What I Think

What I Think
Black pink



☘☘


Ellena dan Fiona saling kompak bernyanyi di jok penumpang, sedang Felix dan Zacklee berada di jok depan.


Berbeda dengan Ellena dan Fiona yang tertawa bahagia, Felix dan Zacklee harus menahan malu akibat permintaan Ellena. Pagi ini hari minggu hari dimana seluruh keluarga melepaskan penat dari pekerjaan yang melelahkan.


Selesai sarapan nasi goreng gosong, untuk menebus kesedihan Fiona, Zacklee mengajak keluarga kecilnya untuk berjalan-jalan ketempat wisata tengah kota. Fiona yang tadinya enggan menelan sarapannya akhirnya melupakannya dan segera menelannya.


Awalnya Zacklee sangat takut saat Fiona tak menelan sarapannya, karena Ellena sudah memulai ekspresi akan menangis. Kalo sampai tangis itu pecah dan mood ibu Sultan anjlok bisa dipastikan Zacklee akan kesusahan lagi membujuknya.


Zacklee kemudian memiliki ide untuk mengajak mereka untuk berjalan-jalan. Dengan idenya ini Zacklee berhasil membuat mood Fiona dan Ellena kembali normal. Tapi sayangnya gantian mood dirinya dan Felix yang anjlok saat Ellena memintanya memakai T-shirt dan topi berwarna pink kompak dengannya dan Fiona.


🎼🎼


Pada hari minggu ku turut ayah ke kota,


Naik delman istimewa ku duduk di muka,


Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja,


Mengendarai kuda supaya baik jalannya,


Ooiy...


Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk


Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk


Suara sepatu kuda..


Ellena dan Fiona bernyanyi dengan kompaknya tanpa berdosa sama sekali, sedang Felix dan Zacklee mereka saling kompak mengerucutkan bibirnya.


"Ka Felix kenapa ga ikut nyanyi?" tanya Fiona.


"Malas, " jawabnya singkat.


"Ih, Kaka sewot banget sih!" ucap Fiona kesal.


Ellena yang melihat kedua putra putri kembaranya tersenyum.


"Kalian sangat menggemaskan sayang, " ucap Ellena melihat wajah Felix dan sang suami yang kompak.


Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, akhirnya destinasi wisata yang dituju sampai juga.


"Ayo Mom.. cepetan turun" teriak Fiona yang lebih dulu turun.


"Iya.. iya, bentar sayang" Ellena sambil meraih tasnya kemudian turun dari mobilnya.


"Sayang, kenapa kalian tak segera keluar?" tanya Ellena heran melihat dua jagoannya masih santai di tempat duduknya.


Mereka berdua saling bertukar pandangan, bibir yang mengerucut membuktikan mereka berdua enggan mengikuti duo princess.


"Sayang, apa kalian akan tetap duduk disitu?" suara Ibu Sultan mulai tak bersahabat.


Zacklee dan Felix dengan terpaksa mengikuti titahnya. Dengan wajah yang menunduk akibat para pengunjung yang memperhatikannya.


"Ada Black pink" teriak salah satu pengunjung yang melihat kekompakan keluarga kecil Ellena.


Berbeda dengan Ellena dan Fiona yang tersenyum mendengar teriakan para pengunjung yang melihatnya, Zacklee dan Felix semakin meringsut di topi yang dia kenakan.


"Pa, Felix malu tau" ucap Felix berbisik.


"Sebentar saja sayang, kau tak mau kan Mommy menangis tiba-tiba" bujuk Zacklee yang berusaha kuat juga, padahal aslinya malunya sudah di ubun-ubun. Bagaimana tidak mereka kompak menggunakan T-shirt dan topi pink bergambar princess. Bisa dibayangkan malunya mereka harus berjalan di keramaian wisata dengan kostum unyu menurut makhluk bernama wanita.


Mereka berempat menikmati hari libur dengan sangat bahagia, berbagai arena permainan sudah Felix dan Fiona jelajahi. Sesaat mereka sudah melupakan tentang kostumnya.


"Mom.., Fiona mau naik itu" sambil menunjuk sebuah biang lala yang sangat besar.


"Fiona ga takut itu tinggi loh nak" ucap Zacklee.


"Asal bersama Mommy dan Papa, Fiona ga akan takut" jawabnya dengan tersenyum.


"Tenang saja Pa, dulu kita pernah naik itu bersama Om Alex. Meski dulu si Fiona di pangku sih" ledek Felix mengingat wisaranya bersama Alex.


Zacklee yang mendengar nama Alex pernah berkesan di anak kembarnya dengan cepat menyetujui permintaan anak kembarnya.


"Let's Go sayang!" ajak Zacklee semangat.


Melihat Ellena terdiam, Zacklee merasa ada sesuatu yang terjadi dengan istrinya.


"Sayang, kau tak ikut naik?" tanya Zacklee.


"Mommy payah! dari dulu selalu takut naik Biang lala sampai Om Alex memeluknya seperti anak kecil" ejek Fiona.


Zacklee yang mendengar ejekan Fiona terdiam, sekarang dia mengerti kenapa istrinya enggan ikut menaiki Biang lala dengannya ternyata dia tak ingin mengingat kebersamaannya dengan Alex.


"Hmmm" seorang pria berdehem disamping Ellena.


Ellena langsung menoleh,


"Ka Brian..., " panggil Ellena kepada pria bernama Brian.


"Beautifull Eyes kau masih mengenalku?" tanya Brian.


"Pasti dong.., Kaka kesini sama siapa?" tanya Ellena sambil menengok kanan dan kiri.


"Kaka pemilik wisata ini" ucap Brian membuat Ellena membulatkan matanya.


"Wow kau sangat hebat Ka" puji Ellena.


"Sejak kapan Kaka berada disini? bukannya waktu itu Kaka kembali ke Tokyo?" tanya Ellena penasaran.


"Sebenarnya aku baru tiba satu mingguan ini untuk bertemu seseorang. Tetapi untuk pembangunan wisata ini aku selalu memantaunya dari sana"


"Seseorang? pasti orang itu sangat spesial"


"Hanya seorang yang biasa. Karena yang spesial sudah berada di hadapanku saat ini"


"Kau selalu bisa menggombal Ka"


"O' ya dengan siapa kau kesini?"


"Denganku pastinya" sahut Zacklee selesai menaiki permainan Biang lala. Zacklee langsung merangkul bahu istrinya dan mencium pipinya.


Ellena dengan cepat langsung mencapit pinggang suaminya. Sedang Brian yang melihatnya tersenyum melihat tingkah keduanya.


"Mommy.., " panggil Felix dan Fiona bersamaan.


"Sayang, perkenalkan ini Paman Brian teman Mommy dan Papa"


"Salam kenal paman aku Fiona dan ini Kakaku Felix" ucap Fiona memperkenalkan diri.


"Aku Felix Paman" sahut Felix.


"Mereka kembar Ell?" tanya Brian terkejut.


"Iya Ka" jawab Ellena.


"Kau hebat bung, bisa memproduksi double sekaligus" puji Brian kepada Zacklee.


"Sangat hebat karena sebentar lagi anggota kami akan bertambah" ucap Zacklee jumawa, membanggakan Ellena yang sedang hamil sambil mengelus perut Ellena yang masih rata.


"Ku pikir aku kembali untuk merebutmu Ell, ternyata sudah terlambat kalian sudah berbahagia dengan keluarga kecil kalian" ucap Brian terkekeh.


"Jika sampai itu terjadi sudah kupastikan kuburanmu" sahut Zacklee kesal.


"Kau masih seperti dulu ternyata Lee, Hahaha.. " tawa Brian.


"Ku harap kau tak meninggalkan Beautifull Eyes lagi"


"Percayalah Brian, tak akan kuberikan kesempatan pada siapapun mendekati Ellena termasuk dirimu" ancam Zacklee.


"Hahaha... Kau sangat menyebalkan Lee".


"Apa yang kalian bicarakan, aku dan anak-anakku sudah lapar. Harus berapa lama aku menunggu kalian berdebat" sindir Ellena. Sedang Felix dan Fiona sedang asyik menikmati ice cream.


Zacklee dengan cepat menarik tangan Ellena menjauh dari Brian tanpa memberi kesempatan Ellena berpamitan kepada Brian.


Biasanya Ellena yang akan marah tiba-tiba tetapi saat ini berbalik Zacklee yang diam sambil mengerucutkan bibirnya sehingga membuat Ellena frustrasi merayunya.


"Sayang, sampai kapan kau mendiamkanku?"


......................


Terimakasih para pembaca setia Author🙏


Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..


LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹