie.


Flint menundukkan wajahnya itu karena merasa bersalah sudah berbuat lancang mencium bibir kekasihnya itu. Namun, beda halnya dengan Julie. Julie menangkup wajah Flint yang sedang menunduk itu, dan diangkatnyalah agar Flint tidak perlu menunduk lagi.


Julie tahu benar bahwa kekasihnya itu dilanda rasa bersalah yang besar. Memang, ini yang pertama kalinya bagi mereka namun tidak bisa dipungkiri bahwa Julie pun terhanyut dalam rasa nyaman oleh sentuhan bibir dari kekasihnya itu.


Setelah Julie mengangkat wajah Flint, dia mengikis jarak yang ada di antara mereka. Didekatkannyalah wajah Flint. Jantung keduanya berdetak sangat kencang. Dan kemudian dicium lah bibir Flint itu oleh Julie. Melihat aksi Julie itu, Flint sudah merasa bahwa tidak apa apa dengan aksi yang dia lakukan tadi.


Gelora nafsu Flint meningkat dari yang sebelumnya. Aksi ciuman mereka kembali dipimpin oleh Flint yang tadi sempat berhenti dan dilanjutkan Julie. Mereka sekarang berciuman layaknya bibir yang sedang beradu dan tidak ada yang ingin mengalah.


Kini mereka sudah melepaskan ciumannya masing masing. Dahi mereka menempel dan mereka saling memejamkan mata. Tangan Flint masih memegang erat pipi Julie dan bibirnya berkata "Aku mencintaimu."


"Aku juga mencintaimu." balas Julie.


"Minggir." sambung Julie sambil mendorong tubuh Flint.


"Mengapa? Kamu ingin muntah?"


"Tidak. Jantungku sedang berdetak kencang. Aku malu jika kamu mendengarnya."


———————————————————————————


Mereka sama sama tidak menyesal dengan apa yang sudah terjadi. Flint bukan tipe laki laki brengs*k yang memacari wanita hanya untuk melampiaskan nafsunya. Begitu juga dengan Julie, dia tahu bahwa Flint bukan tipe laki laki seperti itu.


Keesokan harinya, mereka bekerja seperti biasa. Flint menjemput Julie dan berangkat ke kantor bersama. Sesampainya di kantor, Julie dan Flint terpisah karena mereka berada di ruangan yang berbeda. Namun, bukan Flint jika tidak mencuri kesempatan. Flint sering menyuruh Fenn selaku direktur keuangan untuk membawakan laporan keuangan. Flint tahu bahwa laporan keuangan disusun oleh Julie maka dari itu Fenn menyuruh Julie yang datang ke ruangan Flint. Apalagi, perusahaan Flint mempunyai sistem keuangan harian, jadi laporan keuangan harus dibuat per hari. Jalan Flint menyeret Julie ke ruangannya sudah terbuka lebar, hihihi.


Kini Julie sudah berada di ruangan Flint. Sudah menjadi rutinitas dirinya untuk berada di ruangan Flint setiap hari.


"Hey ada apa dengan raut wajahmu yang seperti itu? Kamu menyesal sudah memberikan ciuman pertamamu?" sahut Flint.


"Hey hahahaha mengapa kamu berpikiran seperti itu? Aku belum menyelesaikan laporan keuangan tetapi kamu sudah memanggilku ke ruanganmu."


"Kamu tidak menyesal sudah memberikan ciuman pertamamu kepadaku?"


"Tidak."


"Mengapa?"


"Untuk apa menyesal? Aku mencintaimu."


"Woahhh.. Julie.. kata katamu membuat jantungku nyaris berhenti berdetak. Bagaimana jika jantungku berhenti berdetak? Apa kamu siap bertanggung jawab?"