What I Think

What I Think
Penculikan si Kembar F 2



🍃🍃


Dewa yang mendapat perintah dari Zacklee untuk membawa si Kembar jauh - jauh dari kota ini sedikit membuat hatinya tak yakin. Pasalnya dia yakin sekali jika wajah si Kembar sangat mirip dengan bosnya.


Dewa memperhatikan kembali si Kembar dari kaca mobilnya.


" Om!! ". Teriak Felix dan Fiona yang melihat mobil yang ditumpanginya tiba - tiba dihadang seseorang yang tidak dikenal.


Dewa dengan cepat memberhentikan lajunya.


" ini tak Ada dalam rencana.. siapa mereka? ". Gumam Dewa melihat segerombolan manusia yang mulai mendekati mobil Dewa.


" ka.. Fio takut ". keluh Fiona yang melihat banyak orang sedang mengepung mobil Dewa.


Salah seorang dari mereka menggedor - gedor kaca mobil Dewa dengan kasar. Dewa segera mengirim chat kepada bosnya.


" Bos, kita dikepung ".


Dengan kasar segerombolan orang itu menggedor kaca mobil hingga retak. Jadi mau tak mau Dewa harus keluar menghadapinya.


" Kalian tetap disini ". Pesan Dewa kepada Felix Dan Fiona yang langsung dipatuhi oleh keduanya.


Dewa membuka pintu mobilnya sayang segerombolan orang tak dikenal itu langsung menghujaninya dengan banyak pukulan. Dewa yang hanya sendirian tak mampu melawan banyaknya musuh didepannya.


Dewa yang sempat membalas pukulan mereka tak kuat karena saking banyaknya musuh yang tak di ketahui asal usulnya.


Dewa terkapar, matanya sempat melihat Felix dan Fiona dibawah oleh segerombolan orang tak dikenal itu, bahkan suara teriakan Felix Dan Fiona terdengar jelas, tapi kembali lagi Dewa sudah kehilangan kesadarannya.


***


Zacklee terbangun dari tidurnya. Dia memegang kuat kepalanya yang pusing akibat minum - minumannya semalam. Untung saja Ada Pak Amrin security Kantor yang melihatnya. Karena Pak Amrin bingung akhirnya dia membawa Zacklee ke Kantor ruangan Zacklee yang sudah terfasilitasi ruang istirahat. Dia sedikit teringat pertemuannya dengan Alex semalam, Zacklee kembali mencengkeram sprei mengingat Alex yang berani mengatakan jika Ellena lebih memilihnya.


Kemudian Zacklee segera mengambil ponselnya memastikan apakah Dewa sudah melakukan yang di perintahnya. Zacklee terhentak saat membaca pesan Dewa jika dirinya dikepung.


" Siapa yang berani berurusan dengan Zacklee Mahendra? ". Gumam Zacklee .


Zacklee kemudian balik menghubungi Dewa, tapi orang lain yang menerima panggilannya.


" Dewa kau dimana? "


" Maaf, dengan keluarga Pak Dewa ? ".


" Ini siapa? dimana Dewa ".


" Maaf Tuan, Pak Dewa mengalami luka tusuk di perutnya. Seorang Tukang ojol membawanya kemari ". Ujar seorang pria menjelaskan.


" Dimana Dewa sekarang ". Sontak Zacklee sangat terkejut, seorang Dewa bisa kalah. Siapa sebenarnya seorang yang menusuk Dewa.


" Rumah Sakit B ".


Zacklee menutup panggilannya dan segera ke Rumah Sakit B. Tapi sebelumnya Zacklee mandi untuk menghilangkan bau Alkoholnya.


Zacklee sampai ke Rumah Sakit, Dewa yang baru saja selesai ditangani dipindahkan ke ruang rawat setelah kondisinya normal. Untung luka tusuk Dewa tidak dalam.


" Bos ". Suara Dewa masih terbata.


" Siapa yang melakukan ini? apa kau mengenalnya? "


" Tidak bos. Jumlah mereka sangat banyak dan mereka semua menggunakan penutup kepala. Jadi Aku tak bisa mengenalinya ".


" Terus, gimana dengan si Kembar? ". Zacklee teringat tujuannya menyuruh Dewa.


" Mereka semua membawanya bos. Maaf Aku tak bisa merebutnya ".


" Baguslah ".


Dewa tak menyangka jika Zacklee akan menjawab dengan tenang.


" Bos, sebelumnya Aku minta maaf karena ini sedikit menyinggungmu ". Dewa mulai memberanikan diri berbicara soal si Kembar.


Zacklee menunggu Dewa melanjutkan pembicaraannya.


" Felix dan Fiona mereka sangat mirip denganmu bos. Apa bos tak memiliki Feeling apapun? ".


" Karena Aku juga baru mengetahui jika nama mereka terdapat nama bos juga dibelakangnya ".


" Maksudmu! ". Zacklee memicingkan sebelah matanya.


" Sorry bos sebelumnya, Felix Januar Mahendra dan Fiona Aghista Mahendra. Apa Nona muda tak salah memberi namamu jika mereka adalah putra putri Tuan Alex ". Lanjut Dewa yang baru mengetahui info ini dari anak buahnya sebelum dikepung.


" Maaf bos, bukan maksudku lancang mencari bukti ini diam - diam. Tapi Aku hanya tak tega dengan Nona muda saat mencari si Kembar di sekolah kemarin ". Dewa lalu menundukkan kepalanya.


Perasaan Zacklee semakin tak karuan setelah Dewa memberitahunya nama lengkap si Kembar. Kini hatinya diliputi kecemasan serta penyesalan. Ucapan Dewa benar apakah Ellena salah memberikan namanya kepada si Kembar jika mereka anak Alex. Zacklee keluar dengan berjuta pertanyaan dipikirannya.


Drrrttt.. Drrrttt..


" Mam.. "


" Cepat lah kesini, Ellena mencarimu ".


Trias lalu menutup panggilannya begitupun dengan Zacklee dia terasa amat bersalah dengan Ellena karena sudah mengira dia berselingkuh dengan Alex.


Drrrttt... drttt...


No. tak dikenal ( Gumam Zacklee )


" Apa kabarnya Lee? ". Suara seseorang misterius yang berhasil membawa anak kembarnya.


" Siapa kau? kenapa kau menculik anak - anakku ". Zacklee menjawab dengan geram.


" Bukannya kau ingin membuangnya? Ha.. Ha.. Ha ". Tawa pria misterius itu membuat Telinga Zacklee seketika berdenging.


" Sedikit saja kau menyentuh anak - anakku, Aku pastikan kau tak akan hidup ". Ancam Zacklee tapi tak dihiraukan Pria misterius.


" Coba saja kalau kau bisa, Aku pastikan kau tak akan pernah bertemu mereka selamanya, kecuali kau membebaskan asetku beserta Tasya ".


" Besok siang di pulau E bawa semua yang Aku ingin kan. Jika tidak jangan harap bocah - bocah ini tersenyum kembali. Ha.. Ha.. Ha.. ". Pria misterius yang tidak lain tidak bukan adalah Tuan Attar segera menutup panggilannya.


" BRENG***!! ". Zacklee mengumpat kesal. Kini dirinya merasa sangat bersalah karena sudah mengira Felix dan Fiona anak Alex. Zacklee mengusap wajahnya berkali - kali.


*** Kediaman Albert dan Trias.


Ellena serta rombongannya sampai ketempat Albert sesaat Felix dan Fiona pergi bersama Dewa.


Ellena segera berlari memanggil kedua anaknya.


" Felix.. Fio.. ini Mommy nak.. kalian dimana Nak? ". Ellena terus saja memanggil anak kembarnya.


" Nona muda kembali ". sapa seorang kepala pelayan yang bahagia melihat Ellena.


" Bi.. dimana Mama dan Papa? ". Ellena yang masih menangis meminta kepala pelayan memanggilkan Albert dan Trias. Tapi sang pemilik Rumah sudah mendengar suara Ellena.


" Cantik ". Panggil Trias yang merasa bermimpi bertemu nenantunya setelah 7 Tahun menghilang.


" Mamaaa ". Ellena berhambur memeluk Trias dengan tangisnya.


" Mama selalu yakin suatu hari kau pasti kembali ". Trias memeluk Ellena, haru bahagia hari ini membuat Trias bersemangat untuk melanjutkan hidupnya.


" Ellena ". Albert memanggil menantunya dengan air mata yang tak tertahan pula.


" Pa_pa .. maafkan Ellen Pa ". Ellena benar - benar merasa bersalah dengan terjadi saat ini. Andai dulu dia mau menunggu Zacklee dan tidak memutuskan untuk pergi maka semuanya tidak akan terjadi.


" Pa.. Ma.. dimana Felix dan Fiona? ". Ellena yang teringat tujuannya kemari.


" Berarti benar Felix dan Fiona cucu kami? ". Trias memastikan kecurigaannya.


Ellena mengangguk membenarkan ucapan Trias.


" Maafkan Ellen Mam.. karena harus menyembunyikan ini semua. Tolong jangan salahkan Ka Alex.. Aku yang memaksanya untuk menyembunyikan ini semua ". Sebelum semua mengalahkan Alex, Ellena lebih dulu menceritakan yang sebenarnya.


" Cantik.. Mama bisa mengerti posisimu saat itu. Mama berpikir bagaimana bisa kau membesarkan kedua anak Kembar itu dengan tumbuh kembang yang baik. Meski salah satu diantara mereka memiliki watak sama persis dengan Zacklee ". Trias kembali menggenggam tangan Ellena.


" Mereka satu - satunya harta yang lu punya saat itu Mam.. Pa.. jadi Aku harus kuat melindunginya ". Jawaban yang sangat haru dari Ellena. Ellena benar - benar bertanggung jawab dengan kedua anak kembarnya.


" Mengenai mereka memanggil Ka Alex dengan sebutan Papa, Karen saat itu awal mereka berbicara adalah kata Papa. Jadi Aku tak bisa menolak saat mereka memanggil Ka Alex dengan sebutan Papa ".


" Maafkan Aku juga Om dan Tante. Aku sangat menyesal telah membuat kalian semua khawatir ". Sahut Alex yang ikut meminta maaf.


" Terimakasih Lex sudah menjaga menantu dan cucuku dengan baik ". Albert memeluk Alex.


" Dimana anak - anakku Mam.. Pa.. ". Ellena teringat lagi dengan anak kembarnya.


" Dewa sudah mengantarkannya pulang ke Rumah kalian ". Jawab Albert.


Alex kemudian menghubungi orang - orang Rumah, tak Ada satupun dari mereka yang melihat Dewa datang bersama Felix dan Fiona.


" Dewa belum sampai ". Ucap Alex selesai menghubungi orang - orangnya.


" Dewa di Rumah Sakit ". Suara Zacklee yang baru datang dengan wajah cemas. Zacklee lega melihat wanitanya berada di Rumah nya saat ini. Ellena yang masih diam tak berani menoleh kearah Zacklee. Sedang Zacklee terus saja memandanginya.


" Kalau Dewa di Rumah Sakit, berarti Felix dan Fiona...??? ". Shandy menerka - nerka.


" Katakan yang sebenarnya Lee, dimana Felix dan Fiona? ". Shandy yang mulai panik.


Ellena mulai memperlihatkan wajahnya Dan menoleh kearah Zacklee. Wajah yang sangat Zacklee rindukan 7 tahun yang lalu masih sama seperti dulu tak Ada perubahan sedikitpun.


" Dimana anakku Ka? ". Ellena akhirnya mengeluarkan suaranya. Feeling keibuannya semakin terasa saat Zacklee menatap matanya.


" Felix dan Fiona diculik ". Ucap Zacklee getir mengucapkan ini.


Semua yang dilihat Ellena berasa terbang, otak dan hatinya bersatu menahan kecemasan yang menjadi Feeling nya. Ellena terjatuh untungnya Zacklee cepat menangkap tubuh Ellena yang pingsan. Semuanya terlihat panik, Zacklee segera mengangkat Ellena kedalam Kamarnya. Ellena terlihat pucat dan lemas karena tak ada asupan apapun yang masuk ketubuhnya dari semalam.


Albert dengan cepat menghubungi dokter keluarganya. Tak menunggu lama dokterpun tiba dan segera memeriksa kondisi Ellena. Zacklee terus saja berada disamping Ellena menggenggam erat tangannya yang sesekali diciumnya.


" Sayang bangun.. maafkan Aku ". Zacklee yang menyesali perbuatannya tak henti - hentinya meminta maaf kepada Ellena.


" Tak perlu khawatir Tuan.. Nyonya muda hanya kecapekan, ini sudah saya kasih suntikan multivitamin agar kondisinya pulih kembali ". Ucap seorang Dokter yang selesai memeriksa Ellena. Dokter itu lalu berpamitan kepada Zacklee. Sedang Zacklee terus menatap wanita di hadapannya yang terbaring lemah.


Diluar Kamar Zacklee, mereka semua menerka - nerka siapa orang yang menculik Felix dan Fiona. Apa latar belakang mereka menculiknya.


" Rev, apa kau sudah menghubungi Dewa? ". Tanya Shandy.


" Hem.. Dewa bilang mereka semua menggunakan topeng, jadi tidak terlihat siapa yang sudah menyerangnya ". Jawab Revan.


" Apa Zacklee memiliki musuh selain Aku? ". Tanya Alex yang membuat semuanya terhenyak dengan ucapan Alex.


" Bagaimana bisa kau mengatakan jika kau musuhku sedang Aku berutang segalanya padamu? ". Zacklee yang datang memberi jawaban yang membuat semuanya terbengong.


" Lex, maaf kalau Aku sudah mengira kau merebut Ellenaku. Terimakasih sudah menjaganya dan kedua anakku ". Zacklee memeluk Alex yang berdiri mematung.


" Alhamdulillah.. kita kompak lagi dan seterusnya akan seperti ini ". seru Devan yang tak menyangka jika Zacklee akan lebih bijak.


Ke lima Geng Cassanova itu berpelukan Dan saling memukul seperti kebiasaan kocak mereka.


" Siapa kira - kira yang menculik Felix Dan Fiona? ". Tanya Marcel yang masih penasaran.


" Tuan Attar. Dia memintaku bertemu di pulau E bersama Tasya dan aset - asetnya yang sudah kita sita ". Jawab Zacklee.


" Apa!! ". Ucap mereka bersamaan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Up.. Up.. teros....


Like, Vote, Comment juga teros pastinya 😜


Biar othor Sumangat 45💪