When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Mulai Bekerja



"Tapi aku pernah bilang bahwa aku belum pernah merasakan pacaran. Dan kamu juga bilang bahwa kamu belum."


"Karena aku tidak menganggap bahwa aku pernah berpacaran dengan dia. Aku benar benar ingin melupakan masa masa itu."


"Kamu ingin melupakan masa masa itu tapi kamu tidak bisa menghapusnya, Julie. Tetap saja di hidupmu, kamu pernah berpacaran dengannya. Indah atau tidak, bahagia atau tidak, kamu tidak bisa menghapus memori akan masa itu."


"Maafkan aku, Flint. I feel bad to you." Mata Julie sudah penuh dengan air yang sebentar lagi akan mengalir.


Flint membawa Julie ke dalam dekapannya. "Kamu pernah merasakannya sendiri saat aku menyembunyikan sesuatu darimu. Mungkin ini karma untukku. Aku mencintaimu, Julie." ucap Flint disaat dia memeluk sang kekasih yang sedang menangis tersedu sedu di dalam dekapannya.


"Aku benar benar tidak ingin kamu menyembunyikan sesuatu lagi dariku. Seburuk apapun itu. Jika menyangkut dirimu, aku selalu ingin tahu. Jauh atau dekat jarak kita, jangan lagi kamu sembunyikan apapun dariku." sambung Flint.


"Aku janji, Flint. Aku janji. Maafkan aku..."


Julie sudah lebih tenang sejak tangisnya tadi. Dia pun memberanikan diri mengenai Jordan dan brankas itu.


"Benar bahwa Jordan yang membawa brankas itu?"


"Iya. Tadinya aku tidak ingin memberitahumu karena tidak ingin membuatmu merasa bersalah. Tapi aku ingat aku sudah berjanji untuk tidak menyembunyikan sesuatu lagi darimu."


"Terima kasih untuk itu. Apa Jordan mengembalikan brankasnya?"


"Tidak. Dia tidak akan mengembalikan brankas itu."


"Lalu? Bukankah semua aset perusahaanmu ada di sana?"


"Iya. Kalau dia tidak akan mengembalikan brankas itu, aku dan Calvin sendiri yang akan mengambil kembali brankas itu."


"Apa karena aku? Dia tidak mengembalikan brankas itu?."


"Baiklah."


"Julie.."


"Iya?"


"Bisakah kamu kembali ke ruanganmu? Maaf sudah merepotkanmu."


"Baiklah tidak apa apa. Aku pergi." Julie tersenyum dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kekasihnya itu. Sebenarnya hatinya perih karena untuk pertama kalinya, Flint menyuruh Julie kembali. Tidak pernah sekalipun Flint menyuruh Julie kembali, bahkan Julie sering kali ditahan di ruangan itu.


"Calvin. Mari kita mulai 'bekerja'. Datanglah ke ruanganku." ucap Flint di telepon.


"Hey, man. What's wrong? Julie terlihat tidak bersemangat dari biasanya." kata Calvin saat sampai di ruangan Flint.


"Aku menyuruhnya kembali ke ruangannya." jawab Flint.


"Oh ya. Sampai saat ini dia masih belum tahu bahwa dirinya yang menjadi bayaran untuk mendapatkan brankas. Dan aku tidak ingin membiarkan dia tahu sebelum aku mendapatkan brankas itu." sambung Flint.


"Baiklah. Karena ini masih permulaan, mari kita cari tahu tentang Blacknown." kata Calvin.


Flint dan Calvin pun bersama sama mencari informasi tentang Blacknown sebanyak banyaknya. Banyak sekali informasi tentang Blacknown yang mereka tidak ketahui, pantas saja karena mereka sendiri tidak pernah mendengar nama itu. Dibandingkan dengan beberapa perusahaan start up lainnya, Blacknown masih berada di bawah. Belum bisa dibilang sukses, pendapatan perusahaan itu juga belum banyak. Apa yang diproduksi juga masih tidak jelas namun 1 hal yang pasti ialah, Blacknown menjadi penyebab bangkrutnya perusahaan ayah Julie.


Bersambung...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.