
Hanya dirimu yang selalu terukir didalam hatiku, abadi dan tak kan pernah terganti
hanya kaulah cinta dalam hidupku,
Meskipun langit tlah memisahkan cinta kita,
aku kan selalu untukmu, cintamu akan selalu bersemi di hidupku,
🎼🎼Rossa - Cinta dalam hidupku.
Lagu yang diputar Ellena pagi hari membuat dirinya meyakinkan jika Zacklee tak mengulangi kesalahannya lagi. Sebenarnya Ellena sangat takut sekali dengan peristiwa yang menimpanya tujuh tahun yang lalu.
"Sayang," panggil Zacklee sambil memeluk istrinya dari belakang.
"Kau mengangetkanku Ka" ucap Ellena.
"Apa yang kau pikirkan sayang?" tanya Zacklee sambil mengecup tengkuk leher Ellena.
"Ka.., ah.. " desah Ellena karena Zacklee masih meneruskan aktivitas mencium tengkuk leher Ellena.
"Ka, Emmmph.. " kali ini Ellena menggigit bibir bawahnya karena Zacklee sedang membuat tanda kepemilikan disana.
"Ka, sudah" ucap Ellena lagi.
"Aku tak akan menghentikan aktivitasku sebelum kau menceritakan yang kau pikirkan" dan lagi-lagi Zacklee membuat Ellena semakin meracau.
Zacklee yang sudah menahan keinginannya membalikkan tubuh istrinya kemudian ciumannya beralih ke bibir sang istri. Mereka saling menikmati penyatuan bibir yang mengawali pagi cerah menjadi panas.
Kali ini Zacklee sudah berhasil menanggalkan pakaian istrinya, digendongnya sang istri keatas ranjang ala bridal style. Diturunkannya perlahan tubuh Ellena lalu kembali Zacklee meratakan tanda kepemilikannya di tempat-tempat favoritnya.
Setelah puas meratakan tanda kepemilikannya Zacklee mencium perut rata sang istri.
"Sayanya Papa jangan kaget ya" ucapnya sedikit terkekeh.
Ellena yang mendengar merasa malu dan menarik ujung Kepala suaminya.
"Apa kau sedang izin dengannya?" tanya Ellena.
"Aku menginginkannya sayang, bolehkah kau memberiku izin? aku akan bermain dengan pelan" ucapnya membuat Ellena tersenyum dan akhirnya mengangguk samar.
Zacklee yang mendapat kesempatan itu, tak menyia-nyiakannya dengan segera dia menuntaskan agar sesuatu yang berat di Kepalanya bisa kembali ringan.
Zacklee mulai merambati tubuh istrinya dengan kecupan lembutnya, tangannya dengan terampil menelusuri seluruh tubuh istrinya, setelah itu dia memainkan sesuatu yang kenyal yang menjadi tempat favorit para baby. Setelah puas di tempat itu Zacklee telah siap membobol pertahanan lawan dengan pelan. Setiap hentakan yang dia buat sangat hati-hati takut jika menyakiti sesuatu yang didalam.
Dengan gerak berirama seimbang, Zacklee dan Ellena berhasil mencapai puncak nirwana bersamaan. Kemudian Zacklee menjatuhkan tubuhnya di samping sang istri. Di liriknya wajah sang istri yang kelelahan beserta peluh yang berada di setiap tubuhnya, Zacklee benar-benar mengerti jika istrinya sangat menikmatinya.
"Sayang, apa ada yang sakit?" tanya Zacklee kepada Ellena.
Ellena menggelengkan kepalanya. Dia langsung memeluk tubuh Zacklee dengan erat. Zacklee pun membalas pelukan Ellena dengan erat juga.
"Sayang, apa yang kau pikirkan?" tanya Zacklee mendengar suara serak tangis Ellena didalam pelukannya.
Zacklee kemudian mengendurkan pelukannya, menangkup wajah kemerah-merahan Ellena akibat menangis.
"Sayang, percayalah padaku. Aku akan selalu ada bersamamu, anak-anak kita hingga ajal menjemputku" ucap Zacklee seakan mengerti apa yang sedang di pikirkan oleh istrinya.
"Aku hanya takut kau mengulanginya kembali, apa perasaanku salah? " sahut Ellena mengungkapkan isi hatinya.
"Sayang, aku sangat sangat sangat mencintaimu. Aku sendiri sudah berjanji tak akan sedetikpun meninggalkanmu. Ingat Sayang, sekarang ada si kecil di rahimmu. Aku tak mau melewatkan masa bersama dia seperti yang sudah-sudah. Cukup aku menyesal tak mendampingi kehamilan Felix dan Fiona. Kali ini aku benar-benar tak mau melewatkannya" ucapnya sambil menyeka air mata Ellena dan mencium keningnya.
"Sudahlah, jangan terlalu banyak menangis tak baik untuk calon baby kita. Aku akan menyiapkan air hangat untukmu" imbuhnya.
Zacklee kemudian beranjak dari tempat tidurnya menuju Kamar mandi menyiapkan air hangat untuk sang istri. Setelah selesai, Zacklee kembali membopong tubuh istrinya ke Kamar mandi, di bantunya Ellena untuk membersihkan tubuhnya. Zacklee sangat hati-hati sekali. Dia benar-benar ingin memberikan yang terbaik untuk sang istri dan calon babynya.
Setelah selesai Zacklee dan Ellena segera turun kebawah untuk menikmati sarapan pagi bersama kedua anak kembar mereka Felix dan Fiona.
"Mommy habis menangis? tanya Fiona yang memperhatikan wajah Ellena sedikit sembab.
"Sayangnya Papa, Papa sangat mencintai Mommy dan kalian" ucap Zacklee menjelaskan.
"Papa benar sayang, Mommy hanya kurang tidur" kilah Ellena.
"Felix, Fiona..., " panggil Nick dan Nathan yang baru datang bersama Revan dan Dhea.
"Kalian, pagi-pagi mau ngapain? mau ikut sarapan bareng?" sindir Zacklee.
"Lebih dari itu, gue mau nitipin duo N berangkat sekolah bareng duo F" ucap Revan.
"Iyup betul! karena kita kesini mau ngomongin hal yang penting" ucap Dhea serius.
Lalu mereka mendorong kursi makan untuk di dudukinya. Dhea lalu ikut mengambilkan sarapan untuk suami dan anak kembarnya.
"Gaji elu, gue potong Rev" sahut Zacklee yang kesal.
"Ka tampan jangan seenaknya memotong gaji suamiku, setelah ini kau aku yakin Kakak bakal memberi bonus besar kepada suamiku" ucap Dhea dengan pedenya.
"Hai Nick, " sapa Ellena disamping Nick.
"Hai princess" balik sapa Fiona.
Felix dan Nathan hanya focus dengan sarapannya. Selesai sarapan, keempat bocah kembar itu berpamitan untuk berangkat ke Sekolah diantar oleh Leha dan sopir pribadi Zacklee.
"Rev, berkas gue udah elu bawa kan?" tanya Zacklee.
"Noh..," sambil menyodorkan tumpukan berkas.
"Gue saranin elu jaga Ellena baik-baik Zack" ucap Revan.
"Maksudnya?" tanya Zacklee yang belum faham.
"Jaga Ellena agar tak sakit hati seperti dulu" pesan Revan.
"Gue ga paham yang elu omongin" sahut Zacklee.
"Ka, sebelumnya aku minta maaf karena sudah membuat kekacauan di Kantor Kakak kemarin. Aku hanya bermaksud melindungi Rumah tangga kalian" sahut Dhea.
"Emangnya ada apa Dhe?" tanya Ellena selesai membawakan teh hangat untuk mereka .
"Harus berat aku ceritakan" sahut Dhea.
"Kemarin saat kalian sedang berselisih paham, aku dan semuanya berkumpul di ruang Kaka. Betapa terkejutnya kita saat mengetahui jika Reyna menyukaimu Ka" ucap Dhea menceritakan semua kejadian disana.
Zacklee menoleh kearah Revan dan Revan mengangguk membenarkannya.
Ellena yang mendengar berita itu terduduk di Sofa ruang tamu. Sepertinya feelingnya benar jika ada wanita yang menyukai suaminya.
"Kalian harus berhati-hati dengan dia. Terutama kau Zack. Karena dia sangat menginginkanmu" pesan Revan kembali.
Zacklee kemudian menoleh kearah Ellena,
'Kau harus percaya denganku sayang. Aku akan membuktikannya padamu agar kau tak pernah merasa ragu kepadaku' batin Zacklee.
"Bawa aku menemui Reyna Dhea" ucap Ellena yang membuat semuanya terkejut.
......................
Terimakasih para pembaca setia Author🙏
Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..
LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹