
🍃🍃
Rachel seorang wanita yang menjadi teman malam Alex saat Alex butuhkan kala itu bisa bermetamorfosis setelah jatuh cinta kepada Alex. Tapi sayangnya Alex belum menyadari kesungguhan cintanya. Rachel yang dengan setia menanti Alex selama kurang lebih 8 Tahun harus kandas karena Alex mencintai Ellena meski dia tahu Cinta Alex bertepuk sebelah tangan.
Rachel terus saja memperhatikan wanita di hadapannya yang sedang menangis. Dhea, Revan dan Devan datang setelah Rachel menghubunginya.
" Ellen.. Kau tak apa? ". Tanya Dhea dengan cemas.
" Dhea.. Felix dan Fio.. Hiks.. Hiks ". Ellena tak mampu melanjutkan ceritanya. Ellena menangis dipelukan Dhea saat Dhea.
" Kau tenang saja, Ka Alex pasti bisa membawa pulang Felix dan Fiona ". Dhea menenangkan Ellena.
" Rachel, kau tau dimana Alex? ". Tanya Devan kepada Rachel.
" Aku tak tahu, dia segera pergi setelah menerima chat dari seseorang " . Ujar Rachel.
" Seseorang? Mungkinkah? __ Devan ikut gue ". Revan yang menyadari sesuatu, Feeling nya mengatakan jika Zacklee sudah mengetahui semuanya.
Revan dan Devan memasuki mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi.
" Kau tahu dimana Alex? ". Tanya Devan yang sedikit curiga.
" Iya. Zacklee pasti sudah mengetahui semuanya. Kau tahu pasti Zacklee ingin sekali bertemu Alex ".
" Oh.. Bulshit! Base camp ". Sahut Devan yang langsung mengerti.
Base camp.. Tempat yang menjadi pertemuan para geng cassanova disaat memperdebatkan sesuatu hal. Dugaan Devan kali ini Zacklee sengaja memancing Alex agar kesana.
Revan dan Devan datang tepat waktu, jika tidak mereka berdua mungkin benar - benar akan saling membunuh satu sama lain.
Kalian... STOP! ". Suara Revan lantang membuat Zacklee dan Alex berhenti.
" Urusan kita belum selesai, lepaskan Revan ". Zacklee memberontak ingin sekali membunuh Alex.
" Zack.. Sudah kita selesaikan dengan kepala dingin ". Revan sangat mengerti perasaan kedua sahabatnya. Begitupun dengan Devan dia juga mencoba menenangkan Alex.
Zacklee menghempas tangan Revan kemudian meninggalkan semuanya. Alex berusaha mengejarnya tetapi Devan menghadangnya.
" Kita pasti bantu elu nemuin Felix dan Fiona ". Ucap Devan.
" Kalian sudah mengetahuinya? ". Alex yang sedikit terkejut dengan ucapan Devan. Pasalnya Alex belum pernah menceritakan soal Felix Dan Fiona dengan Revan dan Devan.
" Kita juga sudah tau kalau Felix Dan Fiona anak kandung siapa ". Sahut Revan.
" Ellena sudah bercerita semua ke Dhea. Lu tenang aja Zacklee tak akan menyakiti mereka. Kita tau seperti apa karakter Zacklee ".
Alex terdiam dia menyetujui perkataan Revan yang Ada benarnya. Karena bagaimanapun Zacklee adalah Ayah Biologis Felix dan Fiona.
*** Keesokan pagi
" Apa!" . Clara terkejut Dhea memberitahunya tentang hilangnya Felix dan Fiona.
" Bagaimana dengan Ellena? Bagaimana juga dengan Felix Dan Fiona? "
" Ellena? Kau menyebut nama adikku Ellena? ". Clara kaget saat Shandy mendengar percakapannya. Clara segera mematikan ponselnya dan tertunduk.
" Sayang, kau bertemu adikku Ellena? ". Shandy memegang kedua bahu Clara.
" Em_ anu_ itu.. ". Clara gugup dan itu membuat Shandy semakin penasaran.
" Kau mau berbohong padaku sayang? ". Shandy yang menyadari kegugupan istrinya.
" Maafkan Aku Shand.. Aku sudah bertemu Ellena ". Ucap Clara pasrah karena bagaimanapun dirinya tak pandai berbohong.
" Sejak kapan kau bertemu dengannya? ". Shandy melepaskan pundak Clara menghirup oksigen dalam - dalam Dan membuangnya perlahan.
" Saat Dhea mengajakku berjalan - jalan, saat itu kami ga sengaja memasuki sebuah Cafe terbaru di kota ini. Disitu kami melihat Ellena " . Clara menceritakan awal pertemuannya dengan Ellena dengan runtut.
" Aku kecewa denganmu Clara, kau tahu Aku sangat merindukan adikku, tapi kau malah menyembunyikannya. Tapi sudahlah, Aku yakin kau melakukannya karena Ada alasannya ".
Clara yang tadinya menyesal kemudian mendekati Shandy. Karena bagaimanapun dirinya bersalah sudah menyembunyikan semuanya.
" Aku dan Dhea sudah berjanji dengan Ellena akan merahasiakan semuanya demi Felix Dan Fiona ".
" Felix dan Fiona__".
" Papa mengenal sahabatku? ". Safira yang tak sengaja lewat mendengar nama Felix dan Fiona.
" Siapa sayang? ". Safira yang langsung diangkat Shandy kepangkuannya.
" Mereka si Kembar yang menggemaskan. Wajah mereka sangat mirip Om Lee ". Ucap Safira dengan nada anak - anak.
" O' ya Pa.. Kemarin si Kembar Felix dan Fiona dijemput Om Lee. Tapi Fira tak tahu mereka kemana, Bu guru juga mencarinya ".
Shandy dan Clara saling menatap dengan pikiran yang sama setelah Safira bercerita.
" Sayang, hari ini berangkat sekolahnya bersama sopir dulu ya.. Papa Mama Ada keperluan ".
" Oke Papa ". Si Fira yang lucu lalu mengecup Pipi Mama Papanya bergantian.
" Fira berangkat Pa.. Ma ". Pamit Safira melambaikan tangannya.
Setelah putrinya berangkat sekolah. Shandy dan Clara bersiap menemui Ellena.
" Kaka mau kemana? ". Shandy yang melihat Marcel dan Renata sedikit terburu - buru.
Mereka terdiam karena masih mengira Alex belum mengetahui yang sebenarnya.
" Kita ketempat Ellena bersama ". Sahut Shandy yang paham dengan tatapan Marcel Dan Renata. Mereka berdua terkejut karena Shandy sudah mengetahuinya dari Clara.
Sesampainya di tempat Alex Shandy segera mencari keberadaan Ellena, Revan Dan Devan sudah berada disana sejak semalam.
" Kalian juga mengetahui semuanya? ". Terka Shandy yang menemukan dua sahabatnya.
" Sorry Shand.. Bukan maksud kita__". Belum mereka menyelesaikan ucapannya Alex keluar dari Kamar Ellena yang dari semalam menangisi kedua anak kembarnya yang belum di ketahui keberadaannya.
Shandy langsung menarik kerah baju Alex,
" Kenapa elu lakuin ini semua Lex! ".
Jelas Shandy sudah menahannya dari tadi saat Marcel dan Clara menjelaskan semuanya..
" Elu boleh pukul gue sesuka lu Shand.. Gue ngaku salah. Ga seharusnya saat itu gue menuruti ego gue ". Alex pasrah dia merasa tak berdaya melihat Ellena yang menangis semalaman.
" Elu tau gimana khawatir dan tersiksanya Zacklee saat itu. Perusahaannya hancur belum lagi memikirkan Ellena menghilang. Hampir 1 Tahun dia mengalami koma setelah sanggup membongkar kejahatan Tanya beserta Joseph, saat dia terbangun Kau mematahkan penantiannya selama 7 tahun yang di tunggu hanya Ellena. Sahabat macam apa kau Lex ". Shandy Yang tak habis pikir dengan kecerobohan Alex.
Alex terdiam, dia semakin menyesal ternyata Zacklee tidak sedikit pun mengkhianati Ellena.
Ellena tak sengaja mendengar semuanya dibalik pintu. Dhea dan Rachel yang dari semalam bersama Ellena merangkulnya memberinya kekuatan. Ternyata selama 7 tahun ini dia sudah mengira suaminya meninggalkannya.
Ellena keluar dari Kamarnya bersama Dhea,
" Ellena ". Shandy yang sudah sangat rindu kepada adiknya berhambur memeluknya dengan erat.
" Kau baik - baik saja Ell? ". Shandy gantian menangkup Pipi Ellena yang basah.
" Apa Ka Lee tidak menikahi Tasya? ". Ellena bertanya memastikan kebenarannya.
" Zacklee tidak pernah menikah dengan Tasya. Dia justru melindungimu karena Tasya akan mencelakaimu waktu itu ". Revan ikut menjelaskan alasan mengapa Zacklee malam itu menemui Tasya kepada semuanya. Ellena dan Alex semakin bersalah karena sudah mengira Zacklee yang bukan - bukan.
Ellena terduduk lemas,
" Maafkan Aku Ka Lee ". Gumam Ellena berkali - kali.
Sedang Alex tak menyangka jika Zacklee melakukan ini semua bukan untuk menyakiti Ellena tetapi untuk melindungi dan menjaganya. Dia telah salah menilai sahabatnya.
" Zacklee pasti salah paham, dia pasti mengira Felix Dan Fiona putraku. Maka dia melakukan ini semua ". Ucap Alex yang sekarang sudah paham dengan alasan Zacklee sekarang.
Semuanya terdiam memikirkan hal yang sama diucapkan Alex.
" Aku akan mengambil anak - anakku ". Ellena bangkit dari duduknya, kemudian meminta Alex menemaninya bertemu Zacklee.
Shandy, Revan dan Devan mengikuti mobil mereka dari belakang.
*** Di kediaman Albert dan Trias
Felix yang bangun terlebih dulu terkejut karena mereka bangun di tempat tidur yang asing. Felix menoleh ke kanan dan Kiri mencari Zacklee. Felix menemukan Bingkai foto yang fotonya sama seperti Foto milik Mommynya. Felix semakin penasaran tapi dia teringat Fiona, Kemudian Felix membangunkan Fiona.
" Fio.. Bangun.. ". Felix mengguncangkan tubuh Fiona agar terbangun.
Fiona mengerjap - ngerjapkan matanya menyatukan nyawanya untuk bisa tersadar.
" Kaka, kita masih di tempat Grandma? ". Fiona yang menyadari kalo dirinya masih di tempat Zacklee.
" Sepertinya iya dek ".
" Lalu dimana Om Zack? Yuh kita cari, Aku mau pulang.. Mommy pasti khawatirin kita ".
Ceklek..
" Kalian sudah bangun? ". Trias yang masuk ingin membangunkan kedua anak Kembar yang diyakini cucunya.
" Grandma dimana Om Zack? ". Tanya Fiona yang sudah akrab dengan Zacklee.
Trias tersenyum, lalu membelai rambut Fiona yang lurus.
" Kalian mandilah setelah itu kita sarapan bersama. GrandFa sudah menunggu dibawah ".
" Ta_pi Grandma? ".
" Tak usah khawatir, Grandma sudah membelikan baju baru buat kalian ". Trias menunjukkan lemari kecil yang entah sejak kapan berada didekat lemari milik Zacklee. Seingat mereka semalam belum Ada lemari pakaian baru disitu. Lemari yang berisi pakaian baru untuk Felix dan Fiona sudah tertata rapi.
Tentu saja ini membuat Felix dan Fiona terkejut.
" Ini punya kita semua Grandma? ". Tanya Felix dan Fiona bersamaan.
" Iya sayang.. Ini punya kalian semua ". Trias sudah memastikan jika kedua anak Kembar yang diduga cucu kandungnya bahagia.
" Cepat mandi.. GrandFa sudah menunggu sayang ".
" Siap Grandma ". Fiona yang langsung bergegas masuk ke Kamar mandi.
" Grandma.. " . Panggil Felix sebelum Trias keluar dari Kamarnya.
" Ada yang kau butuhkan Felix? ".
" Boleh Felix Tanya sesuatu? "
" Baiklah "
" Grandma siapa wanita yang bersama Om Zacklee itu? ". Felix menunjuk kearah Bingkai yang Ada didekat balkon Kamarnya.
Trias menatap Bingkai foto itu. Hatinya kembali sakit mengingat Zacklee sudah membuat menantu kesayangannya menghilang.
" Dia menantu Grandma, cantik kan? ".
" Menantu? Itu tandanya__"
" Iya, istri Om Zacklee ". Sahut Trias.
" Kalo Mommy istri Om Zacklee, terus siapa Papa Alex? ". Gumam Felix yang memiliki cara berpikir lebih panjang Dan teliti seperti Zacklee.
" O' ya sayang Grandma belum berkenalan dengan kalian? ". Trias teringat semalam saat kedua anak Kembar ini tiba dia belum sama sekali menanyakan nama mereka.
Felix tersenyum,
" Eh iya Grandma.. ". Felix menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Namaku Felix Januar Mahendra sedang adikku Fiona Aghista Mahendra ". Felix dengan bangga menyebutkan nama panjangnya.
DEG!
" Mahendra ". Batin Trias, setelah ini dia pasti benar - benar yakin jika Felix dan Fiona adalah cucu kandungnya.
" Si_siapa nama Mommy kalian? ". Trias mencoba memastikannya lagi.
" Ellena, Ellena Malik Maheswari ". Felix yang lugu memperkenalkan nama Mommynya dengan bangga pula.
Trias membelalakkan matanya, tak terasa air matanya menetes. Dari awal dia sudah menduga jika anak Kembar yang Zacklee bawa adalah darah daging putranya. Tetapi Zacklee bersikeras mengira mereka anak Alex.
Felix mengusap air mata Trias.
" Grandma kenapa menangis? "
" Grandma bahagia sayang, karena sudah menemukan kalian ".
Trias langsung memeluk Felix dengan jutaan pertanyaan di otak Felix.
" Fiona mau dipeluk juga ". Fiona yang baru keluar Kamar mandi melihat Trias memeluk Felix. Fiona berhambur memeluk Trias dan Felix.
Mereka berempat sarapan bersama, Albert melirik istrinya yang melupakannya sejenak. Albert sudah mendengar semua percakapan Trias dan Felix. Dia pun bahagia karena mengetahui kebenarannya jika Felix Dan Fiona adalah cucu kandungnya.
" Tuan mohon maaf, saya ditugaskan Tuan muda untuk menjemput Tuan muda dan Nona muda kecil untuk kembali kerumahnya ". Dewa yang datang disaat Albert Dan semuanya selesai sarapan.
" Bilang padanya, biar Aku yang mengantar mereka ".
" Mohon maaf Tuan, ini perintah dari Tuan muda ". Dewa menjelaskan kepada Albert.
" Issshh.. sejak kapan anak itu kembali seperti ini ". Albert yang akhirnya mengalah membiarkan Felix Dan Fiona bersama Dewa.
" Felix Fiona, sering - sering main kesini ya.. Grandma pasti bahagia ".
" Grandma.. Fiona sayang Grandma ".
" Felix juga sayang Grandma ".
Keduanya memeluk Trias sebelum berpamitan.
" GrandFa janji bakal beliin mainan yang banyak buat kalian ". Albert tak ketinggalan memeluk kedua cucu kembarnya.
Felix Dan Fiona berpamitan melambaikan tangannya.
" Da.. da.. Grandma, GrandFa ". Teriak bocah Kembar didalam mobil.
Dipertengahan jalan Dewa mengirim pesan ke bosnya.
" Tuan, perintahmu sudah kulaksanakan ".
" Kerja bagus, segera kau buang jauh anak itu ". Balas Chat Alex.
" Siap Bos ".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mulai deg - degan dengan perubahan Zacklee yang kembali dingin??
Tenang saja, ini hanya sementara, selanjutnya terserah othor 😜
Like, Vote, Comment nya yok❤