When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Misi



Julie segera mengambil bantal di sofa dan menempelkan di bibir monyong Flint.


Julie dan Flint sering bertengkar, namun pertengkaran mereka hanya sebatas perbedaan pendapat dan tidak lama kemudian mereka sudah baikan lagi.


————————————————————


Flint dan Calvin memiliki misi rahasia. Yang pertama, Calvin akan mengawasi setiap pegawai yang bekerja di perusahaan Flint. Yang kedua, setelah Flint sudah menerima daftar pegawai yang layak dikeluarkan, Flint akan segera mengadakan rapat mendadak. Rapat mendadak hanya berisikan pengumuman pemberhentian pegawai secara massal dan ini tidak ada yang perlu di diskusikan, semua harus menerima keputusan ini, begitu menurut Flint.


Misi yang terakhir adalah, Flint akan bekerja dengan pegawai yang sedikit namun berkompeten di dalam perusahaannya. Namun ini tidak berangsur lama, dia akan segera mencari pegawai yang seleksi agar mendapat orang orang yang berkompeten. Semoga misi rahasia Calvin dan Flint berjalan dengan lancar.


Tiba di hari dimana Calvin dan Flint menjalankan misi pertamanya. Flint sudah mengatur bagaimana baiknya Calvin mengawas agar para pegawai tidak merasa diawasi oleh Calvin. Calvin akan mengawasi sebagian besar dari CCTV karena Calvin memiliki hak untuk memonitori CCTV. Sesekali akan ada waktu dimana Calvin akan berpura pura mengantar berkas ke ruangan kepala bagian.


Pengawasan itu dilakukan dari jam 7 pagi sampai jam 7 malam. Karena tidak akan ada pegawai yang datang sebelum jam 7 pagi dan tidak akan ada pegawai yang pulang setelah jam 7 malam. Seperti biasa, Calvin tidak pernah lalai dengan tugasnya. Dia menjalankan misi rahasianya itu dengan baik sedangkan Flint dan Julie terus "berpacaran".


"Mengapa terus menatapku? Kamu tidak membantu Calvin?" Julie merasa terusik dengan tatapan Julie selama dia fokus terhadap pekerjaannya. Sudah menjadi rutinitas Julie bekerja di ruangan Flint.


"Tidak. Calvin bisa semuanya sendiri kok." jawab Flint.


"Bagaimana mungkin? Kamu kan terlibat dalam misi rahasia itu."


"Kan ada bagiannya. Calvin mengerjakan ini, aku mengerjakan itu."


"Baiklah, tapi tidak usah menatapku seperti itu."


"Kamu merasa terganggu?"


"Iya."


"Kalau begitu aku akan terus mengganggumu."


"Flint." suara Calvin itu mengagetkan seisi ruangan. Aku jadi kesal sudah memasangkan tubuh Calvin di pintu otomatisku. Dia bisa tiba tiba masuk, bisa tiba tiba mengganggu aku dan Julie.. gumam Flint.


"Ada apa? Kamu mengagetkan aku tahu tidak."


"2 orang pegawai baru sudah masuk hari ini. Mau kukenalkan?" tanya Calvin.


"Tidak usah." jawab Flint.


"Aku mau!!" celutuk Julie.


"Hei untuk apa? Tidak perlu." kata Flint.


"Aku ingin tahu siapa sekretaris baru pacarku dan.."


"Dan?"


Tidak bisa dibiarkan. "Baiklah, kalau begitu aku juga akan berkenalan dengan mereka." kata Flint yang tidak mau kalah.


————————————————————


"Saya Jeny Hussein akan menjadi sekretaris di perusahaan ini. Mohon bantuannya."


"Saya Arthur Michael akan menjadi karyawan di bidang keuangan di perusahaan ini. Mohon bantuannya."


"Karyawan??! Kamu menjadi karyawan?" tanya Julie terheran heran.


"Iya." jawab Arthur.


"Baiklah. Kalian silahkan ke tempat kerja kalian yang sudah saya kasih tahu tadi." sahut Calvin.


"Calvin, Arthur hanya jadi karyawan? Katanya dia memiliki segudang prestasi????" protes Julie.


"Iya.. tapi pegawai yang sedang dalam masa percobaan, tidak boleh berstatus lebih dari karyawan." jawab Calvin.


"Bohong.. pasti ini karena Flint kan. Iya kan kamu kan?" Julie menunjuk Flint.


"Bukan. Itu aturannya memang seperti itu. Huh, aku benci kata 'mohon bantuannya'. Aku ini kan bosnya disini, harusnya dia yang membantu aku." dumel Flint.


"Kalau benci mendengarnya, untuk apa kamu kesini?"


"Menjagamu."


"Huh... sekretaris barumu akan bekerja dekat denganmu. Seharusnya aku yang cemburu."


"Bagaimana bisa aku tidak cemburu melihat Arthur akan menjadi manager keuangan setelah 3 bulan nanti? Apa bedanya kita sekarang?"


"Arthur akan menjadi manager? Kamu akan melengserkanku?"


"Aku akan menjadi direktur di bagianmu. Dalam misi tadi, Calvin sudah menemukan bukti direktur yang sekarang melakukan pencatutan uang. Tidak banyak dan tidak akan mempengaruhi keuangan di perusahaanku, tapi aku benci jika ada pencatutan, korupsi, dll."


"Benarkah?"


"Iya."


"Benarkan Arthur akan menjadi manager? Wah aku akan senang sekali memiliki bawahan seperti dia."


"Hey.. matamu bercahaya sekali ketika membicarakannya. Kamu sudah jatuh cinta padanya?"


"Sudah, saat tahu akan ada pegawai baru di bagianku."