
Happy Reading..
Kusadari,
Akan sulit bagimu untuk menjadi seperti yang ku mau.
Begitu pun aku.
Namun cinta bukan hanya terbangun dari kesamaan saja.
Bahkan perbedaan sering kali menjadi sarana membentuk rasa nyaman di dalamnya.
Aku mencintaimu apa adanya,
Tanpa harus mengada-ada.
......................
Alex terus teringat kata-kata Devan. Bagaimana hubungannya dengan Rachel.
"Bagaimana acara besok?" tanya Ellena kepada Alex.
"E_ sudah 100% persiapannya. Kau cepatlah sehat agar bisa mengikuti acara besok" sahut Alex dengan tertawa.
"Aku sudah tak sabar ingin segera berlari menyusul kesana" ucapnya terkekeh.
"Jangankan berlari, aku siap untuk menggendongmu" celetuk Alex.
"Kalau kau menggendongku siap-siap suamiku akan menuntutmu" sahutnya.
Mereka berdua tertawa bersama.
"Ka, apa rencana kaka selanjutnya?" tanya Ellena.
"Rencana, rencana apa?" tanya Alex.
"Ka, jangan menggantung perasaan orang lain. Sunny sangat membutuhkanmu. Buatlah keluarga yang utuh demi Sunny" ucap Ellena.
Alex terdiam mencerna apa yang diucapkan Ellena.
"Apa yang harus aku lakukan Ell?" tanya Alex.
"Kau hanya perlu memberi keluarga yang utuh untuk Sunny" ucap Ellena.
"Jika itu membuatmu bahagia, aku akan melakukannya" sahut Alex.
"Bagaimana bisa kau hanya mengikuti ucapanku Ka?" tanya Ellena bingung.
"Karena aku sudah tak mempunyai arah dan tujuan" ucapnya.
"Ka... , maafkan Ellena" ucap Ellena yang menyadari semuanya.
"Aku salah sudah membuatmu berharap kepadaku".
" Tak perlu meminta maaf, aku yang sudah lancang memaksamu untuk mencintaiku" sahutnya.
"Aku yakin Rachel pasti mampu membuatmu melupakan rasa cintamu terhadapku Ka" ucapnya.
"Aku belum yakin Ell" ucap Alex ragu.
"Apa yang membuatmu ragu Ka?" tanya Ellena.
"Aku tak mencintainya Ell" ucap Alex lirih.
"Ka, cinta itu bisa mengalir kapan saja. Cobalah untuk menyisakan ruang untuk Rachel" ucap Ellena pelan.
"Kau pasti bisa mencintai Rachel" ucap Ellena.
Ceklek,
"Lex, kau disini?" tanya Zacklee yang baru masuk.
"Sayang, gimana keadaanmu?" tanya Zacklee sambil mengecup kening dan bibir istrinya.
"Aku baik sayang," Jawab Ellena.
"Sudah lama kau disini?" tanya Zacklee kepada Alex.
"Kau sepertinya takut denganku Zack" sindir Alex melihat kekhawatiran Zacklee.
"Aku percaya istriku. Dia tak akan berpaling dariku" ucapnya sambil menggenggam jemari Ellena.
Alex tersenyum dia bahagia karena Zacklee sangat menyayangi Ellena.
"Jaga dia selalu Zack, gue percaya elu" ucap Alex.
Mereka bertiga melewati malam dengan bercanda saling melepas rindu persahabatan yang sempat merenggang. Mengikhlaskan takdir yang sempat mempermainkan hubungan mereka.
"Ell, gue pamit dulu" pamit Alex.
"Salam buat Rachel dan Sunny Ka, " ucapnya yang langsung Alex mengangguk.
"Zack, gue balik jaga mimpi gue dengan baik" canda Alex yang langsung mendapatkan tloyoran dari Zacklee.
"Sayang, kau segeralah tidur ini sudah larut malam" ucap Zacklee setelah mengantarkan Alex keluar.
"Kau ingin menggodaku sayang? aku sudah menahan selama empat hari empat malam dan kau ingin meruntuhkan pertahananku" sindir Zacklee.
"Sayang..., jangan mulai deh. Aku hanya ingin tidur dalam pelukanmu, apa kau tak mau?" tanya Ellena mode cemberut.
"Aku bercanda sayang, kau tidurlah aku akan memelukmu dan calon baby kita"
"Sayang, baik-baik di perut Mommy ya" Zacklee beralih berbicara sambil mengelus perut Ellena.
Mereka berdua akhirnya tertidur dengan Zacklee memeluk istrinya diatas ranjang yang ukurannya tak begitu besar.
Ceklek,
"Ma, emangnya tadi__" belum sempat Albert melanjutkan ucapannya, Trias segera menyuruhnya untuk tidak berisik.
"Ssssttt!" Trias menyuruh Albert untuk tak berisik dan menunjuk dengan dagunya pemandangan apa yang dilihatnya.
"Mereka sungguh menggemaskan ya Pa.., " ucap Trias melihat Zacklee dan Ellena sedang tidur dengan berpelukan.
"Papa bahagia melihat mereka bahagia Ma.., kita tahu perjalanan mereka seperti apa dan sekarang mereka bisa membuktikan kekuatan cinta mereka" ucap Albert.
"Mama juga sangat bahagia Pa, Mama yakin Riska dan Malik juga bahagia melihat Ellena dan Lee bahagia" sahut Trias.
"Ma, sebaiknya kita tinggalkan mereka dulu" ajak Albert.
"Papa benar, sebaiknya kita tak mengganggunya" Trias mengikuti ajakan suaminya.
**
"Bagaimana, semuanya sudah di cek?" teriak Alex dari atas stage.
"Beres Bos" teriak Devan.
"Lex, elu sudah melihat Lee?" tanya Shandy.
"Gue belum melihatnya Shand, mungkin Ellena sedang menahannya" ledek Alex sambil terkekeh.
"Sial! anak itu. Elu benar Lex pasti adik gue yang sudah menahannya. Gue akan menghubunginya sekarang" ucap Shandy sambil menekan nomor kontak Zacklee.
"Lee, kemana saja elu? acara akan segera di mulai elu malah masih enak-enakan sama adik gue" cibir Shandy.
"Gue ga mau tahu elu kudu sampai disini sepuluh menit dari sekarang" sahut Shandy kemudian segera menutup panggilannya.
"Kejam sekali elu Shandy, sepuluh menit itu waktu yang ga sebentar" ucap Alex terkekeh.
"Lex, dari kemarin gue ga lihat Aldo. Apa kau mengetahuinya?" tanya Shandy.
"Entah Shand, gue ga begitu memperhatikan dia" ucap Alex.
"Gue kemarin ga sengaja lihat dia makan siang bersama Rachel dan Zaskia" cerita Shandy.
"Rachel dan Zaskia? jangan bilang kalo dia mencari info tentang Ellena" curiga Alex.
"Aku juga berpikiran sama denganmu Lex" ucap Shandy yang berpikiran sama.
"Tuan bos, para tamu undangan sudah mulai tiba. Apa kau tak mau menyambutnya bersama Nyonya bos?" tanya Zaskia yang menemukan Shandy.
"Clara sudah didepan?" tanya Shandy.
"Sudah daritadi Tuan Bos, apa kalian sedang bermarahan?" sindir Zaskia.
"Apaan bermarahan, aku dan istriku saling mesra. Ngaco kamu!" elak Shandy.
"Tuan bos tuh selalu bisa menutupi permasalahan Rumah tangganya, Nyonya bos aja baru cerita kalo Tuan bos sedang melupakan anniversary perkawinan kalian" celetuk Zaskia diiringi gelak tawa.
"Makanya Tuan bos, jadi pria jangan angkuh-angkuh, romantis dikit napa.., " sindir Zaskia.
"Nih bocah mulutnya ga bisa di rem apa" keluh Shandy kemudian meninggalkan mereka berdua dengan tawa mengejeknya.
"Pria galak, apakah diantara geng kalian hanya Tuan bos saja yang ga ada sisi romantisnya?" tanya Zaskia dengan kedua tangan berada di pinggang.
"Dia begitu payah dalam menaklukkan hati wanita" ejeknya.
"Kau salah, diantara geng kita yang paling angkuh tuh Kaka elu" sahut Alex.
"Kaka gue? maksudnya?" tanya Zaskia butuh penjelasan.
"Kaka elu jauh lebih angkuh dari yang lain, asal elu tahu Kaka elu bisa romantis ilmu dari gue" ucapnya membanggakan dirinya.
"Kalo bukan ilmu dari gue sampai sekarang Ellena tak akan pernah jatuh cinta padanya" cibirnya.
"Ah, tak mungkin ini pasti akal-akalannya Kaka supaya bisa mendapatkan hati Kaka Ipar.., " tolak Zaskia.
"Tanpa gue akalin juga Kaka Ipar elu ga bakal milih gue, karena yang dia cinta cuma Kaka elu" ucap Alex terkekeh.
"Ceritanya patah hati nih?" sindir Zaskia.
"Bisa dibilang begitu" sahut Alex.
Kemudian mereka berdua menertawakan ucapan mereka masing-masing
Bersambung..