
🍃🍃
\=\=@@ Sebelumnya
" Oups, Sorry ". Zacklee yang tak sengaja masuk ke kamar Revan dan Dhea.
Revan dan Dhea terkejut mereka khawatir jika pembicaraan mereka tentang Alex dan Ellena terdengar Zacklee.
" Sejak kapan elu disini? ". Tanya Revan yang masih menampakkan wajah khawatirnya.
" Sejak telfon gue elu abaikan ". Jawab Zacklee.
Revan kemudian merogoh ponsel disakunya. Dia menepuk keningnya pelan ternyata ada sebanyak 22 kali panggilan tak terjawab.
Revan memamerkan giginya, menarik ujung bibirnya.
" Sayang bisa ambilin jus disana? ". Revan mengedip - ngedipkan matanya memberi kode ke Dhea. Revan mengerti jika Zacklee idola istrinya sejak di Kampus dulu.
Dhea tersenyum sengit, pasalnya dia ingin banget menatap wajah tampan didepannya dengan beralasan konyolnya yaitu ngidam.
" Aku ambilin minum dulu Ka. Kaka pasti haus ". Dhea melewati Zacklee namun kemudian Zacklee membuatnya berhenti melangkah,
" Dhea apa Ellena menungguku ". Ucap Zacklee.
" Emm_ pasti Ka... dia selalu menunggu Kaka ". Jawab Dhea.
" Kenapa Kaka tak pernah memberinya kabar? Kaka tau betapa tersiksanya dia, untung ada Ka Al___". Hampir saja Dhea keceplosan menyebut nama Alex didepan Zacklee. Dhea yang langsung mendapat pelototan tajam dari suaminya menghentikan ucapannya . Dhea yang sedikit ketakutan dengan cepat melewati Zacklee agar tak mendapatkan pertanyaan lagi.
" A___ siapa Dhea? ". Zacklee menoleh ingin memperjelas ucapan Dhea, tapi untungnya Dhea segera berlalu.
" Istri gue... bisa kacau ". Gumam Revan dalam hati.
Zacklee melangkah mendekati Revan yang masih gerogi.
" Ampun dah... dia malah mendekat ". Ucap Revan lirih.
" Rev, apa saja yang terjadi pada Ellena semenjak gue ga ada ". Tanya Zacklee menyelidik.
" Panjang Zack. Ellena terjebak kontrak kerja dengan Arga Corp. Elu tau kan Arga Corp ternyata milik Papanya Farel si player. MF tak bisa memutuskan kerjasamanya karena denda yang mereka minta sangat fantastis ". Revan akhirnya menceritakan persoalan MF dan Ellena untuk mengalihkan pertanyaan gara - gara Istrinya.
" Kenapa loe ga segera hubungin gue. Masalah Ellena masalah gue juga ". Zacklee geram dengan apa yang terjadi selama dirinya di negara S.
" Gimana gue mau hubungin elu. Bukannya elu sibuk ngurusin Tasya. Harusnya elu ga perlu sampai matiin ponsel sampai berhari - hari ". Suara Revan meninggi.
Zacklee terdiam, dia menyadari kesalahannya.
" Zack, sampai kapan elu berhubungan dengan Tasya. Gimana dengan Ellena? Gimana dengan perasaannya? Apa elu ga pernah mikir sedikit aja tentang perasaan dia ". Revan menunjuk kearah dada Zacklee dengan jarinya kemudian melewatinya.
" Lepasin Tasya kembalilah ke Ellena ". Ucap Revan sebelum berlalu dari kamarnya.
\=\=@@
Mulai besok kau tak perlu bekerja Cil ". Ucap zacklee sambil mengacak - acak rambut Ellena.
" Ishh.. orang aneh ". Desis Ellena kesal kemudian meninggalkannya.
" Ellena.. ". Zacklee meneriaki Ellena yang meninggalkannya kemudian berlari mengejarnya.
Alex tersenyum kecil, ada sedikit bahagia karena Zacklee kembali tetapi ada rasa sakit di ujung hatinya karena Ellena akan melupakannya sejenak.
Devan menepuk bahu Alex,
" Mr. Ice and Miss warm . Lupakan perasaanmu bro ". Ucap Devan pelan sedang Alex hanya tersenyum.
Sementara ditempat Ellena dan Zacklee.
Zacklee terus memanggil Ellena, tapi Ellena tak menoleh sama sekali. Ellena yang tak melihat langkahnya tak sengaja menyandung pot bunga disampingnya dan membuat tubuhnya kehilangan keseimbangan, hampir saja terjatuh untungnya Zacklee dengan cepat mendapat tubuhnya sehingga posisi mereka saat ini saling berhadapan.
" Mata ini.. kenapa Aku selalu lemah tiap menatap mata ini ". Batin Ellena saat ini.
Zacklee tersenyum nakal dan langsung mengecup pipi Ellena.
Ellena kemudian mendorong tubuh Zacklee.
" Kau__ ". Ellena membelalakkan mata bulatnya, dan sekarang mulutnya yang terampil sudah bersiap memberi omelan sepanjang jalan. Omelan yang selalu Zacklee rindukan, wajah menggemaskan setiap Ellena kesal, serta suara manis dari Ellena yang amat sangat Zacklee rindukan.
" Bisa - bisanya mencium sembarangan, kau tak patut melakukan itu. Bagaimana jika semua orang tau, apa yang mereka katakan tentangku ". Cerocos Ellena dengan kesal.
Zacklee tersenyum bahagia karena kekasihnya tak mendiamkannya lagi. Zacklee menutup mulut Ellena dengan jarinya. Ellena terdiam, mata mereka saling menatap dan lagi - lagi Ellena tak bisa mengontrol hatinya. Meski Zacklee mengecewakannya berkali - kali dirinya tak mampu menolak pesona Zacklee.
Zacklee menangkup wajah Ellena lembut,
" Maafin Aku Ell, Aku tau perbuatanku menyakitimu. Tapi percayalah Aku tetap seperti dulu. Tetap seperti saat pertama kali bertemu dan memutuskan untuk bersama ". Seperti biasanya ucapannya sangat menenangkan, Zacklee selalu bisa meredam perasaan kecewa dan sedih Ellena.
" Ell, tolong maafin aku ".
Kali ini Ellena luluh dengan permintaan maaf Zacklee tulus. Zacklee memeluk Ellena erat.
" Jangan lakukan ini lagi, kau membuatku frustasi ".
Zacklee terkekeh dan mengeratkan pelukannya.
" Kalian ternyata disini, acara akan segera di mulai satu jam lagi. Alex dan yang lain sudah berkumpul ". Marcel yang berhasil menemukan Zacklee dan Ellena.
" Kaka ". Ellena merangkul lengan Kakanya dengan manja.
" Kalo uda ga tahan buruan di halalin ". Sindir Marcel melirik Zacklee dan Ellena.
Ellena mencubit lengan kekar Kakanya.
" Apaan sih Ka, males ah ".
Ellena meninggalkan Marcel dan Zacklee.
Marcel terkekeh melihat tingkah adik perempuan satu - satunya.
" Terimakasih Lee, kau sudah membebaskan Ellena ". Ucap Marcel.
Sebelumnya Marcel yang sedang berbincang dengan keluarganya tiba - tiba mendapat kabar jika telah terjadi perdebatan antara Tuan Arga bersama Tuan muda Mahendra. Marcel, Malik dan Albert segera mendatangi tempat kejadian perkara. Marcel tak yakin jika itu adalah Zacklee karena setau mereka semua Zacklee sedang berada di Negara S mengurus kantor cabang barunya.
" Lee ". Ucap Albert yang terkejut melihat putranya kembali sedang berdebat dengan Tuan Arga.
Albert yang akan menghampiri Zacklee dicegah oleh Marcel dan Malik. Marcel meminta Albert untuk memantau Zacklee, dan Albert pun menurut.
Mereka mendengar keputusan yang dibuat Zacklee, demi Ellena Zacklee siap melakukan apapun.
" Sekali lagi terimakasih Lee, Kaka akan bekerja keras untuk mengganti semuanya ".
" Ka.. kita keluarga jangan memiliki perasaan yang berbeda karena sebentar lagi aku akan menjadi adik iparmu ". Zacklee tersenyum mengucap adik Ipar didepan Marcel.
" Jaga Ellena jangan kecewakan dia ".
" Baik Ka ".
\=\=@@
Aku kecewa dengannya bahkan Aku tak bisa menolak tatapan matanya. Kau sangat berbeda dengan yang lain.
Ellena merebahkan tubuhnya diatas kursi tamu.
Klek!
" Sayang kau belum bersiap? ". Tanya Mama.
" Mam, boleh Aku istirahat sebentar ". Pinta Ellena yang sedikit pusing.
" Apa yang sedang terjadi, ceritakan kepada Mama ".
" Tak ada apa - apa Mam, Ellen hanya merasa lelah dan sedikit pusing ".
" Mama perhatikan akhir - akhir ini kau selalu bersama Alex ".
" Mam, ga penting deh bahasannya "
" Sayang, Mama harap kamu tidak memberi harapan kepada Alex. Ingat Zacklee dia sangat mencintaimu, Mama dan Trias berharap kalian segera menikah sebelum ajal Mama dan Papa tiba ".
" Mam ". Ellena yang rebahan terbangun dan memeluk Riska.
" Jangan ucapkan itu lagi Mam, Ellen takut kehilangan Mama Papa ". Air matanya menetes.
Riska mengusap ujung kepala putrinya.
" Mama hanya ingin kamu bahagia.. Jangan pernah ragukan isi hatimu, karena dia tidak pernah bisa berbohong . Zacklee dan Alex mereka bersahabat jangan membuat persahabatan mereka menjadi rumit ". Ucap Mama memeluk Ellena.
⚪⚪⚪
Ngerasa nyata 😭
Maafin kehaluan author yang lagi mengalami banyak makan garam sehingga asinnya ngalahin asinnya laut😜
Apabila ada yang mengalami serupa pesan author ikuti kata hati yak😁
Ikutin kata hati you klik
LIKE, VOTE, COMMENT🥰