What I Think

What I Think
Kelahiran Baby F



🍃🍃


" Lee ". Panggil Marcel yang melihat Zacklee berdiri mematung didepan foto keluarga besar Ellena. Zacklee pun menoleh setelah mendengar panggilan itu.


" Sejak kecil gadis itu selalu mendapat kesulitan dalam hidupnya ". Marcel ikut berdiri memandang foto keluarganya.


" Dia akan menyembunyikan rasa sakitnya dihadapan semua orang dan dia akan 'tersenyum' setelah mampu melewati kerumitan yang di hadapinya ". Marcel menekankan kata tersenyum didalam ucapannya.


Zacklee mendengarkan dengan seribu teka - teki dalam pikirannya. Sejenak pikirannya bekerja keras mencerna apa yang di sampaikan Marcel.


Marcel mencengkeram bahu Zacklee, posisinya kali ini saling berhadapan. Matanya berharap sesuatu yang sudah ia sangka arahnya,


" Segera temukan Ellena ". Kemudian Marcel berlalu meninggalkan Zacklee yang masih berdiri mematung.


Sembilan bulan setelah kepergian mertuanya, Zacklee beserta anak buahnya dipusingkan dengan ulah Tasya yang menyebarkan foto dirinya saat dijebak. Sepertinya Tasya tak mau bermain lama lagi, Tasya sudah terpancing dirinya sendiri untuk hancur lebih cepat. Untung dari pihak Zacklee memiliki anak buah yang cerdas dalam strategi menjatuhkan lawannya dengan cepat.


Dewa menemukan bukti skandal hubungan gelap seorang Pengusaha terkenal dunia bersama wanita yang sekarang menjabat sebagai direktur utama di Perusahaan cabang milik Zacklee.


Shandy dan Revan juga menemukan banyak bukti persengkokolan Joseph dengan para mafia yang menjualkan hasil tambangnya dengan illegal.


Dengan kurun waktu yang cukup lama Zacklee yang dibantu anak buah dan sahabatnya berhasil mengumpulkan bukti kecurangan Dan kebiadapan seorang Joseph serta antek - antek nya.


" Lee, Kaka akan segera mengumpulkan para wartawan ".


" Terimakasih Ka ". Marcel menepuk bahunya pelan dan tersenyum, Zacklee tak bisa lagi membendung rasa terharunya karena Kaka Iparnya masih bersedia membantunya.


" Kutut, berkas ini akan menjadi bukti kejahatan Joseph kepada Negara. Gue harap elu bisa menahan Joseph dalam cukup waktu yang lama ". Ucap Shandy yang baru datang keruangan Zacklee bersama Revan.


Semenjak Alex memutuskan untuk Resign dan perusahaan Zacklee sedang dalam permasalahan. Shandy memilih bekerjasama dengan adik Iparnya yang bukan lain adalah sahabatnya.


Sepeninggal orangtuanya, Shandy memang tidak terima dengan kebenaran yang nyata jika adiknya menghilang. Zacklee berusaha menjelaskan kepada dua Kaka yang sedikit tak bisa terima kala itu. Dengan kesabaran serta usaha Zacklee meyakinkan mereka, akhirnya mereka berdua memberinya kesempatan kedua.


Zacklee yang memulai hidup barunya tanpa Ellena dia habiskan untuk bekerja, bekerja dan terus bekerja agar bisa melupakan kesedihannya sejenak. Tak lupa juga setiap hari dia mencari info keberadaan istrinya. 9 bulan lamanya Zacklee terpisah dari Ellena tanpa kabar sedikitpun belum lagi persoalan Joseph dan Tasya yang membuatnya semakin frustasi.


" Shand.. Rev.. Terimakasih atas semuanya. Terutama elu Shand, gue minta maaf karena ga bisa jaga adik elu ". Zacklee mengucapkannya penuh dengan penyesalan.


" Harusnya gue ngebunuh elu saat lu mengatakan jika Ellena menghilang. Tapi gue akan lebih berdosa lagi jika Ellena suatu hari datang Dan menanyakan dimana diri elu dan itu membuat gue semakin membenci posisi gue ". Ujar Shandy dengan mata yang menahan air mata merindukan adiknya.


Revan merangkul Shandy, menepuk punggungnya pelan.


" Kita hancurkan orang yang sudah membuat Ellena menghilang ". Ucapnya.


Detik - detik penggerebekan Joseph yang akan melakukan transaksi ilegalnya membuat jantung berdegup pasalnya Joseph melakukannya dikawal dengan anak buah yang mungkin tak bisa ditandingi oleh para polisi setempat.


Marcel dan Veer bertugas melumpuhkan pintu 1.


Shandy dan Revan bertugas nelumpuhkan pintu 2.


Sedang Dewa dan anak buahnya bertugas melumpuhkan pintu 3.


Sedang Albert Dan para penegak hukum sudah bersiap membekuk para mafia.


Bagaimana dengan Zacklee, tugas Zacklee sedikit berat karena dia bertugas sebagai umpan masuk ke dalam perkumpulan transaksi tersebut.


Zacklee menggunakan seragam yang sama dengan para illegal dengan senjata yang sudah siap didalam sepatunya.


" Target sudah berada ditempat ". Ucap Zacklee menggunakan microfon yang berada ditelinganya.


Mereka semua memulai aksinya. Team Marcel, Shandy Dan Dewa berhasil melumpuhkan musuhnya. Aksi baku tembak terdengar memenuhi ruang transaksi tersebut.


Joseph yang ikut kalang kabut melihat anak buahnya sudah pada tumbang berlari secepatnya, tetapi Zacklee berhasil mengejarnya.


Zacklee memukulnya tiada ampun.


" Lee sudah.. Papa tak mau kau masuk penjara ". Albert melerai Zacklee yang brutal memukul Joseph yang sudah lemah.


" Pa, Lee harus menghabisinya. Perusahaan yang kita bangun dengan susah payah dia jatuhkan sedemikian rupa. Dan apa Papa lupa? Gara - gara sampai sekarang Aku belum menemukan istriku ". Suara Zacklee mengeras memenuhi ruangan itu, dia sudah tidak bisa membendung rasa kesalnya.


" JAWAB PAH! Dimana istriku? Bagaimana keadaannya sekarang? ". Zacklee yang tak bisa lagi menahan rasa sedihnya kehilangan istri yang sangat dia cintai.


Marcel Dan semuanya terdiam mendengar Zacklee yang diam - diam merasa terpukul dan menyesali semuanya.


Saat semuanya terlena, Joseph meraih senjata api didekatnya Dan berusaha berdiri dengan tergontai. Dia menekan senjata api itu sebanyak tiga kali.


DORR.. DORR.. DORR


Shandy yang cekatan berbalik menembak Joseph hingga tersungkur.


Albert menangkap tubuh puteranya yang tertembak. Marcel, Shandy, Revan berlari mengangkat Zacklee.


" Ka__ maafin Aku yang ga bisa menjaga Ellena ". Zacklee terbata - bata menahan rasa Sakit tembakannya mengucap maaf kepada Marcel.


" Kau orang paling bodoh kutut__ bertahanlah kau masih bertugas mencari adikku ". Shandy yang tak bisa menahan sedihnya memegangi Zacklee yang lemah.


" Hah... Kau selalu tau jika Aku orang terbodoh ". Zacklee tersenyum kecil melihat Shandy mengkhawatirkannya.


" Zack, bertahanlah. Ellena menunggumu ". Revan yang berusaha kuat memotivasi sahabatnya.


" Kalian__ ". Sebelum melanjutkan ucapannya Zacklee sudah hilang kesadarannya.


Zacklee segera di bawa ke Rumah Sakit terdekat untuk segera mendapat pertolongan.


Sementara itu jauh berada di Negara yang terkenal dengan ginsengnya Ellena yang sudah tidak kuat menahan Sakit perutnya.


Nova yang panik menghubungi Alex.


Alex memutuskan Resign dari perusahaan MF satu minggu setelah dirinya cuti. Alex memutuskan Resign bukan tanpa alasan. Dia lebih memikirkan kondisi Ellena yang sedang hamil kala itu. Tidak mungkin untuk Ellena bolak - balik dari Negara I menuju Negara L dalam jangka waktu yang sangat pendek. Akhirnya Alex memutuskan untuk menerima tawaran Nova untuk mengelola usaha Cafenya di Negara kelahirannya.


Dengan segera Alex menyambar kunci mobilnya Dan bergegas meninggalkan Cafe miliknya.


15 menit Alex sampai ketempat tinggalnya, dilihatnya Ellena yang sedang terduduk sambil memegang perutnya yang sudah bulat di atas rata - rata orang hamil pada umumnya.


Ellena dan Alex terkejut saat memeriksakan kehamilannya yang ke empat bulan. Karena Dokter memberitahukan jika Ellena mengandung dua anak sekaligus. Alex yang ikut bahagia kala itu tak sengaja memeluk Ellena. Semenjak saat itu diantara keduanya terasa canggung setiap bertemu.


" Lex kau sudah datang, Ellena sudah tidak bisa menahannya, buruan ke Rumah Sakit ". Nova yang sengaja tak mau mengulur - ulur waktu.


Alex yang ikut panik bingung harus membawa Ellena bagaimana.


" Ayo buruan ". Nova memukul punggung puteranya karena Alex hanya bengong.


" Hsssttt... ". Ellena yang meringis karena kesakitan memejamkan Matanya.


Alex yang tak tega melihat Ellena kesakitan segera mengangkatnya tanpa ragu.


Nova yang lebih dulu turun sesampainya Rumah Sakit meneriaki perawat untuk dibawakan alat dorong pasien.


Alex membantu meletakkan Ellena ke alat dorong tersebut kemudian ikut menggeledeknya.


Ellena langsung masuk keruang bersalin. Bersamaan itu Dimas datang setelah Alex mengirimnya pesan.


" Tenang bro.. Ellena pasti bisa mengeluarkan kedua bayinya ". Ucap Dimas dengan yakinnya.


" Gue takut Ellena kenapa - napa Dim_ ". Belum selesai Alex berbicara tiba - tiba Nova merasa sesak nafasnya.


Alex yang mengetahuinya segera merangkul Mamanya. Sesak nafas Nova semakin menjadi, ternyata selama ini Nova menyembunyikan Sakit kanker paru - parunya kepada Alex.


Dimas segera menyuruh Alex untuk membawa Nova ke UGD. Alex sangat panik saat Mamanya berpesan,


" Kembalikan Ellena kepada suaminya Lex, sampaikan padanya Mama akan selamanya menjadi Mamanya ".


Selesai mengatakan itu mata Nova tertutup dan tak terbuka selamanya.


" MAMAAA". Alex berteriak histeris dia menyesal karena tak pernah tau Sakit serius yang diderita Mamanya.


Dimas berusaha membuat Nova bernafas dengan alat bantu kejut jantung, berulang kali tapi tak Ada hasil. Dimas pasrah bersedih melihat Mama sahabatnya yang sudah tak bernyawa.


" Ikhlaskan Lex ". Dimas mengucapkannya dengan getir.


Alex memeluk Mamanya dengan tangis isaknya sedang Dimas berdiri dibelakang Alex.


" Nona di dorong lagi yang keras, ini kepala bayinya sudah terlihat ". Ujar Dokter yang menangani Ellena melahirkan.


Ellena berusaha sekuat tenaga mendorong bayinya agar segera keluar. Air Matanya tak henti - hentinya mengalir dia teringat Zacklee orang yang masih sangat dia cintai. Ellena mencengkeram erat sprei tempat tidurnya, Dengan sekuat tenaga dia mendorong bayinya dan,


' oeee'... Oeee'.. Suara tangis bayi laki - laki berhasil keluar dengan selamat.


Ellena mulai merasakan mengejan lagi untuk perjuangannya yang kedua masih Ada satu bayi lagi yang belum keluar,


" Kenapa bayang - bayang Zacklee terlintas disaat Aku melahirkan buah hatinya ". Batin Ellena yang masih berjuang mengeluarkan bayi satu nya lagi.


" Apa kau mencariku? "


" Tapi kenapa sampai sekarang kau belum menemukanku? ". Batin Ellena sedikit terguncang kala mengingat suaminya. Dengan sedikit rasa kesal dihatinya Ellena berhasil melahirkan bayi keduanya yang berjenis perempuan.


...****************...


" Ellena ". Zacklee terus saja memanggil nama Ellena di pikirannya padahal kondisinya sedang kritis.


Trias , Renata,Clara juga ikut menyusul ke Rumah Sakit setelah mendapat kabar soal Zacklee.


" Pa.. Apa yang terjadi? Kenapa Lee kita menjadi seperti ini.. Hiks.. Hiks ". Trias yang sudah tak bisa menahan kesedihannya.


Zacklee berada diruang operasi, beberapa menit lalu Zacklee dinyatakan kritis akibat peluru yang hampir menembus jantungnya.


Para medis sempat panik saat melihat detak jantung Zacklee melemah. Tapi tiba - tiba keberuntungan untuk para medis mendengar Zacklee menyebut nama Ellena dengan samar Dan jantung pun ber detak kembali normal.


Zacklee seperti mendengar tangisan bayi yang membuatnya kembali menemukan jantungnya berdegup kembali.


Hampir 8 jam dokter berusaha mengeluarkan 3 peluru yang masuk ketubuh Zacklee.


Seorang perawat keluar dari ruang operasi.


Trias dengan segera menanyakan kondisi puteranya, perawat bilang jika Zacklee sudah melewati masa kritisnya.


Trias Dan semuanya bernafas lega mendengarnya.


*** Di Negara yang terkenal dengan ginsengnya.


Alex yang masih bersedih mengantarkan Mamanya ketempat peristirahatan terakhirnya. Alex mulai bisa merelakan kepergian Mamanya, Alex teringat pesan terakhir Mamanya. Dalam benaknya Alex ingin sekali membawa Ellena kembali ke Negara I.


" Alex janji Mam, akan mengembalikan Ellena ". Ucapnya dengan berat hati.


Alex kembali malam hari ke Rumah Sakit menjenguk Ellena. Sebelumnya Alex meminta bantuan Dimas untuk memberikan pelayanan khusus kepada Ellena disaat dirinya mengurus penakaman Mamanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


😭😭 Selametin babang Zacklee Thor...


Sebenarnya othor juga sedih😭


Yang kuat babang Zacklee, othor akan membantumu sekuat jiwa raga othor yang mulia bagi nusa Dan bangsa ini😁


LIKE, VOTE, COMMENT tetep gasss terooos🤩