
What am I thinking? Why am I so afraid of losing you dear. But, I also can't meet the past that has come into your life
☘☘
Semenjak pertemuan Ellena dengan Brian entah mengapa Zacklee lebih banyak diam tak seperti biasanya. Ellena sendiri semakin frustasi dengan sikap suaminya yang seperti itu.
"Apa dia mengalami hormon Ibu hamil juga?" tanya Ellena kepada Dhea dan Clara yang saat ini sedang bersamanya.
"Emang bisa?" tanya Clara konyol juga.
"Gimana laki kalian kaga stres punya bini konyol gini" cibir Dhea kepada dua wanita berstatus Kaka dan adik ipar.
"Apa elu ga ngerasa sih Ell, Ka tampan tuh cemburu akut" ucap Dhea menjelaskan sikap suami Ellena yang diam.
"Apa yang perlu dicemburuin? aku dan Ka Brian cuma ngobrol biasa, ga ada yang spesial yang kita obrolin" elak Ellena.
"Emaknya si utun yang baik hati dan bijaksana dimana-mana kalo si suami ketemu ama mantan si istri sudah dipastikan dia cemburu lah" sahut Dhea.
"Untung aku ga punya mantan, " sahut Clara terkekeh sendiri.
"Tapi kan Ka Brian ga pernah hadir di hati aku seperti Ka Alex_" Ellena cepat-cepat menutup mulutnya tak melanjutkan ucapannya.
"Berarti elu beneran pernah punya perasaan ke Ka Alex Ell?" tanya Dhea menegaskan pertanyaannya.
"Emm, itu dulu saat Ka Lee tak perduli padaku" sahut Ellena gugup.
"Untuk sekarang apa kau masih menyimpan perasaan kepada Ka Alex?" tanya Clara serius.
"Kenapa kau ikut-ikutan seperti Dhea??" Ellena menjatuhkan kepalanya di meja sambil berpura-pura menangis.
"Ell.., jangan nangis nanti utunnya cengengan loh" ucap Clara sambil mengelus perut rata Ellena.
"Terus aku harus gimana?" tanya Ellena.
"Gimana kalo elu jemput dia ajak dinner romantis" ide Dhea yang membuat Ellena berpikir berjuta kali.
'Masa iya aku yang ajakin duluan?kan aneh' batin Ellena.
"Apalagi yang kau pikir? ide Dhea bagus tuh.. apalagi kalo dinner romantisnya berakhir ehem-ehem" sahut ide Clara yang membuat Ellena tersenyum aneh.
"Setuju Clara.. ide yang TOP tuh!" puji Dhea sambil nengacungkan jempolnya.
Ellena hanya bisa menepuk dahinya pelan mendapat saran yang gila dari kedua sahabatnya. Sebenarnya sah-sah aja sih, lagian itu juga salah satu perkara yang membahagiakan suami. hehe,
Sementara di Perusahaan Zacklee dia harus segera menyelesaikan pekerjaannya. Tumpukan berkas didepannya membuatnya sedikit lelah lalu mengambil ponselnya di sakunya.
"Kenapa dia tak menghubungiku sama sekali" gerutu Zacklee setelah mengecek ponselnya tak ada chat atau panggilan dari istrinya sama sekali.
"Kenapa kau melupakan anniversary pernikahan kita Ell" ucap Zacklee kesal.
Sebenarnya Zacklee sengaja mendiamkan Ellena karena Ellena melupakan hari terpenting di hidupnya saat dirinya mengucapkan janji pernikahan. Ellena malah selalu saja menjelaskan tentang Brian karena Ellena pikir Zacklee mendiamkannya karena pertemuannya dengan Brian yang tak sengaja.
Tok.. tok.. tok..
Ceklek,
"Elu ngapain Zack, gue dengerin dari luar kacau banget" ucap Revan yang baru masuk.
"Ga ada apa-apa" jawab Zacklee dingin.
"Cerita lah..., setidaknya elu bisa lega cerita ke gue" bujuk Revan.
"Gue cuma capek aja, kemarin seharian Felix dan Fiona mengajak berwisata" Zacklee menceritakan kegiatannya kemarin, sampai sesekali tertawa menceritakan lucunya kedua anak kembarnya yang kadang berselisih saat memutuskan untuk menaiki permainan apa dulu.
"Hahaha.., mereka sama seperti Nick dan Nathan selalu berbeda pendapat tetapi bedanya mereka tak ada yang bawel seperti Fiona" ejek Revan dengan menertawakan anak perempuan Zacklee.
Dan benar saja sebuah bulpoint mendarat ke dada Revan. Zacklee melemparkannya karena tak terima anak perempuannya menjadi obyek tertawaan Revan.
"Kenapa elu melempar bulpoint kearah gue?" tanya Revan yang merasa tak berdosa.
"Jangan bilang Fiona bawel, dia sangat manis dan menggemaskan" ucap Zacklee dengan bangga.
Revan tertawa mendengar julukan Fiona. Padahal kalo dilihat Fiona itu lebih mirip dengan Zacklee ketimbang Ellena. Mulai dari wajah, rambut, hidung, serta sifat Fiona lebih menuruni gen Zacklee daripada Ellena.
"Fiona" ucap Reyna lirih yang tak sengaja mendengar percakapan Revan dan Zacklee.
"Hei kalian, gue hubungi daritadi ga diangkat ngapain aja" ucap Devan yang datang bersama Reyna.
"Kenapa ga ketok pintu dulu" Zacklee mengingatkan Devan yang masuk seenaknya saja ke ruangan Zacklee.
"Noh.. tuh pintu daritadi OPEN" sambil menunjuk kearah pintu.
"Sorry Zack gue lupa nutup" ucap Revan merasa bersalah.
"Elu mau apa kesini?" tanya Zacklee sewot.
"Halusan dikit napa sih Zack, lagi PMS loe!" ejek Devan membuat Revan dan Reyna terkekeh. Sedangkan Zacklee hanya mendengus kesal dengan ejekan Devan.
"Aku ke Toilet dulu ya" pamit Reyna sebentar ke Toilet.
"Jangan kesasar loh Reyn" teriak Devan mengingatkan Reyna.
"Issshh.. dasar loe Dev!" ucap Revan.
"Gue ga akan lama-lama Zack tenang aja. Gini, ini kita punya program menu andalan khas Kanada. Gimana kalo kita gandeng Restoran Ellena" pendapat Devan.
"Gue ga setuju, bini gue lagi bunting kalo dia sampe kecapean siapa yang bakal tanggung jawab?" tanya Zacklee.
"Ya elu lah.. masa' gue! ogah jadi kayak Alex yang ngadon siapa yang dipanggil Papa siapa. Hahaha...., " ejek Devan yang langsung mendapatkan tloyoran dari Zacklee.
"Heh kampret mau elu, gue tarik saham gue sekarang juga!" ancam Zacklee.
Tepat sekali Devan langsung mengunci mulutnya karena Zacklee berucap serius.
"Rev, tuh orang emang lagi PMS ya?" bisik Devan kepada Revan disampingnya.
"Iya kali, " jawab Revan berbisik juga.
Lagi-lagi mata Zacklee mendelik menatap kedua sahabatnya yang berbisik tetapi masih terdengar di Telinganya.
"Pokoknya gue ga setuju elu libatin Ellena. Gue ga mau terjadi apa-apa ama calon baby gue" ucap Zacklee mempertegas keputusannya.
"Kenapa ga elu minta Clara dan bini gue yang ikut serta? jadi Ellena hanya pemantau saja. Dengan begitu Ellena tetap tidak kerepotan" saran Revan yang langsung disetujui oleh Devan.
"Gue setuju Rev! ide elu brilliant" ucap Devan sambil mengacungkan kedua jempolnya.
Zacklee terdiam sedikit berpikir,
"Gue pikirkan baiknya dulu" ucap Zacklee setelah sejenak berpikir.
"Rev, gue minta surat pendukung untuk program terbaru tadi, bisa kau merekomendasikannya?" tanya Revan.
"Kalian berdua uruslah, aku mau menyelesaikan pekerjaanku" ucap Zacklee sedikit mengusir kedua sahabatnya dengan halus.
"Zack, sampaikan ke Ellena jika Sunny sudah kembali dari Rumah Sakit. Mereka tinggal bersama Alex" Devan hampir lupa memberi kabar soal Sunny kepada Sahabatnya.
Zacklee mengangguk, kemudian Devan mengikuti Revan ke ruangannya.
"Alex? ada hubungan apa Alex membawa Sunny?" gumam Zacklee.
ceklek,
Pas disaat Reyna membuka pintu, Zacklee pun sama akan membukanya sehingga membuat Reyna sedikit kehilangan keseimbangannya dan plek, Zacklee tak sengaja menangkap tubuh Reyna kepelukannya.
Degup jantung Reyna bedetak tak beraturan, mata mereka saling bertemu, ada perasaan bahagia terpancar di wajah Reyna saat dekat dengan wajah Zacklee. Adegan tak sengaja yang ingin sekali Reyna lakukan terjadi juga.
"Ka Lee!"
......................
Terimakasih para pembaca setia Author🙏
Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..
LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹