What I Think

What I Think
Baby K



Happy Reading...


......................


Cukup lama Dhea dan Clara menenangkan Ellena hingga Revan menghampiri mereka.


"Sayang kau melupakanku, hanya Nick dan Nathan yang menghampiriku di depan. Kau begitu tega, apa kau tak merindukan suami tampanmu ini?" celoteh Revan kesal karena Dhea tak menemuinya.


"Satu bulan tak bertemu denganmu, kau sudah mirip emak-emak cerewet sekali" sindir Dhea.


"Wah kau kenapa harus menyamakan diriku dengan emak-emak, aku pria tulen sayang" sahut Revan tak memprotes istrinya.


Ellena dan Clara hanya terkekeh mendengar keributan pasangan suami istri tersebut, mereka lebih pantas disebut Tom and Jerry.


"Ell, aku sampe lupa mau kasih tahu hal penting. Baby K sudah keluar dari inkubator. Dokter Nana sedang mencarimu" ucap Revan sebenarnya memberitahu soal Baby K.


Ellena segera melangkahkan kakinya dengan raut wajah yang sangat bahagia. Dhea, Revan dan Clara mengikutinya dari belakang.


Trias dan Zaskia sangat bahagia melihat Baby K yang baru keluar dari inkubator. Di gendongan Trias, baby K seolah mengerti jika yang menggendongnya adalah Neneknya. Dengan mulut yang bergerak seolah mengajak bicara, Baby K membuat gemas semua orang.


"Mama, dia sangat menggemaskan. Boleh Kia menggendongnya?" pinta Zaskia.


"Mama masih ingin memeluknya, kau jangan ganggu Mama" sahut Trias yang sedang menguasai Baby K.


"Ma..," panggil Ellena.


"Ellena, kemana saja kau lihat bayimu kehausan setelah berhasil berjuang. Kau cepatlah berikan ASI untuknya. Mama tak mau melihat cucu Mama kelaparan" ucap Trias kemudian mengganti alih gendongan Baby K ke tangan Ellena.


Mata Ellena berkaca-kaca dia terus saja mencium wajah tampan bayinya yang selama satu bulan ini belum bisa di seutuhnya.


Trias dan yang lain ikut bahagia melihat Ellena sangat bahagia dengan pertemuan dirinya dan Baby K. Kemudian Ellena segera memberinya ASI dari sumbernya langsung.


"Sayang, terimakasih sudah berjuang demi Mommy dan Papa. Cup" uca Ellena sembari mengecup pipi Baby K.


Setelah selesai memberi ASI Ellena bermaksud membawa Baby K keruangan Zacklee. Saat dirinya akan memasuki ruangan Zacklee dia mendengar suara tawa Felix dan Fiona bersamaan.


Trias dan Zaskia juga heran dengan suara tawa Felix dan Fiona yang riang. Dibukanya pintu perlahan, Ellena terkejut melihat pria yang betah tertidur terbangun dengan senyuman yang sangat dirindukannya.


"Mommy...," panggil Felix dan Fiona bersamaan.


Ellena masih terpaku ditempat dia berdiri sambil menggendong Baby K. Zacklee terbangun dari tidur nyenyaknya sekarang sedang tersenyum kearah Sang istri yang sangat dirindukannya.


"Mommy, itu adik Felix dan Fiona kah?" tanya kedua anak kembarnya.


Ellena mengangguk kemudian sedikit membungkukkan badannya memperlihatkan wajah adiknya.



"Mommy, Fiona ingin menggendongnya..," rengek Fiona.


"Felix juga Mom.., dia begitu menggemaskan" rengek Felix juga.


Ellena tersenyum, matanya menoleh kearah pria yang baru saja tersadar dari tidur nyenyaknya.


Melihat Ellena dan Zacklee saling menatap, Zaskia berjangkit menghampiri Felix dan Fiona. Digandengnya lengan mereka sembari memberi isyarat kepada keduanya. Seolah mengerti keduanya tersenyum memberi jalan untuk Mommynya menghampiri Papanya.


Air mata Ellena meleleh begitu saja dengan senyum masih berkembang. Dia tak menyangka jika Tuhan telah mendengar keluh kesahnya. Ellena semakin dekat menghampiri Zacklee.


"Sayang..," kata pertama yang keluar dari bibir Zacklee.


"Hiks... hiks... Tuhan mendengar do'aku" ucap Ellena. Zacklee segera meraih tubuh Ellena yang masih menggendong Baby K.


"Dia sudah lahir..., kau merawatnya dengan baik" Zacklee bahagia melihat sang bayi telah lahir dengan selamat.


Ellena mengangguk, tak ada lagi kata yang terucap. Rasa harus serta bahagia sedang menyelimuti hatinya saat ini. Zacklee meminta Baby K untuk di gendongnya, tetapi Ellena sedikit khawatir. Zacklee meyakinkan Ellena jika dia sudah lebih baikan.


"Oe'.. oe'.. oe'..," bukannya menyerahkan kembali ke Ellena, Zacklee sedikit menepuk-nepuk bokongnya dengan pelan. Baby K yang menangis menjadi tenang kembali.


"Kakakku kau hebat dalam menaklukkan seorang bayi rupanya" puji Zaskia.


Zacklee tersenyum, kini perhatiannya pindah ke seorang wanita dan pria paruh baya di belakang Zaskia. Ellena segera mengambil alih Baby K tetapi Zacklee menolaknya. Zacklee ingin Baby K tetap dalam pelukannya, dengan terpaksa Ellena mengalah dan gantian menghampiri anak kembarnya.


"Mama... Papa...," panggil Zacklee.


Trias menangis berhambur memeluk Zacklee dan Baby K. Begitupun dengan Albert yang baru tiba setelah mendengar kabar dari Alex mengenai Zacklee yang sudah tersadar dari komanya.


"Kenapa kau membohongi Mama?" tanya Trias sambil menjewer telinga seolah-olah sedang memarahi Lee kecil.


"Aduh Ma.. sakit Ma..," keluh Zacklee pura-pura.


"Kau sangat keras Kepala Lee, Mama tak mau kau mengulanginya lagi" ucap Trias masih dengan mode haru.


"Ma, aku malu. Mama memarahiku di depan anak-anakku" sahut Zacklee yang melirik kearah si kembar yang sedang menertawakannya.


Trias kembali memeluk Zacklee dengan bahagia


"Pa, lihat anakku sudah lahir. Aku memiliki dua jagoan dan satu princess" Zacklee membanggakan dirinya.


"Kau sangat hebat putraku" ucap Albert memeluk Zacklee.


"Kemari Ell dan cucu-cucuku...," panggil Albert. Ellena dan si kembar yang berlari terlebih dulu langsung memeluk Zacklee.


Ellena, Trias dan Albert sangat bersyukur bahagia karena Zacklee sudah tersadar dari komanya. Sekarang dia bisa berkumpul lagi dengan keluarga kecilnya.


"Apa aku harus menontonnya saja tanpa ikut dipeluk?" sindir Zaskia yang merasa terabaikan.


Zacklee memberikan kode agar Zaskia ikut memeluknya. Sembari menyeka air matanya, Zaskia segera ikut bergabung memeluk Zacklee.


"Apapun yang sedang kamu hadapi saat ini,


apapun yang sedang kamu rasakan,


apapun yang sedang kamu pikirkan ..


Mungkin sedang tidak baik,


Mungkin sangat kacau,


Mungkin sangat rumit,


aku cuma mau bilang:


Jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur!" batin Ellena merasakan kebahagiaan hari ini.


Singkat cerita, Zacklee sekarang sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Dokter Robert mengatakan jika kondisi Zacklee semakin membaik. Entah karena semangat dari orang-orang terdekatnya atau karena ada dorongan dari dirinya sendiri. Tetapi Dokter Robert belum bisa memastikan kapan Zacklee bisa kembali karena masih menunggu beberapa pemeriksaan selanjutnya.


Felix dan Fiona sudah ikut kembali ke kediaman Albert bersama yang lain. Sedang Baby K sengaja dibawa Trias pulang juga karena khawatir dengan kondisinya yang baru juga keluar dari inkubator. Ellena sendiri meminta kepada semuanya untuk menemani Zacklee semalam lagi. Dewa akan mengambil persiapan ASI sesuai jadwal yang sudah diberikan Trias.


"Sayang, maaf aku tak bisa menemanimu melahirkan" ucap Zacklee.


Ellena meraih tangan suaminya, menciumnya dan menempelkan di pipinya.


"Kau sudah memenuhi janjimu untuk mendampingiku melahirkan. Terimakasih Ka Lee.. kau mau berjuang demi aku dan anak-anak" sahutnya.


"Kusadari, akan sulit bagimu untuk menjadi seperti yang ku mau.Begitu pun aku.Namun cinta bukan hanya terbangun dari kesamaan saja. Bahkan perbedaan sering kali menjadi sarana membentuk rasa nyaman di dalamnya. Ini semua berkat cintamu apa adanya,tanpa harus mengada-ada. I love you sayang...," ucap Zacklee mendaratkan kecupannya di dahi Ellena dengan mesra.


Bersambung...