What I Think

What I Think
Nirwana



☘☘


"Lo.. lo sayang kita mau kemana?" menyadari Zacklee membelokkan arah, Ellena dengan cepat protes padanya.


"Aku mau menagih janjimu sayang, aku sudah tak sabar membawamu ke Nirwana" seloroh Zacklee dengan aura kemesumannya.


Zacklee menghentikan mobilnya di depan sebuah villa yang sudah lama tak dia kunjungi.


"Sayang, apa kau ingin membuat kejutan untukku?" tanya Ellena yang tak menyangka jika Zacklee akan membawanya ketempat romantis.


"Apa kau suka sayang?" tanya Zacklee merangkul bahu sang istri.


"Sangat suka sayang, ini seperti di drama-drama Korea yang aku tonton" ucap Ellena dengan girangnya.


"Apa anak kita yang memintanya?" tanya Zacklee tangannya beralih mengelus lembut perut Ellena.


Ellena memicingkan satu matanya,


"Dikit, " jawabnya.


"Kenapa dikit sayang?" tanya Zacklee.


"Karena kau belum mirip seperti abang wookie" ucap Ellena.


"Siapa abang wookie?"


"Pacar aku" ucapnya bahagia.


"Pacar? sejak kapan kau memiliki pacar lagi sayang?" ucap Zacklee terkejut karena tak menyangka jika istrinya memiliki pacar.


"Sejak aku menonton dramanya lah.. "


"Drama?" menyadari ada sesuatu yang salah Zacklee memastikannya sekali lagi.


"Tunggu-tunggu, maksudnya dia seorang aktor gitu?" tanya Zacklee.


Ellena pun mengangguk,


"Aktor mana yang sudah berani singgah dihati istriku? bakal aku bikin turun pamornya" gerutu Zacklee yang sudah menahan geramnya.


"Aktor Korea" jawab sang istri dengan dan tanpa berdosa.


Dan lagi-lagi Zacklee ingin sekali mencabik-cabik dirinya karena tak bisa membedakan antara serius atau sekedar ngidamnya sang istri.


"Sayang, lupakan tentang Wook-wook siapa itulah.. sekarang saatnya aku membawamu ke Nirwana" ucap Zacklee lalu membopong tubuh Ellena ala bridal style


"Ka Lee, turunin aku sekarang" protes Ellena.


"Bentar lagi aku turunin semua baju-baju kamu sayang" jawaban yang tak diinginkan sama sekali oleh Ellena.


Zacklee benar-benar ingin menuntaskan hasratnya dengan dalih membawa sang istri ke Nirwana .


Zacklee melakukan pemanasan ala-ala keromantisan film-film drakor atas permintaan sang Istri. Zacklee bermain dengan sangat lembut pertama sang istri memintanya menatap mata sang istri dengan dalam. Awalnya Zacklee menolak karena pemanasan itu terlalu lama, tetapi demi permintaan ngidam istrinya Zacklee akhirnya mematuhinya.


Lama Zacklee menatap mata istrinya, tangannya mulai bergerilya ke tubuh sang istri, Ellena yang merasa sentuhan sang suami mengeluarkan ******* kecil membuat Zacklee langsung memanggut bibir sang istri dengan cepat. Masih dengan tangan yang bergerilya Zacklee pelan menidurkan sang istri sehingga posisinya saat ini diatas tubuh sang istri dengan bertumpu salah satu tangannya.


Zacklee membuka satu persatu helai yang melekat ditubuh sang istri meninggalkan bekas kepemilikan ditempat-tempat favoritnya. ******* sang istri semakin liar membuat Zacklee menuntut lebih. Dengan hasrat yang sudah memburu, Zacklee segera menghujamkan kepemilikannya ditempat semestinya. Dengan gerakan ritme yang teratur, Zacklee dengan pelan menaik turunkan pinggulnya. Suara ******* serta peluh dari keduanya membuat mereka benar-benar mencapai puncak Nirwana.


Zacklee mengecup kening, mata dan bibir istrinya lalu menjatuhkan tubuhnya disamping sang istri. Masih dengan posisi tanpa pakaian Zacklee memeluk tubuh istrinya.


"Terimakasih sayang," ucap Zacklee kembali mengecup kening Ellena.


"Aku juga berterimakasih padamu sayang, karena kau telah membuktikan yang terbaik. Jujur, awal aku mengetahui soal Reyna hatiku terasa sakit, aku sangat takut kau mengulanginya lagi" ucap Ellena mengungkapkan isi hatinya.


"Kau tahu sayang, saat aku mengalami koma aku terbangun karena mendengar suara tangisan bayi. Aku tak menyangka jika tangisan itu adalah tangisan Felix dan Fiona. Terimakasih sudah menjaga dan merawat mereka sayang, maafkan aku yang tak bisa menjadi Papa terbaik untuk mereka" ucapnya sambil menangkup wajah Ellena.


"Dan kau tahu, Ka Marcel pernah menyuruhku untuk menikah dengan orang lain. Kakakmu sungguh konyol kenapa tak percaya jika kau akan kembali" Zacklee menceritakan dirinya tanpa Ellena.


"Tapi aku menolaknya, karena aku sangat percaya kau akan kembali sayang" Ellena langsung memeluk tubuh suaminya. Mereka berdua menangis, menangis bukan karena sedih, kecewa atau menyesal tetapi mereka menangis karena saling memahami satu sama lain.


"Sayang, kita baru selesai ke Nirwana dan kau mengajakku tenggelam ke lautan" ucap Ellena terkekeh.


"Tenggelam ke lautan cintaku sayang" sahut Zacklee kembali memeluk Ellena.


"Sayang, darimana kau tahu tentang Reyna?" tanya Zacklee penasaran.


"Kau tahu istrimu ini sudah berguru kepada Detektif Conan, jadi kau tak perlu mengkhawatirkannya lagi" jawabnya membuat Zacklee harus menyadari jika ini salah satu daftar list dari ngidam sang istri.


"Sayang, sampai kapan kau mengajakku bercanda? badanku sudah terasa lelah" imbuhnya.


"Baiklah sayang, kita tidur sekarang. Tetapi masalahnya sekarang kau membangunkan Juniorku lagi" ucap Zacklee yang Ellena tak sengaja menyentuhnya saat menarik selimut.


"Tidak sayang, jangan saat ini aku benar-benar lelah. Besok pagi-pagi saja ya" ucap Nyonya yang benar-benar menjadi moodbooster paginya Tuan Sultan.


"Baiklah sayang, tidurlah aku tak akan mengganggumu. Tidur 5 jam sepertinya cukup untukmu" ucapnya sambil mengecup bibir manis istrinya, tetapi sepertinya Ellena sudah hanyut ke dalam mimpinya terbukti terdengar dengkuran halus darinya. Zacklee ikut menyusul sang istri ke dalam mimpi.


**


"Kenapa kau menghalangiku Lex, kau sepupuku seharusnya kau membelaku" gerutu Reyna yang masih kesal dengan sikap Alex.


"Ehm"


Reyna segera membalikkan tubuhnya, menoleh kearah sumber suara didekatnya.


"Reyna?" tanya seorang pria bertubuh tinggi, kekar dan keren.


"I_iya, aku Reyna. Darimana kau tau namaku?" tanya Reyna dengan nada meninggi.


"Perkenalkan aku Brian," ucap Brian memperkenalkan diri.


'Brian? apa ini yang mau dikenalkan Mama padaku' gumamnya.


Reyna hanya melihatnya dengan tatapan sinis. Reyna dengan sengaja tak menanggapi perkenalan Brian.


"Tante Erna memintaku untuk menjemputmu disini. Sudah malam, tak baik seorang wanita di luaran sendirian" ucap Brian.


"Bilang sama Mama, ada sepupuku disini jadi aku tak perlu takut" sahutnya.


"Sepupu?" ucap Brian lirih, masalahnya Tante Erna tak memberitahunya soal sepupu.


"Reyn, elu pulang pake Taxi atau Grab ya.. gue ga bisa anterin" ucap Alex yang menghampiri Reyna setelah para sahabat-sahabatnya pulang terlebih dulu.


"Maaf, biar saya yang mengantarnya.. " Brian tak melanjutkan ucapannya, Dia terkejut jika pria dihadapannya bukan lain bukan tidak adalah Brian pesaingnya di masa lalu.


"Elu!" ucap mereka bersamaan.


......................


Terimakasih para pembaca setia Author🙏


Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..


LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹