
🍃🍃
" Sayang, maafin Mommy ". Hati Ellena terasa sakit melihat sikap Alex kepada anak-anaknya. Terlintas di ingatannya kenangan-kenangan bersama Alex dulu. Alex yang dia kenal seorang yang rusuh tetapi penuh ketenangan, kenapa sekarang berubah seperti ini? bahkan untuk bersikap sayang terhadap Felix dan Fiona dirinya enggan.
" Kau tidurlah, biar aku yang menjaga mereka ". Zacklee yang menyadarkan lamunan Ellena.
" Ka.., maafin aku.. ". Ellena langsung berhambur kepelukan Zacklee.
" Apa yang membuatmu meminta maaf? ". Zacklee yang sebenarnya tahu tentang perasaan Ellena saat ini.
" Berjanjilah kau akan memaafkan aku dan tak akan meninggalkanku lagi ". Ucap Ellena yang masih menyalahkan dirinya sendiri.
" Tak ada alasan untukku tidak memaafkanmu, karena semua ini juga salahku ". Zacklee sambil mengelus ujung kepala istrinya yang masih menangis.
" Semua sudah terjadi tak perlu kau menyesalinya. Kita mulai dari awal lagi, hanya ada Kau, aku dan anak kembar kita ". Lanjutnya. Kali ini Zacklee gantian mengecup ujung kepala istrinya.
*** Pagi hari ***
" Pagi keponakan Aunty.., apa tidurmu nyenyak? ". Tanya Zaskia yang melihat Felix dan Fiona tak bersemangat.
" ya.. begitulah Aunty ". Sahut Fiona.
" Keponakan Aunty harus semangat, biar Mommy dan Papa tak sedih ". Bujuk Zaskia.
" Bagaimana kita tak sedih Aunty, Papa Alex sudah tak mau menemui kita, iya kan Ka? ". Fiona meminta dukungan Felix.
" Aku benci Papa Alex! ". Sahut si tampan Felix dengan tatapan tajam sama persis dengan Zacklee.
" He.. he.. Kalian buruan sarapan nanti telat Sekolahnya ". Zaskia mengalihkan perhatian dua anak didepannya.
" Udah ga minat Aunty. Felix beranjak dari tempat duduknya.
Kemudian mereka berdua meminta Juleha untuk segera mengantar Felix dan Fiona ke Sekolah.
"Ehem". Suara deheman mengagetkan Zaskia yang bengong melihat Felix dan Fiona berlalu.
" WAOW! Kakakku pagi ini tampan sekali.. mau kemana? ". Ucap Zaskia pura-pura melihat Zacklee mengenakan kemeja berwarna Navy.
" Itu sebuah pujian atau sindiran? ". Sindir Zacklee, karena dirinya merasa pagi ini tak se-Fresh biasanya.
" Ah.. Kaka, kau selalu begitu ". Zaskia yang awalnya berniat membuat keluarga ini kembali ceria sepertinya gagal.
" Kaka Ipar tak terlihat dimana Ka? ". Tanyanya menyadari jika Ellena tak berada disana.
" Pagi.. ". Belum sempat Zacklee menjawab, Ellena sudah muncul dihadapan mereka.
" Pagi Kaka Ipar. Kalian mau kemana pagi-pagi sudah serapi ini? ". Kia yang heran melihat kedua Kakanya terlihat rapi.
" Kaka mau ke Restaurant, sudah lama tak kesana. Apalagi Ka Renata akan pergi. Pasti Clara sedikit kuwalahan ". Ellena menjelaskan.
" Semalam kau tak membahas ini sayang, ". Protes Zacklee yang memang belum tahu.
" Sekarang kau sudah tahu, boleh kan kalo aku kembali kesana? ". Ellena tertawa melihat Ekspresi suaminya, lalu membujuknya agar Zacklee mengizinkan Ellena kembali kesana.
" Kalo aku bilang tak boleh gimana? ".
" Apa kau akan menjadikanku Rapunzel sayang? ".
" Ide yang bagus ". Dengan datarnya Zacklee menyetujui ucapan Ellena sambil melanjutkan mengunyah makanannya.
" Kau menyebalkan! ". Ellena berjangkit dari duduknya dan kembali ke Kamar.
Zaskia tertawa melihat tingkah sweet Kakanya yang marah. Lebih tertawa lagi saat melihat ekspresi Zacklee yang buru-buru menelan makanannya.
" Kaka mau kemana? ".
" Mau ngerayu si Rapunzel biar ga ngambek ".
Tawa Zaskia pecah mendengar alasan Zacklee.
" Pasangan sempurna ". Ucap Kia pada dirinya sendiri.
" Sepertinya Aku harus berguru kepada mereka soal percintaan ". Masih berbicara dengan dirinya sendiri sambil tersenyum.
**
" Felix.., Fiona... ". Panggil Alex yang sudah menunggu kedatangan si Kembar di Sekolahnya.
Felix dan Fiona menoleh kearah sumber suara. Berbeda dengan Felix, Fiona berlari kearah Alex dan berhambur kepelukan Alex.
" Papa Alex.. Papa sudah ga marah dengan Fio? ". Tanya bocah berusia 7 tahun.
" Maafkan Papa sayang ". Alex mencium gemas pipi Fiona.
" Fiona! ". Teriak si tampan Felix.
" Turun, kita harus segera masuk kelas ". Sahut Felix masih dengan wajah jutek.
" Kaka, aku mau sama Papa Alex dulu ". Fio yang menolak ajakan Felix.
" Om.., jangan lama-lama ". Ancam Felix yang menatap tak suka.
Alex tercengang saat Felix memanggilnya dengan sebutan 'Om' bukan 'Papa' seperti biasanya. Alex terdiam sambil melihat Felix yang sedang berlalu.
" Pa.. ". Panggil Fiona.
" Papa, siapa wanita yang bersama Papa Alex semalam? ".
Alex tersenyum.
" Dia bukan siapa-siapa. Kau, lupakanlah persoalan semalam ". Ucap Alex sambil menurunkan Fiona dari gendongannya.
" Kau, segeralah masuk kelas ". Titah Alex yang tak mau Fiona membahas wanita yang bersamanya semalam.
Fiona hanya mengangguk. Ada sedikit kecewa di hatinya, tapi dia lega karena Alex menemui mereka. Fiona segera berbalik, namun Alex menghentikan langkahnya lagi.
" Fio.., bagaimana keadaan Mommy? ". Tanya Alex yang sudah daritadi ingin dia tanyakan.
" Mommy kecewa sama Papa Alex ". Jawab Fiona kemudian berlalu karena bel masuk sudah berbunyi.
' Aku tau kau pasti kecewa Ell, tapi cuma ini cara biar gue bisa ngelupain rasa cinta ke elu '
***
Alex kembali ke Kantornya, saat ini dia sedang bersama Devan untuk bekerjasama mengembangkan Bisnis Cafe mereka.
" Gue denger sekarang elu sama adiknya si Zacklee yang bawelnya sundul langit ".
" Gimana ya Lex, dikatain gebetan gue bukan.. dikatain bukan tapi kita sering jalan bareng ". Keluh Devan yang ternyata menjadi awal curhatnya.
" Tapi elu suka kan ama tuh cewek? ". Selidik Alex.
Sang penjawab malah terlihat bingung, seperti ada sembelit di hatinya.
' Aduh Thor, jangan sembelit dong '.
" Dev.. ". Alex nengibas-ngibaskan tangannya ke depan wajah Devan yang malah bengong.
" Hati gue belum bicara Lex ". Ucapnya melas butuh di puk-puk.
" Yang bicara tuh mulut Dev.. bukannya hati. Kalo hati mah merasa kali "
" Termasuk merasa kecewa kan Lex. Seperti Ellena semalem ".
DEG!
" Gue males bahas. Lanjut ke kerjaan aja kalo gitu ". Tolak Alex.
" Tumben pura-pura cuek.. elu nda tau apa semalam Ellena terpukul banget terlihat dari wajah cantiknya yang berubah bengek ". Ucap Devan asal.
" Heh bule sipit! Ellena tuh emang cantik jangan dicampur ama bengek ". Alex yang sedikit tak terima.
" Elu ternyata masih suka kan? ". Tebak Devan.
Alex terdiam. Rupanya Devan sudah memancingnya.
" Lex, gue uda pernah bilang ke elu lupakan Ellena buka hati buat yang didepan mata ".
" Maksud elu? ".
" Elu bakal nyesel setelah tau yang sebenarnya ".
" Kau tidak sedang membahas Rachel kan Dev? ".
" Kalo iya kenapa? ".
" Bukankah dia tak seburuk wanita j***** yang sering bersamamu ".
" ckkk ". Alex berdecak.
" Dia itu sama seperti wanita-wanita j***** diluaran sana ".
" Kau salah. Rachel memang benar-benar korban. Ayahnya memang sengaja menjualnya ".
" Kau sekarang pintar berbohong Dev.. ". Alex sambil bertepuk tangan.
Devan lalu mengambil sebuah berkas mengenai Rachel yang didapat Zacklee dari Dewa anak buahnya.
Semalam setelah kejadian tak mengenakan itu. Zacklee, Shandy, Revan dan Devan membahas persoalan Rachel yang mencintai Alex.
Hari itu, Zacklee yang diminta tolong oleh Rachel untuk mempertemukannya dengan Alex, Zacklee bisa melihat jelas ketulusan cintanya kepada Alex. Sayang cinta itu bertepuk sebelah tangan karena Alex masih mencintai Istrinya. Akhirnya mereka berempat sepakat agar Alex bisa bersatu dengan Rachel. Tugas paling berat memang dibebankan kepada Devan karena seringnua pertemuan mereka di Kantor maupun luar Kantor.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya gesss! 🙏😘