
🍃🍃
" Kau jahat Ell tak memberitahuku ". Ucap Dhea kesal.
Ellena pura - pura cuek dia masih asyik bermain dengan Baby twins Nick dan Nathan.
" Apa semalam kau dan Ka tampan sudah__ ". Dhea menyatukan jari telunjuk kanan kirinya membuat suatu kode rahasia pasutri.
Pertanyaan Dhea membuat Ellena menoleh dan tersenyum lalu menggeleng.
" Apa? Kalian belum melakukannya? Bukannya itu sah - sah Saja kalian sudah resmi menikah ". Ucap Dhea sedih.
" Aku belum memutuskannya ". Jawab Ellena cepat.
" Hei kawan apa kau tak berkeinginan membuatkan teman untuk Nick dan Nathan? ".
" Belum terpikirkan. Aku masih mau menikmati kebersamaan kita ". Ellena memandang kearah pria diujungnya dengan tersenyum dan pria itu membalasnya dengan senyuman pula.
" Terserah kau kawan.. Yang pasti Aku bahagia melihat kau akhirnya juga bahagia ". Dhea memeluk sahabatnya.
" Kalian curang berpelukan tanpa Aku ". Clara yang baru datang membawakan cemilan dan minuman.
" Ouughh.. Kita pelukan bertiga ". Mereka bertiga berpelukan bahagia.
" Clar, kau baik - baik saja wajahmu terlihat pucat ". Tanya Dhea yang menyadari wajah pucat Clara.
" Aku tak apa - apa hanya kelelahan ". Jawab Clara.
" Apa Shandy yang membuatmu kelelahan? ". Bisik Dhea yang masih terdengar Ellena.
" Ya begitulah dia selalu menyiksa tidur malamku ". Ucap Clara keceplosan rahasia ranjangnya.
Dhea melingkarkan mata dan mulutnya. Tak menyangka jika Shandy lebih doyan begadang ketimbang suaminya.
Ellena memicingkan sebelah matanya,
" Aiiiissshh... Aku akan memukulnya habis - habisan supaya tidurmu tak terganggu malam ini Clara ". Ucap Ellena menatap kesal kearah Kakanya.
" Hehe.. Kau tak perlu seperti itu Ellena ". Dhea menepuk bahu Ellena pelan.
" Kenapa? Bukannya Kakaku mengganggu tidur malamnya? ". Tanya Ellena yang belum mengerti. Sedang Clara menahan malu dengan menangkup wajahnya.
" Itu bagian cara kerja keras Kakamu untuk bisa mendapatkan seperti Chloe, Nick dan Nathan ". Dhea menjelaskan dengan gugup.
" Iiishh.. itulah mengapa Aku sangat takut ". Gerutu Ellena pelan.
****
" Rev sembunyikan soal pernikahanku dari Tasya dan soal kepergianku bersama Ellena ke Negara L . Aku yakin dia akan mencariku ". Ucap Zacklee dengan berbisik.
" Apa ini alasanmu menikahi Ellena dengan cepat? ". Tanya Revan.
" Tak hanya itu, Aku tak mau Ellena melupakan rasa cintanya terhadapku ". Ucap Zacklee menatap kearah wanita yang sudah sah menjadi istrinya.
" Zack... ". Suara panggilan Devan yang baru datang bersama Alex.
" Selamat atas pernikahan kalian yang terkesan disembunyikan ". Ucap Devan memeluk sahabatnya.
Zacklee tersenyum,
" Aku hanya melindunginya saja ,agar tak ada yang merebutnya lagi ". Zacklee tersenyum sinis melirik kearah Alex.
Shandy, Revan dan Devan mengerti yang diucapkan Zacklee.
" Kau bisa saja Zack, mana ada yang berani merebutnya darimu ". Devan mengalihkan pembicaraannya sambil terkekeh.
" Kau tak memberi selamat padaku ". Zacklee bertanya kepada Alex yang terdiam.
" Selamat atas pernikahan kalian semoga bahagia selamanya ". Ucap Alex sambil mengulurkan tangannya.
" Terimakasih Lex kau memang sahabat terbaik ". Jawab Zacklee menerima uluran tangan Alex.
Mereka berlima berbincang bersama dengan serunya. Tetapi tidak dengan Alex dia lebih banyak terdiam dan tidak banyak bicara. Matanya sibuk mencari sosok wanita yang sudah sah menjadi istri sahabatnya.
Zacklee memperhatikan gerak sikap dan mata Alex. Sakit rasanya mengingat Alex masih ada dihati istrinya. Tapi dia menyadari kalau ini juga salahnya.
Ellena, Dhea dan Clara datang ikut bergabung dengan pasangannya. Alex sangat bahagia melihat Ellena yang terlihat lebih bahagia setelah menikah. Melihat Alex memperhatikan istrinya Zacklee langsung meraih pinggang ramping Ellena dan merangkulnya. Zacklee sengaja mendaratkan ciuman dipipi istrinya dihadapan sahabatnya.
" Kau, kenapa melakukannya disini? ". Ellena protes berbisik kepada suaminya.
" Bukankah itu hal biasa yang dilakukan pasangan suami istri ". Jawab Zacklee dengan santuy.
" Kau membuatku malu ". Gerutu Ellena.
" Dan kau membuatku tak sabar memakanmu ". Zacklee tertawa kecil ditelinga Ellena dan membuat wajahnya menjadi berwarna merah.
" Pasangan romantis ". Ucap Devan yang memperhatikan sikap Zacklee dan Ellena sedang berbisik.
" Iya kan Lex ".
" Hah.. Apa? ". Alex berpura - pura tak mendengar ucapan Devan.
" Zacklee dan Ellena akhirnya mereka bersatu ". Sahut Devan.
" Ya mereka cocok ". Jawab Alex datar.
Ellena melirik kearah Alex diam - diam ,rasa bersalah memberinya harapan kepada Alex membuat hidup Alex menjadi rumit.
Zacklee yang menyadari Ellena memperhatikan Alex menggenggam tangannya. Ellena menoleh kearah Zacklee.
Selesai makan bersama , seperti biasa mereka akan kembali bercerita berbincang dan tertawa bersama.
Ellena akan mengambil cemilan tetapi langkahnya terhenti saat Alex berada dihadapannya.
" Ka Alex ". Ucap Ellena lirih.
Zacklee yang tak sengaja lewat melihat Ellena berdiri terdiam sedang dihadapannya terdapat Alex yang terdiam pula. Zacklee memperhatikan sikap mereka berdua.
" Bisa kita bicara ". Ucap Alex ragu.
Ellena terdiam bingung harus menjawab apa karena dia takut Zacklee salah paham dan menyalahkan dirinya sendiri.
Zacklee melangkah kearah istrinya memeluknya dari belakang.
" Berbicaralah dengannya sayang ".
" Tap_tapi.. "
" Aku percaya padamu. Selesaikan masalah kalian ". Ucap Zacklee getir mengizinkan Ellena berdekatan dengan Alex. Zacklee lalu melepaskan pelukannya dan meninggalkan Alex dan Ellena berbicara.
****
" Em__ terimakasih Ka ".
" Kau tahu aku sangat terkejut mendengar berita pernikahanmu, kau mempermainkan hatiku Ell ". Alex mengucapkannya getir.
Ellena menunduk menahan air mata bersalahnya.
" Haha.. Tuhan mengapa tak adil memberiku kesempatan untuk mendapatkan wanita sebaik dirimu. Mungkin Tuhan sedang menghukumku seperti yang pernah kau bilang ". Alex beralih menatap langit malam yang sedikit mendung.
Ellena mendongakkan wajahnya menoleh kearah Alex dia teringat ucapannya kala itu yang mengatakan jika Alex suatu hari akan dihukum Tuhan akibat hobynya berganti - ganti pasangan.
" Terimakasih telah hadir di hidupku Ell :.
Mata mereka bertemu saling menatap ke dalam bola mata masing - masing. Menahan perasaan yang sulit untuk mereka mengerti.
Alex kemudian mengambil kotak kecil disakunya dan memberikannya kepada Ellena.
" Apa ini? ". Tanya Ellena.
" Hadiah pernikahan kalian ".
Ellena membukanya pelan dan tertawa melihat isi kadonya.
" Gelang berlian dengan liontin berbentuk lampu Aladin ". Ellena yang heran dengan liontin itu memperhatikannya dengan jelas.
" Gosoklah lampu itu jika kau mengalami kesulitan ". Sahut Alex yang mengerti ekspresi Ellena.
" Kau sangat lucu Ka ". Ellena terus mengulas senyum dan tawa di bibirnya.
" Cantik ". Batin Alex sambil menopang kepalanya memperhatikan senyum dan tawa Ellena.
" Aku akan menggosoknya sekarang ".
" Eit apa kau sedang dalam kesulitan? ". Tanya Alex.
" Iya aku sangat kesulitan saat ini. Sulit mendapatkan teman sepertimu ". Jawab Ellena.
Alex pun terdiam karena benar - benar sudah tak ada harapan untuknya.
" Apa kau masih mau berteman denganku Ka? ".
Alex menoleh mencoba berfikir.
" Kita akan selalu berteman ". Ucapnya dengan tersenyum .
" Terimakasih Ka .. sekali lagi maafin aku sudah membuatmu terluka ". Ellena langsung beranjak pergi meninggalkan Alex yang duduk sendirian di taman Rumah Ellena.
Zacklee yang diam - diam memperhatikan Istrinya dan Alex merasa tenang karena Ellena sudah memutuskan semuanya. Zacklee pikir Ellena akan kembali luluh kepada Alex ternyata dugaannya salah.
" Hei ". Shandy menepuk bahu Alex dan menyodorkan minuman kaleng.
Alex menoleh dan menerima minuman kaleng yang diberikan Shandy.
" Malam ini tak begitu cerah, semuanya sulit untuk dijelaskan ".
Alex tersenyum sambil menyesap minuman kalengnya.
" Apa Clara tak memberimu jatah malam ini ". Sindir Alex.
" Kenapa bahas istri gue ". Protest Shandy.
" Gue baik - baik saja Shand.. tenang aja gue ga bakal bunuh diri ". Alex terkekeh.
" Gue yakin suatu saat elu bakal mendapatkan yang terbaik ". Arah pembicaraan Shandy sedikit serius.
" Gue uda berjanji pada Ellena untuk tidak kembali ketempat itu ".
" Amazing.. Ucapan Ellena sangat manjur buat elu ". Shandy ikut terkekeh.
Alex tersenyum,
\=\=@@ Kamar pengantin
" Besok kita akan berangkat ke Negara L sayang ".
" Aku harus ikut? ".
Zacklee mendekati Ellena dan menyingkap rambutnya kebelakang telinganya dengan lembut.
" Kau istriku jadi kemanapun aku pergi kau harus bersamaku ".
" Ini ga lucu.. Bagaimana dengan Restaurant? ".
" Aku akan mencarikan orang yang pandai mengelolanya ".
Ellena sedikit kesal..
" Aku ga bisa kalo harus jauh dari Mama dan Papa ".
Zacklee tersenyum ,
" Kita akan berkunjung seminggu sekali untuk menghilangkan rasa rindumu ".
" Bagaimana kalau aku merindukan Kaka - Kakaku juga si gemoy Chloe ". Ellena berusaha agar Zacklee tak membawanya jauh dari keluarganya.
Cup.
Zacklee mematuk bibir Ellena . Ellena terdiam saat Zacklee mencium bibirnya.
" Kau mau menghindariku Nyonya Mahendra? ".
Ellena menggeleng.
" Masalah Chloe kita bisa membuat yang lebih Gemoy dari Chloe ". Bisik Zacklee membuat Ellena merasa geli di Telinganya.
Zacklee kemudian merapatkan tubuhnya ketubuh Ellena, menyatukan bibirnya dengan bibir Ellena. Zacklee menciumnya dengan lembut, ********** pelan dan hati - hati. Zacklee sedikit mendorong Istrinya agar tertidur dengan menikmati ******* panas mereka.
Malam kedua yang menjadi pengganti malam pertama. Malam panjang bagi sepasang suami istri yang baru saja resmi. Akhirnya penantian Zacklee satu hari satu malam terbayar puas di malam kedua pernikahan mereka. Ellena yang terbuai dengan pesona Cinta Zacklee luluh di malam kedua. Mereka berdua melakukan pergulatan panjang yang membawanya sampai ke Nirwana.
❤❤❤
Siangya othor panas banget mau bikin yang lebih panas takut kena spam😅
Ringan - ringan aja panas nya😂
Para Readers tercinta Like, Vote, commentnya yuh🥰