What I Think

What I Think
Pingin punya Adik



🍃🍃


Mentari pagi berusaha menyelinap ke kamar kedua sepasang suami istri.


Zacklee terbangun saat Ellena bergerak sedikit terganggu dengan sinar matahari yang memaksa masuk ke Kamarnya.


Zacklee tersenyum, lalu memayungi wajah Ellena yang terkena sinar matahari. Ellena kembali tertidur dengan nyenyak.


Zacklee bangun dengan pelan agar gerakannya tak mengganggu tidur nyenyak Ellena. Kemudian dia merapatkan tirai gorden yang sedikit terbuka.


Zacklee sekarang sudah selesai mandi serta sudah memesan sarapan pagi untuknya dan Ellena.


" Semuanya sudah siap ". Ucapnya dengan tersenyum bahagia. Kemudian melirik kearah ranjang yang terdapat bidadari yang semalaman sudah dia bikin lelah karena pergulatannya.


Zacklee menengok jam, lalu duduk di sofa membuka email dari kolega bisnisnya. Zacklee membalas semua pesan email di ponsel smartnya. Bahkan hari ini dia juga membatalkan meeting bersama klien nya yang dijadwalkan pagi hari.


" Sayang.. kau sudah bangun ". Ellena mengerjap - ngerjapkan matanya, mengumpulkan nyawanya saat terbangun.


Zacklee lalu meletakkan ponsel smartnya dan mendekati Ellena.


" Good morning Beautiful ". Ucapnya dengan mesra.


" Kenapa kau tak membangunkanku? ". Protes Ellena yang sadar jika Zacklee sudah rapi sedang aromanya sudah wangi.


" Aku tak mau mengganggu istirahatmu sayang ". Kali ini Zacklee langsung menyambar pipi istrinya.


" Kau tak asyik ". Ellena mengerutkan bibirnya.


" Kau mau yang asyik lagi? Jangan salahkan aku jika kau lebih capek dari semalam ". Zacklee mendorong Ellena sehingga tubuhnya terjatuh lagi sedang Zacklee menindihnya dari atas.


" Sa_sayang mak_mak_sud__ ". Belum selesai Ellena melanjutkan ucapannya Zacklee langsung melu*** bibir Ellena dengan lembut dan hangat.


Tangan Zacklee menyusup kedalam piyama Ellena, menyentuh daerah sensitive milik Istrinya. Erangan halus mulai keluar dari keduanya. Pelan namun pasti pergulatan mereka terjadi kesekian kalinya.


...----------------...


" Grandma.. Mommy dan Papa kenapa belum pulang? apa mereka meninggalkan kita? ". Tanya Fiona sambil mengerucutkan bibirnya.


" Sebentar lagi pasti pulang, sekarang makanlah keburu makanannya dingin ". Trias mengalihkan pertanyaan Fiona.


Pasalnya daritadi bangun tidur Fiona terus mencari Zacklee. Anak ini memang sangat dekat dengan Zacklee semenjak tau jika Zacklee adalah Papa kandungnya. Berbeda dengan Felix, yang dia cari ketika bangun tidur hanya segelas susu hangat. Jadi dia tak begitu menghiraukan keberadaan Papa Mamanya.


" Koq belum dimakan Fiona? ". Tanya Albert yang baru bergabung dimeja makan.


" Pingin disuapin Papa ". Jawab Fio cepat.


" Grandfa suapin ya? keburu telat sekolahnya ". Bujuk Albert kepada cucunya.


" Sayangnya Grandfa yang paling cantik sendiri, sekarang kan sudah besar. Apa ga mau punya adik? ". Pertanyaan yang tak terduga dari Albert membuat Trias tersedak sarapan paginya.


" Adik? "


" Iya Adik "


" Fiona juga mau punya adik seperti Ka Felix punya adik aku ". Fiona mulai teralihkan dengan ucapan Albert.


" Nah.. kalau begitu mulai sekarang biarin Mommy dan Papa sering - sering berdua ".


" Emangnya Fiona ga bisa ikut ya Grandfa? "


" Kan Fiona juga mau lihat cara bikin Adik? ".


Kali ini Albert harus mencari ide untuk menjawab pertanyaan Fiona.


" Em__ gini ya Fiona.. Fiona ga boleh lihat nanti adiknya malu - malu ". Albert terjebak dengan ucapannya sendiri dan sekarang dia harus segera menutup tema percakapan pagi ini. Sedang Trias hanya terkeukeuh melihat suaminya menjelaskan pertanyaan Fiona dengan kesulitan.


" Berarti kalau malu bikinnya harus di tempat tertutup ga banyak orang ya Grandfa? ".


Albert sedikit lega dengan pemikiran Fiona.


" Tapi kan cuma ada aku, Mommy dan Papa, kenapa adik harus malu? ".


Baru saja Albert berlega ria, Fiona yang terkenal dengan keingintahuannya melontarkan pertanyaan yang membuat orang - orang yang mendengarnya tertawa pelan. Termasuk saat ini, para pelayan yang sedang berlalu ka lang mereka ikut tertawa pelan mendengar pertanyaan Nona kecilnya.


Albert menatap Trias, meminta Trias untuk membantunya. Tetapi Trias malah menggeleng menertawai suaminya.


" Fio.. buruan dihabisin makanannya kita akan telat ". Ucapan Felix membawa udara segar di saat denting seperti ini.


si Kecil Fiona melupakan percakapanya dengan Albert dan segera menghabiskan makanannya.


Sedang Albert saat ini cepat - cepat menghabiskan sarapannya dan segera mengantar kedua cucunya ke Sekolah.


" Felix berangkat Grandma "


" Fiona juga Grandma ".


Pamit keduanya setelah bersalaman dan mengecup pipi Trias. Mereka berdua melambaikan tangan dengan senyum yang menggemaskan.


Sesampainya di Sekolah para guru sangat terkejut dengan tibanya Albert bersama murid kembar di Sekolah mereka. Mereka menundukkan kepalanya saat Albert melewatinya.


" Suatu kehormatan bagi kami semua atas kedatangan Anda Tuan besar ". Ucap salah satu guru .


Albert menanggapinya dengan tersenyum. Bagaimana bisa para Guru serta staff di Sekolah Felix dan Fiona bersikap seperti ini kepada Albert. Sebab Albert adalah Pendiri dari Sekolah terbesar di Kota ini, disamping itu Albert Mahendra seorang pengusaha terkaya yang sangat terkenal.


" Tuan besar pagi - pagi sampai disini apa ada sesuatu? ". Tanya seorang Kepala Sekolah yang sedikit ketakutan. Pasalnya Albert tidak suka dengan yang namanya kelalaian dan kecerobohan. Jadi mereka berfikir kesalahan apa yang orang - orang di Sekolah perbuat.


" Saya kesini mengantar Cucu - Cucuku ". Sambil membelai ujung kepala Felix dan Fiona.


Semua guru sangat terkejut, ternyata kecurigaannya selama ini benar jika Felix dan Fiona bukanlah anak kandung dari Tuan Alex. Di lihat wajah mereka berdua yang lebih mirip dengan Tuan Zacklee Mahendra. Tapi mereka tak berani mencari tau, karena takut jika akan melakukan kesalahan setelahnya.


" Dan ini akta serta surat - surat penting Cucuku, tolong kalian urus ". Albert menyerahkan dokumen identitas diri Felix dan Fiona.


" Baik Tuan ". Kepala Sekolah bernama Saputra menundukkan kepalanya kembali


" GrandFa masih lama kah? ". Bisik Fiona lirih.


" Kenapa sayang? ".


" Kita sudah telat Grandfa ". Kali ini Felix yang protes.


" Tenang saja, guru -gurumu baik semua ". Bisik Albert lirih juga.


Saputra serta salah satu guru didepannya terheran dengan sikap Albert yang lebih banyak tertawa dan tersenyum.


" Ibu guru, Felix dan Fiona masuk kelas dulu ". Sebelum Felix dan Fiona keluar ruangan tidak lupa mereka mencium punggung telapak tangan orang yang lebih Tua darinya.


" Grandfa Fiona masuk dulu, mmmuuuaccch ". Diikuti Felix yang juga mencium Pipi Albert.


" Saya berpesan kepada kalian tolong jaga cucu - Cucuku selama di Sekolah. Awasi mereka, perhatikan mereka jika ada sesuatu yang mencurigakan "


" Siap Tuan ".


Albert kemudian berpamitan menuju perusahaannya menggantikan Putranya Zacklee memimpin rapat penting pagi ini. Sebenarnya Albert ingin sekali memukul kepala Zacklee karena dengan seenaknya membatalkan rapat penting bersama Koleganya yang berpengaruh penting demi masa depan Perusahaannya. Untung saja Revan menghubunginya. Dengan cepat Albert mengambil alih memimpin rapat penting tersebut.


" Tuan semuanya sudah berkumpul di Ruangan ". Revan yang sudah menunggu kehadirannya langsung meminta Albert untuk segera ke ruangan.


" Mohon maaf sebelumnya, untuk rapat Kali ini akan Saya pimpin ". Ucap Albert dengan wibawa.


Rapat pun berlangsung dengan baik. Albert lega karena kesepakatan kerjasama mereka diterima.


" Tuan besar masih cocok menjadi pemimpin perusahaan ". Puji Revan melihat aura pemimpin di diri Albert.


" Ha.. Ha.. Kau bisa saja Rev ".


" O' iya Om, emangnya Lee kemana? ". Tanya Revan dengan bahasa non formal.


" Anak itu sedang bertemu colokannya ". Celetuknya dengan kesal karena perusahaannya hampir kehilangan orang penting.


Revan menahan Tawanya akhirnya terlepas karena tak kuat.


" HA.. HA.. HAAAH ". Tawa Revan pecah seketika.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kisah ini asli murni dari otak othor ya ka..


Sebenarnya ada beberapa yang kisah nyata kehidupan othor, tapi othor kembangin tuh jadi cabang - cabang biar lebih menarik😁


Semoga para Reader Syukaaaakkk 💖😘


Like, Vote, Comment jangan lupa ya🙏