What I Think

What I Think
Sakit hati



🍃🍃🍃


Tak adakah sedikit saja namaku dihatimu. Meski begitu aku tak pernah menyesal sudah pernah mengenalmu.


Sikap Alex di Pesta tadi sangat melukai hati Rachel. Bahkan Rachel lebih memilih berada dibelakang panggung tidak seperti sebelumnya.


" Rachel.., kau tak mau melihat perform pensiunan Cassanova? ". Panggil Zaskia yang ingin menghibur Rachel.


Rachel tersenyum kecil. Dirinya memang sengaja tak ingin melihat wajah Alex.


" Aku capek Ki.., ". Rachel beralasan. Sedang Kia mengerti perasaan Rachel saat ini. Sakit, pastinya sakit. Sudah jatuh ketiban tangga. Mungkin istilah ini sangat pas dengan yang dialaminya.


" Rachel, aku tak tau bagaimana sebelumnya hubunganmu dengan si Pria gila itu. Tapi disini aku bisa melihat kalau dia tak pantas untuk mendapatkan wanita-wanita baik ". Zaskia memang sudah tak tahan dengan kelakuan Alex.


Rachel hanya terdiam, merasa tersentil dengan ucapan Zaskia.


'Wanita-wanita baik. Kau bahkan tak tahu Ki, jika aku tidak seperti yang kau kira '. Batin Rachel mengingat perjalanan hidupnya.


Jika saja saat itu dia bisa kabur dari jeratan Ayahnya yang akan menjualnya, Rachel pasti tak akan masuk ke dunia neraka.


** Flashback off


" Ibu... ". Teriak seorang gadis dengan isak tangisnya.


" Bisa diam ga! ". Bentak seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah Ayah kandung Rachel.


" Kenapa Ayah tega melakukan ini. Salah Rachel apa yah! ". Bentak gadis bernama Rachel yang akan dijual kepada mucikari.


" Tuan Joe, madam sudah didepan ". Salah satu anak buah Joe memberitahunya.


" Kau diamlah! Hapus air matamu. Aku tak mau hargamu turun setelah madam melihat wajah jelekmu ". Bentak Joe kepada Rachel.


Kemudian seorang wanita paruh baya yang terlihat sexy masuk kedalam ruangan Joe.


" Selamat datang Madam.., aku sudah membawakan seorang wanita muda dan masih orisinil ". Joe menyambut Mucikari yang dipanggil dengan sebutan Madam dengan bahagia karena setelah ini Joe akan mendapatkan uang satu koper dari Madam tersebut.


" Kau sangat pintar mencari Joe. Aku anggap hutang-hutangmu lunas dan aku akan memberimu bonus ". Puji Madam sambil memperhatikan Rachel yang menunduk.


" Kalian cepat bawa dia ". Perintah Joe kepada anak buahnya setelah mendapat kode dari Madam.


Madam menjentikkan jarinya kepada anak buahnya, koper berwarna silver dibuka dan diserahkan kepada Joe.


Joe yang mendapatkan keinginannya tertawa puas sambil menyuruh anak buahnya agar segera membawa paksa Rachel.


" Terimakasih Madam, senang bekerjasama denganmu ". Ucap Joe dengan wajah tak tahu malu sudah menjual putrinya kepada orang-orang laknat.


" Ayah..., jangan lakukan ini. Tolong aku Ayah... ! ". Teriak Rachel ketakutan.


Rachel dibawa paksa oleh rombongan laknat pekerja s** bebas. Rachel yang ketakutan didorong oleh satu anak buah Madam kedalam mobil sampai terjerembab dikursi mobil.


Rachel meremas ujung bajunya, wajahnya sudah penuh dengan bekas lelehan air mata serta perasaan ketakutan yang mendalam.


Rachel dibawa ke sebuah club malam. Para pria ****** yang melihat Rachel ingin sekali menerkamnya. Dengan segera Rachel didorong ke sebuah kamar yang didalamnya sudah terdapat seorang pria yang sudah hilang kendali. Pria itu meracau saat melihat Rachel, dengan tubuh yang sempoyongan dia menarik tubuh Rachel keatas ranjang. Tubuhnya yang kekar sudah mengungkung Rachel. Rachel sendiri reflek memejamkan matanya karena masih ketakutan.


' Anya.. Akhirnya kau kembali '. Ceracau pria tampan yang sudah hilang kendali akibat terlalu banyak minum-minuman keras.


Pria itu lalu mencium bibir Rachel dengan rakusnya, melu***nya hingga tak ada ruang bernafas untuknya. Tangan satunya sudah berhasil mere*** gundukan ditubuh Rachel dengan ganasnya. Sedang tangan satunya mencoba menekan tengkuk Rachel untuk memperdalam ciumannya. Rachel berteriak, mencoba berontak tapi sayang kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan pria tersebut. Setelah puas diarea itu, pria itu beralih ke **** ***** yang selalu dijaga Rachel selama hidupnya. Tapi lagi-lagi Rachel tak bisa melindunginya, karena pria itu sudah berhasil menyelinap ke area terlarang Rachel punya. Setelah puas bermain disitu pria itu melepas semua pakaiannya dan menanggalkan pakaian Rachel. Lama pria itu menelusuri tubuh Rachel akhirnya dia berhasil membenamkan kebanggaannya hingga proses menuju nirwana.


Rachel masih terus menangis, rasa sakit diarea sela*****nya tak sebanding rasa sakit hatinya. Malam itu hilang sudah mahkota kebanggaan Rachel ditangan seorang pria yang tertidur di sampingnya masih dengan tanpa pakaian.


Rachel terus menatap pria itu sampai pria itu terbangun.


" Siapa kau? ". Tanya pria itu.


" Dimana Anya ".


Rachel menatapnya sinis. Bukannya pria itu meminta maaf malah dia mencari wanita lain.


Rachel beranjak dari tempat duduknya masih membalutkan selimut ditubuhnya. Rachel lalu menuju Kamar mandi, dia menguncinya dari dalam.


" Hei, cewek gila keluar ga! ". Teriak pria itu sambil menggedor-gedor pintu Kamar mandi.


15 menit pintu Kamar mandi terbuka, Rachel keluar dengan terdiam. Dia melewati Alex, ya pria itu adalah Alex. Alex yang sedang frustasi karena pengkhianatan Anya. Alex memasuki kamar mandi, melewati Rachel yang terdiam. Setelah selesai mandi, sambil memakai bajunya kembali Rachel berdiri dibelakang Alex.


" Tolong aku ". Ucapnya lirih tapi masih terdengar oleh Alex.


Alex menoleh kebelakang menatap manik mata Rachel yang bersungguh-sungguh meminta tolong padanya.


" Tolong aku, keluarkan aku dari Madam. Maka aku akan siap melayanimu setiap kau membutuhkannya ". Ucap Rachel yang entah keputusannya benar atau salah.


" Ckkk ". Alex berdecak.


" Ga rugi lu cuma mau ama gue doang ". Sindir Alex.


Rachel menggelengkan kepalanya. Dia hanya yakin jika Alex yang bisa menolongnya.


' Tapi lumayan juga nih cewek, cantik, putih. Bolehlah buat gantiin Anya sementara '. Batin Alex yang memperhatikan Rachel dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan senyum smirknya.


Dan akhirnya mereka melakukan kesepakatan serta perjanjian yang bikin geleng- geleng othor.


Kesepakatan agar Rachel melayaninya dengan syarat tidak boleh bawa perasaan apapun selain perasaan enak. Rachel dengan terpaksa menyetujui kesepakatan itu.


Alex menemui Madam dan melakukan negosiasi. Dengan sejuta jurus maut cinta akhirnya Madam bisa Alex taklukkan. Alex membawa keluar Rachel dari club laknat itu. Saat Rachel berjalan, Alex merasa aneh karena Rachel berjalan sedikit menahan sesuatu yang sakit. Tapi dengan cepat Alex lupakan.


" Elu uda gue pesenin Taksi, duduk manis saja disitu ". Perintah Alex sambil menunjuk kursi panjang didekat Rachel berdiri. Alex kemudian masuk ke Mobilnya dan segera melajukannya.


Meski saat itu Rachel sangat benci dengan Alex yang sudah merenggut kebanggaannya, tapi sikap Alex yang membantunya malah membuat Rachel tertarik.


Sejak saat itulah hubungan keduanya terjalin. Alex bahkan pernah menolongnya saat Rachel dikejar-kejar anak buah Joe. Tidak hanya itu Alex juga membiarkan Rachel tinggal di Apartemennya. Perhatian-perhatian dari Alex lah yang merubah penilaian Rachel kepada Alex.


*** Flash Of


" Kita lihat mereka yuk ". Ajak Rachel yang berubah pikiran.


Zaskia sangat senang karena Rachel mulai bisa mengontrol emosi hatinya. Kini keduanya sudah keluar. Mereka memilih tempat duduk yang diujung karena Rachel sengaja agar tak bertatapan dengan Alex.


" Nyonya Lee kemana Ki? ". Tanya Rachel yang belum melihat Ellena setelah kejadian tadi.


" Kaka Ipar sudah pulang ". Jawab Zaskia.


' Kau pasti lebih terluka Ell '. Gumam Rachel.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya geng's👍


Like, Vote, Comment plus bonus mawar merahnya 🌹