What I Think

What I Think
Xiang goreng



Hai... Hai para reader tercinta❤


Apa kabarnya hari ini? masih semangat goyang jempul ya...


Happy Reading aja yuk..


......................


Keesokan pagi Zaskia dan Devan sudah berada di depan kediaman Ryuka. Berkat si Kembar Kia dan Devan berhasil bangun lebih pagi.


"Gara-gara Nasi goreng elu semalam, gue gendutan" keluh Zaskia sambil melihat wajahnya di cermin dekat gerbang kediaman Ryuka.


"Ya elah Ki.., pan elu juga nikmatin tuh Nasi goreng, lagian juga cuma sekali kagak mungkin langsung gendat la..," cibir Devan.


"Lagian juga kalo elu gendatan gue masih nerima koq Ki," celetuk Devan sambil cengar-cengir.


"Hissssttt,"


Setelah mereka lama berdebat akhirnya pintu gerbang terbuka. Kia masuk terlebih dulu saat salah satu pembantu Ryuka mempersilahkan mereka masuk.


"Ki, lakinya tungguin napa..," gerutu Devan.


Sesampainya di dalam, seorang Ibu muda hamil dengan memakai dress berbentuk kemeja agak besar memperlihatkan Kaki jenjangnya sedang berpangku dipangkuan sang suami. Mereka melakukan adegan tak senonoh tanpa melihat situasi dan kondisi.


"Ki, gue jadi pingin" ucap Devan lirih menelan ludahnya berkali-kali.


"Apaan sih," Kia menyodok pinggang Devan dengan sikutnya. Sebenarnya Zia sendiri merasakan tak kuat seperti Devan melihat adegan live tak semestinya.


"Maaf Nyonya, tamunya sudah datang" ucap pembantu yang mengantarkan Kia dan Devan.


Ryuka dan James melepaskan pertautan mereka dan menoleh kearah Kia dan Devan.


"Selamat pagi Nyonya, Tuan maaf kami mengganggu" ucap Zaskia sambil membungkukkan sedikit tubuhnya.


"Apa kau yang membuat janji denganku semalam? dari perusahaan Marcel Fashion" tanya Ryuka dan James.


"Iya Tuan dan Nyonya. Kami yang membuat janji dengan anda" gantian Devan yang menjawab.


"Mari silakan, kita sarapan bersama. Aku lebih suka menerima tamu sambil mengajak makan bersama" sahut Tuan James dengan ramah.


Zaskia dan Devan tak menyangka jika Keluarga Ryuka sangat baik.


"Mari silahkan, ini semua masakan hasil dari perkebunan kami di England" ucap James.


"Anda sangat hebat Tuan, selain sebagai produser hebat anda juga memiliki perkebunan sendiri. Sungguh sangat luar biasa" puji Devan.


"Anda bisa saja Tuan"


"Nona_"


"Zaskia Odelia Xiang" sahut Devan dengan pedenya menaruh nama keluarga besarnya di nama Zaskia membuat sang punya nama melotot kearahnya.


"Waow nama yang sangat bagus Nona" puji Ryuka, sedangkan yang memiliki nama hanya bisa tersenyum pasrah.


Merasa bangga nama Zaskia dipuji oleh model papan atas Devan tersenyum menang kearah Zaskia.


"Nona Zaskia, aku sudah membaca proposal yang anda kirimkan semalam. Aku sungguh tertarik dengan konsep Event yang akan diselenggarakan akhir tahun ini. Kalo boleh tau siapa yang menciptakan Mom love?" tanya Ryuka.


"Dia Nona Ellena Malik Mahendra yang menciptakan konsep serta Mom love Nona" jawab Zaskia dengan bangga.


"Ellena Malik?" Ryuka seperti mengingat seseorang saat Zaskia memperkenalkan nama Ellena kepada Ryuka.


"Bukankah dia mantan model terkenal juga, aku merasa terhormat bisa bergabung bersama model terkenal seperti Nona Ellena" sahut Ryuka yang sudah mengingat soal Ellena.


Zaskia terkejut mendengar jika Kaka Iparnya juga pernah menjadi seorang model. Dia meminta penjelasan kepada Devan dengan sorot matanya.


'Setelah ini elu perlu jelasin semuanya sipit' gumam Zaskia melirik Devan yang tenang dengan sarapannya.


Tak semenakutkan yang dibayangkan, Zaskia dan Devan berhasil membuat Ryuka setuju dengan kontrak kerjasama mereka. Setelah itu mereka berdua berpamitan untuk kembali ke Kantor.


Mendengar ucapan Ryuka, Devan dengan tingkah konyolnya melambaikan kedua jempolnya kearah Ryuka dan James.


"Ki.., denger ga tadi mba Ryu sama mas James ngomong apa?" sindir Devan.


Zaskia tak menanggapinya dia tau arah obrolan Devan. Zaskia dengan segera memasuki Mobilnya, Devan yang tak lelah menggoda Zaskia terus saja melanjutkan sindirannya di sepanjang jalan.


Sesampainya di Kantor, orang-orang sudah sibuk dengan tugasnya masing-masing. Zaskia yang tiba dengan wajah cemberut langsung menjatuhkan tubuhnya ke sofa dekat Rachel serta Dhea memilih jenis kain yang cocok.


"Kenapa Ki?" tanya Rachel melihat Ekspres wajah Kia yang cemberut.


Bukannya menjawab, Zaskia malah semakin memajukan bibirnya. Alex, Shandy yang melihatnya juga merasa aneh mereka mengira jika Ryuka menolak kerjasama bersama mereka.


"Ki, apa Ryuka menolak kerjasama dengan kita?" tanya Shandy curiga.


"Huaaaa..." Zaskia bukannya menjawab malah menangis histeris.


Zacklee dan Ellena yang baru tiba ikut heran melihat adik ipar menangis seperti Fiona.


"Ki, kenapa?" tanya Ellena penasaran.


"Kaka Ipar..., " panggil Zaskia memeluk Ellena.


"Iya, ada apa Ki? apa Ryuka menolak untuk bekerjasama?" tanya Ellena curiga.


"Engga kok Ka.., Nona Ryuka setuju untuk bekerjasama dengan kita bahkan dia meminta berada di stage bersama Kaka" ucap Zaskia masih dengan sesenggukan.


"Sama Kaka? apa kaitannya?" tanya Ellena lagi.


"Karena Nona Ryuka sangat mengidolakan Kaka..," ucap Zaskia.


"Kok bisa?" ucap Dhea dan Rachel bersamaan.


"Bahkan Tuan James suami Nona Ryuka ingin sekali mengajak Kaka bermain di film yang di produserinnya" lanjut Zaskia menceritakan tentang pertemuannya dengan Ryuka dan suaminya.


"Ki, elu ga usah ngada-ngada deh. Seumur hidup Kaka ga bakal ijinin istri gue main begituan" sahut Zacklee mulai geram.


"Seriusan deh Ka... Tuan James bilang begitu" Zaskia beranjak dari tempat duduknya dia sepertinya terpancing dengan ucapan Zacklee dan Zaskia sedikit melupakan tangisnya.


"La terus elu ngapain nangis?" tanya Zacklee.


"Noh gara-gara dia ngerubah nama aku" sambil menunjuk kearah pria yang tak merasa bersalah sama sekali.


"Emang ngapain lagi tuh sipit" tanya Alex.


"Ngerubah nama kamu gimana?" tanya Dhea.


"Nama aku dirubah Zaskia Odelia Xiang goreng" ucap Zaskia di sahut gelak tawa semua yang mendengarnya. Terlebih si Ibu hamil dia sampai memegangi perutnya karena tak tahan tertawa.


Selesai candaan mereka semua kembali bekerja dengan serius. Zaskia yang masih kesal dengan Devan tak mau dekat-dekat dengannya lagi membuat Devan sedikit tersiksa.


"Zack, Kantor elu pindah ya?" sindir Devan.


"Emang Kantor elu kagak pindah juga?" Zacklee membalikkan pertanyaan Devan.


Devan hanya cengar-cengir mendapat pertanyaan berbalik dari Zacklee.


"Zack, Reyna masih sering nanyain elu" Devan bercerita tapi tak mendapatkan tanggapan dari Zacklee.


"Elu tau ga, cowok yang dijodohin ama dia itu ternyata si Brian" imbuhnya dan Zacklee tetap biasa.


"Dev, sekali lagi elu bahas Reyna gue ga segan-segan bikin usaha elu bangkrut" ancam Zacklee kesal, pasalnya dia takut jika Ellena mendengar soal nama Reyna bisa tak mendapat jatah malam dari istrinya yang semakin memadat seluruh tubuhnya terutama dibagian-bagian favoritnya.


Mendengar Zacklee mengancamnya, Devan langsung beringsut.


Makanya deh Dev ga usah macem-macem deh... semacem aja uda cukup.. hehehe...