When The Young Meets Gray

When The Young Meets Gray
Pesanan



Sungguh, Julie memiliki tangan ajaib yang mampu membuat desain baju yang indah.


Dia menggambar sampai tidak terasa kertas hvs yang dia ambil sudah habis. 10 lembar kertas yang dia ambil sudah penuh dengan gambarnya. Apa aku ambil kertasnya di ruang kerja Flint? Eh tidak usah deh. Sudah jam 5, sebentar lagi Flint pasti pulang. Aku mandi dulu deh. ucap Julie dalam hati. Julie pun memutuskan untuk mandi agar tangannya tidak terus menerus menggambar.


Tidak lama Julie mandi, mobil Flint sudah tiba di pekarangan rumah. Itu artinya dia sudah pulang dari kantor. 1 tangannya menggenggam jas, 1 tangan lainnya menggenggam paperbag. "Julie di mana?" tanya Flint ke ART.


"Nyonya muda di kamar tuan." jawab ART.


"Oh, ok." Flint segera naik ke kamarnya dan mendengar ada suara percikan air dari kamar mandi. Oh sedang mandi toh. gumam Flint.


"Julie aku pulang." ucap Flint.


"Flint pesananku ada tidak?" ucap Julie dari dalam kamar mandi.


"Ada."


"Ok." Flint pun ingin merebahkan tubuhnya di ranjang tetapi dia melihat banyak kertas berserakan di atas ranjangnya. Kertas tersebut berisi gambar gambar Julie. Dilihat lah satu per satu gambar yang dihasilkan dari tangan istrinya.


Kemudian dia teringat bahwa Ed meminta dikirimkan foto gambar Julie. Flint mengambil ponselnya di dalam saku celana dan mempotret kertas yang berisi gambar Julie lalu segera mengirimkannya ke Ed.


Julie keluar dari kamar mandi. "Flint, mana pesananku?" tanya Julie.


"Ini. Coba kamu lihat, sesuai tidak dengan yang kamu mau." Flint menyerahkan paperbag yang berisi keperluan alat gambar Julie.


Julie merogoh dan melihat isi paperbag itu. "Wah gila kamu beli pensilnya banyak amat.. Ini penghapusnya juga banyak banget.. Lah spidol warnanya kenapa yang isinya 60.. Yang 12 warna juga cukup. Hah kamu kenapa beli 1 dus hvs? Kamu kira aku buka jasa print apa..." oceh Julie.


"Lah ini kamu sehari gambar pakai 10 hvs. Itu 1 dus isinya 100. Cukup untuk 10 hari doang. Kalo menurutmu kebanyakan sini aku suruh Calvin tukar.." ucap Flint.


"Heheheh jangann.. Terima kasih sayanggg." Julie mencium pipi Flint. Kemudian dia merapikan kertas yang berserakan di atas ranjangnya dan memindahkan ke meja. Sedangkan Flint masih berdiam mematung karena baru saja pipinya di cium.


Flint tidak menjawab. Dirinya masih berdiam diri dengan senyum senyum sendiri.


"Flint!" panggil Julie.


"Eh iya iya. Aku juga jarang pake meja itu. Kamu gambarnya di situ aja." Flint dikagetkan dengan panggilan Julie.


"Kamu kenapa senyum senyum sendiri gitu?" tanya Julie dengan tatapan penuh curiga.


Flint mendekati Julie dan membisikkan sesuatu ke telinga Julie."Julie.. jangan lupa nanti malam.."


"Ih kan tadi siang udah! Kamu tau ga, gara gara kamu tadi mama sama papa ngeliat."


"Trus kenapa kalau mereka liat? Itu wajar kan kita sudah menikah."


"Tetep ajaaa. Malu tauu dipergok abis melakukan se*s."


"Hahaha ga mau tau nanti malem aku minta jatah."


"Ini bekasnya aja belum hilang Flint.."


"Biarin.. bwee.." Flint menjulurkan lidahnya dan segera berjalan ke lemari baju.


Bersambung ...


Terima Kasih sudah membaca novel "When The Young Meets Gray". Jangan lupa klik tombol favorite, like dan berikan komentar Anda. Dengan senantiasa akan Author baca. Stay tune dengan episode terbaru.