
...****************...
" Hah Sial! mereka mengetahui pergerakan kita Veer ". Umpat kesal Marcel yang tidak menemukan keponakannya.
" Cel, ini.. ". Veer menemukan sebuah petunjuk anting Fiona union Jack. Veer mengambilnya dan memberikannya ke Marcel.
" Veer, anak - anak itu sangat pintar.. mereka sengaja meninggalkan petunjuk ". Otak Marcel yang langsung klik.
" Aku tau apa yang harus kuperbuat sekarang ". Otak Veer yang juga langsung menyahut.
** Sebelumnya
" Anak - anak manis, Om akan mengajak kalian ketempat yang dimana kalian bisa bermain ". Ucap salah satu anak buah Attar.
Fiona berpegangan kuat kelengan kakanya. Sedang Felix berpura - pura tersenyum.
" Apakah kami tidak dikamar lagi Om? ". Sahut Felix dengan polosnya.
" Tentu tidak karena Om akan mengajak kalian bermain - main ".
" Hore!! ". Teriak Felix pura - pura.
" Fiona kita akan bermain - main seperti waktu bersama Om Zacklee ". Felix pura - pura bahagia sambil mencabut anting - anting Fiona satunya.
Fiona sedikit kesakitan ,tapi Felix dengan cepat memberi kode Adiknya untuk biasa saja.
Di saat Felix dan Fiona berjalan mengikuti anak buah Attar, Felix menjatuhkan sebelah anting Fiona.
" Papa.. semoga kau menemukan anting Fio ". Batin Felix.
Felix tak sengaja mendengar percakapan anak buah Attar yang akan membawa mereka ke Negara L. Felix juga mendengar kenyataan bahwa anak buah Attar mengatakan jika Zacklee pemilik Perusahaan terkaya itu adalah Papa kandung dari bocah kembar yang ditahannya. Attar sengaja menahan bocah kembar tersebut agar Tasya dan Perusahaannya kembali.
Felix sangat terkejut dengan kenyataan tersebut, rupanya beribu pertanyaan tentang siapa Zacklee yang berada di Foto Mama dan Kamar Zacklee terungkap sudah.
" Om Zacklee Papa kandungku.. ini ga mungkin.. kenapa Mommy dan Papa Alex tak memberitahu kami ". Gumam Felix sebelum keluar Kamar mandi.
Felix kemudian memiliki ide untuk meninggalkan petunjuk seseorang yang mencarinya dan Fiona setelah melihat anting - anting Fiona hadiah dari Papa Alex. Felix sendiri orang yang tidak banyak bicara, kegiatannya hanya belajar serta menonton Film action favoritnya jadi wajar jika Felix memiliki ide seperti yang di lakukan para tokoh Film Action yang ditontonnya.
" Fio.. bantu Kaka ya ". Bisik Felix yang belum dimengerti Fiona. Tapi Fiona mengangguk mematuhi perintah Kakanya.
Dengan wajah panik salah satu anak buah Attar masuk ke Kamar Felix dan Fiona. Saat Felix dan Fiona memperhatikannya, anak buah Attar merasa gugup, lalu mengubah mimik wajahnya menjadi santai agar Felix dan Fiona tak curiga.
**
Dewa serta anak buahnya segera melacak bandara rahasia milik Attar setelah Marcel mengabarinya.
" Yes ketemu! kau tak bisa pergi lagi musuh ". Ucap Dewa melihat Pesawat yang akan membawa Felix dan Fiona.
Dewa dengan cepat menyusup dan mengalahkan semua musuhnya. Marcel dan Veer datang di saat Dewa sedikit kewalahan menghadapi musuhnya. Ternyata Attar diam - diam masih memiliki cukup banyak Agen rahasia yang disembunyikan untuk balas dendam.
" Bos.. pesawatnya ". Teriak Veer yang melihat Pesawat sudah mulai berjalan dan akan landas.
" Bos.. cepat!! biar kami menangani yang disini ". Teriak Dewa.. pada saat Marcel Fokus dengan teriakan dua orang didepannya salah satu musuh memukul belakang Marcel dan mengakibatkan Marcel terhuyung, matanya dengan cepat berkunang - kunang dan 'BRUKK' tubuh Marcel akan tersungkur dan tak sadarkan diri.
" BOS! ". Teriak Veer dan Dewa bersamaan.
" KA MARCEL ". Teriak Zacklee yang baru tiba.
" Ka.. bertahanlah ". Ucap Zacklee yang berhasil menangkap tubuh Marcel.
" Kau kejarlah Pesawat itu, anak - anakmu Ada di dalam Sana ". Teriak Veer yang mendekati Zacklee bersama Marcel.
Zacklee Kemudian melihat Pesawat yang sudah berjalan dan akan landas Zacklee dengan cepat berlari mengejar Pesawat itu.
Zacklee berlari dan mengeluarkan senjata apinya, dia menembak roda Pesawat sebelum landas, dan..
'DORR.. DORR'. Dua peluru tepat mengenai ban Pesawat yang akan lepas landas, dan itu membuat Pesawat oleng.
" KAKAAAA! ". Teriak Fiona sambil memeluk Kakanya.
" Tenang Fio.. itu pasti Papa ". Ucap Felix berbisik menenangkan adiknya. Meski sebenarnya Felix sendiri merasa takut.
" SIAL!! ". Umpat kesal anak buah Attar karena Pesawat harus terhenti.
Anak buah itu dengan cepat menggendong Felix dan Fiona dengan kasar.
" Om.. jahat.. sakit Om!! ". Teriak Felix dan Fiona yang sudah tidak mendapat perlakuan lembut dan halus.
" BISA DIAM TIDAK!! ". Bentak anak buah Attar kasar, dan langsung membuat Felix dan Fiona ketakutan.
Zacklee segera berlari mendekati Pesawat yang berhenti. Sebelum dia mendekati para anak buah Attar membuka pintu dan keluar dengan membawa Felix dan Fiona yang sudah ditodong senjata.
Tangan Zacklee mengepal, matanya merah, serta rahangnya mulai mengeras.
" Kau menginginkan anak ini Tuan, maka serahkan berkas serta dokumen Tuan Joseph dan Tuan Attar kepada kami.. kalau tidak kami akan mengantar anak anda ke neraka ". Ucap salah satu anak buah Attar dengan tawa melengkingnya.
" LEPASKAN ANAK - ANAKKU!! SEDIKIT SAJA MEREKA TERLUKA KAU DAN SEMUANYA YANG AKAN AKU BAWA KE NERAKA ". Teriak Zacklee yang tak tahan dengan ulah anak buah Attar.
Albert, Shandy, Alex, Revan, dan Devan datang setelah menyelesaikan tugasnya menghancurkan Anak buah Attar di pulau E. Mereka mendapat info Attar menipunya setelah anak buah mereka mengabarinya.
" PAPA.. ". Teriak Fiona yang melihat Alex datang.
Zacklee sedikit melirik kearah Alex, meski hatinya sedikit sakit karena anaknya belum mengetahui siapa Papa kandungnya, Zacklee mengatur perasaannya agar suasana tak menjadi lenggang para musuhnya.
" Fio tenang saja, Papa akan menolong Fio ". Teriak Alex yang panik.
" PAPA LEE tolong kami ". Teriak Felix yang membuat terkejut semuanya termasuk Zacklee.
Alex tersenyum kearah Felix, Ada kelegaan dalam hatinya Felix memanggil Zacklee dengan panggilan 'PAPA'.
Air mata Zacklee meleleh seketika saat Felix memanggilnya 'Papa'. Alex menepuk bahu Zacklee mengisyaratkan bekerjasama untuk membebaskan anak - anaknya. Ya.. karena bagaimanapun Alex yang sudah menemani Felix dan Fiona sejak dalam kandungan hingga berusia 7 Tahun. Bukan waktu yang sebentar untuk mereka, jika ikatan kekeluargaan mereka masih terasa hangat.
Zacklee menyeka air matanya dan menatap Alex.
Zacklee dan Alex berlari menghampiri anak buah Attar yang membawa Felix dan Fiona.
Tembakan peluru melesat mengenai keduanya. Zacklee dan Alex menendang kaki kedua anak buah Attar dan mereka menghempaskan Felix dan Fiona ke udara. Untung Shandy dan Devan dapat menangkap keduanya.
" Kerjasama yang bagus Tuan kecil ". Ucap Devan dengan senang berhasil menangkap tubuh Felix.
" Kau tak apa? ". Tanya Shandy yang berhasil menangkap Fiona juga.
" Aku takut.. Hiks.. Hiks.. ". Jawab Fiona yang masih terisak.
" Tenang saja Fiona, paman akan mendekapmu melindungimu ". Shandy yang langsung mendekap keponakannya dengan bahagia.
Shandy dan Devan segera membawa Felix dan Fiona ketempat yang aman. Sedang yang lain membantai sisa para musuhnya.
" Dimana Attar dan Tasya? ". Tanya Zacklee sambil memukul musuhnya.
" Mereka berhasil kabur ". Jawab Alex yang juga masih memukul musuhnya.
" Breng***! ". Umpat kesal Zacklee yang geram dengan lolosnya Attar dan Tasya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat morning 🌞
Alhamdulillah.. berkat Do'a Kaka reader semua, othor sehat kembali🤲😇
Terimakasih semua Kaka Reader's tercinta😘❤
Bismillah...
Othor siap gempur UP💪
Like, Vote, Comments nya jangan sampai ketinggalan yak😁🥰