
🍃🍃
"Jaga dirimu baik-baik" Ujar Marcel sambil memeluk Ellena.
"Kaka juga, jaga diri baik-baik disana" Balas Ellena.
Marcel melepaskan pelukannya dan beralih ke Shandy.
"Kaka percayakan MF di tanganmu" Sambil menepuk bahu Shandy.
"Tenang aja Ka.., aku pasti bisa" Sahut Shandy dengan tersenyum.
"Ka Renata jaga Kakakku dengan baik disana" Pesan Shandy kepada Renata.
Renata yang selesai berpelukan dengan Ellena dan Clara, tertawa mendengar pesan Shandy.
"Kau tak perlu khawatir Shand.., aku malah lebih khawatir denganmu" Sambil berpura-pura memelas.
"Kenapa aku Ka?" Tanya Shandy penasaran.
"Aku khawatir jika kau merindukan masakan Kaka" Tukasnya dengan tertawa terbahak-bahak.
Pasalnya Shandy memang cocok dengan masakan Renata, bahkan Clara sampai meminta Renata mengajarinya secara pribadi.
"Ka Popeye Ellena akan merindukan Kaka, jaga Kakakku disana" Pesan Ellena kepada Veer.
"Siap princes" Jawab Veer sambil mengacungkan jari jempolnya.
"Ka, ini ticketnya" Zacklee menyodorkan ticket penerbangan.
"Terimakasih Lee" Marcel menepuk lengan Zacklee.
" Kau, jaga Ellena juga si Kembar dengan baik" Pesan Marcel kepada Zacklee.
"Aku tak akan mengulangi kesalahan itu lagi" Sambil menoleh kearah Ellena yang sedang tertawa bersama Shandy, Revan dan Veer.
"Aku percaya padamu" Sahut Marcel.
"Papa.., Chloe mau disini saja sama tante cantik" Ucap Chloe dengan wajah sedih akan berpisah dengan si kembar Felix Fiona, Safira serta Nick Nathan.
"Tenang aja sayang, Om juga tante serta Felix Fiona akan segera menyusul kesana" Rayu Zacklee.
"Serius om.., ga bohongin Chloe kan?"
"Om janji" Sambil menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Chloe.
"Papa beneran ya, jangan bohong" si cantik Fiona ikut memastikan.
"Papa janji" Jari kelingking satunya ditautkan di jari kelingking Fiona.
"Nanti kita nyusulnya bareng-bareng bersama Fira juga Nick Nathan" Lanjutnya lagi, dan itu berhasil membuat Chloe semakin bersorak bahagia.
"Hore...!" Sorak gembira malaikat-malaikat kecil.
"Lee, bagaimana dengan Alex? apa dia sudah bisa melupakan Ellena?" tanya Marcel.
"Entah Ka, Lee tak akan membiarkan Alex merebut Ellena" ucap Zacklee.
"Hei, apa yang kalian bicarakan? serius sekali" Ellena menghampiri Zacklee dan Marcel.
"Ka Marcel hanya berpesan agar kita segera membuatkan adik buat si kembar" celetuk Zacklee sengaja.
Ellena membulatkan matanya sambil mencubit lengan suaminya.
"Tak mungkin Kakakku berpesan seperti itu, kau hanya mengarang saja" protes Ellena.
"Mari Bos, kita berangkat" Sahut Veer.
Ellena kembali memeluk Marcel dan Renata bergantian, tidak lupa mencium pipi Chloe. Begitupun dengan semua melakukan hal yang sama dengan Ellena.
"Aku akan merindukanmu Ka..!" teriak Ellena karena Marcel, Renata, Veer dan Chloe sudah mulai memasuki bording room.
**
Sesampainya dirumah, Zacklee menidurkan kedua anak kembarnya di Kamar.
CEKLEK.
Zacklee menarik tangan Ellena yang menyusulnya di kamar si kembar.
"Kenapa Kaka menarik tanganku?" protes Ellena.
"Sssstt..!" Zacklee menaruh jarinya di bibirnya.
"Kau akan mengganggu tidur mereka, lebih baik ikutlah aku. Felix dan Fiona biar Juleha yang menemaninya" ujar Zacklee masih tak melepaskan tangan istrinya.
Ellena pasrah mengikuti langkah suaminya. Zacklee membawanya keluar rumah. Zacklee membukakan pintu mobilnya dengan lembut dan itu membuat Ellena menjadi terpesona dibuatnya.
Didalam mobil, Zacklee tak sedikitpun melepaskan genggaman tangan Ellena. Bahkan sesekali dia mencium punggung tangannya mesra.
"Kau sangat menggemaskan sayang malam ini" puji Ellena yang benar-benar terpesona dengan suaminya.
"Sebenarnya kita mau kemana sayang?" tanyanya yang penasaran.
Zacklee hanya menanggapi dengan senyuman dan itu menambah manis wajah tampannya. Selang 30 menit mobil Zacklee terparkir di sebuah resort mewah yang dihadapannya langsung disuguhi dengan hamparan lautan. Lampu-lampu hias yang menerangi redupnya malam menambah kesan romantis.
Ellena bahagia, karena Zacklee masih ingat tempat dimana mereka pertama kali merajut kasih.
"Kau masih mengingatnya sayang" ucap Ellena bahagia.
"Kau menggombal lagi sayang" Ellena berjalan mendekati pinggiran air yang saling kejar-kejaran. Zacklee pun mengikuti langkah sang istri.
"Ku pikir dulu aku tak akan pernah merasakan jatuh cinta lagi" ucap Zacklee.
"Iya sayang, dulu kau sangat dingin. Bahkan untuk sekedar tertawa saja susah, aku sampai takut jika bertemu denganmu" sahut Ellena yang langsung mendapatkan gelak tawa dari suaminya.
"Bukannya dulu kau sengaja menabrakku saat di Kampus?"
"Kau menyebalkan"
"Sebenarnya, saat Ryan mengincarmu saat itu juga aku sudah tertarik denganmu" ungkap Zacklee jujur.
Ellena menoleh kearah suaminya yang masih menikmati pemandangan laut malam.
"Ku pikir aku akan sulit mendapatkanmu, bahkan aku pernah berpikir untuk menculikmu" ujar Zacklee yang teringat waktu itu.
"Apa karena Ka Shandy?" Dugaan Ellena yang dibenarkan Zacklee lewat anggukan halusnya atau terlihat samar.
"Tapi akhirnya aku bisa tanpa menculikmu" ucap Zacklee terkekeh.
"Apa yang membuatmu mencintaiku" kali ini posisi mereka saling berhadapan.
"Sepertinya kau yang mengejarku sayang" ejek Ellena.
"Bagaimana aku tak mengejarmu jika Ryan dan Revan menyukaimu" sontak ucapan Zacklee membuat Ellena membulatkan matanya.
"Aku bisa kehilanganmu"
"Kau mengatakan Ka Revan juga menyukaiku? itu tak mungkin, karena Ka Revan sangat mencintai Dhea" sanggah Ellena.
"Itu sebelum dia merasakan cinta kepada Dhea" cibirnya.
"Sayang.., itulah mengapa aku bersungguh-sungguh mencintaimu dan tak mau kehilanganmu. Kau sangat berarti di hatiku, jangan pernah berfikir lagi untuk meninggalkanku, karena kalau sampai itu terjadi lebih baik aku memilih untuk mati daripada hidup" ucap Zacklee meyakinkan.
Ellena yang mendengarnya merasa terharu. Bayang-bayang meninggalkannya 7 tahun lalu membuatnya sangat menyesal. Apalagi saat di hatinya ada Alex, Ellena merasa lebih bersalah. Ellena menangkup wajah Zacklee memandang manik mata terdalamnya.
"Aku tak akan mengulanginya lagi, maafkan karena sudah membuat luka terdalam dihatimu" ucapnya sambil meneteskan air matanya.
"Terimakasih sayang, I love you so much" kemudian Zacklee mencium bibir istrnya yang terlihat manis dengan warna pink.
Saat mereka sedang mentautkan rasa cinta, Tiba-tiba alunan musik melow terdengar, mendukung semangat dua orang yang mulai membangun kepercayaan cinta.
🎼
Di saat hati tak berdaya
'Ku kuat hanya karena cinta
Yang membara di dalam dada
Hanya untukmu
Berjanji 'ku menjaga sampai mati
Walau berat jalannya, aku bahagia
'Ku di sini berdiri karena cinta
Bertahan untuk bahagia
Hanya untuk cinta
'Ku di sini akan selalu menunggumu
Akan selalu menjagamu
Seumur hidupku
Semua karena cinta
Semua karena cinta
Berjanji 'ku menjaga sampai mati
Walau berat jalannya, aku bahagia
'Ku di sini berdiri karena cinta
Bertahan untuk bahagia
Hanya untuk cinta
'Ku di sini akan selalu menunggumu
Akan selalu menjagamu
Seumur hidupku
Semua karena cinta
Semua karena cinta
~ Semua Karena Cinta - Syahrini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya Sayyyy🙏