
🦋🦋
\=\=@@ Negara S
Sudah hampir satu minggu Zacklee menemani Tasya di Negara S. Hari ini hasil dari penelitian Dokter Betrand tentang penyakit Tasya keluar.
Zacklee berharap jika Tasya baik - baik saja.
Zacklee merogoh saku celananya. Sudah satu minggu dia tak menengok Ponselnya.
Terakhir dia berkomunikasi dengan Revan saat dirinya pertama bertemu Dokter Betrand.
Zacklee mengaktifkan Ponselnya. Ratusan chat dari kolega, staff dan asistennya Revan.
Dia membuka chat Revan,
" Perusahaan kita sedang naik daun ". chat Revan. Zacklee yang membacanya tersenyum. Kemudian men scroll ya kebawah Zacklee masih tersenyum. Sampai ke Chat Ellena Zacklee menarik senyumnya.
" Ka Aku sedang dalam keadaan rumit "
" Kaka dimana? "
" Haruskah Aku bertanya bintang dimana Kaka sekarang "
" Mengenai pernikahan kita jika Kaka keberatan Aku akan menolaknya "
" Oke memang benar Kaka menghindariku "
" Hari ini Aku bertemu Tante Trias, setiap Aku mau membicarakan ini Aku merasa belum siap karena Tante Trias terlihat sangat bahagia "
" Sampai kapan Kaka menghindariku "
" Maafin Aku ".
Zacklee menarik nafasnya dalam dan membuangnya dengan kasar. Memejamkan matanya sejenak. Dia telah mengabaikan Cintanya akhir - akhir ini.
" Aku yang seharusnya minta maaf Ell ". Batin Zacklee.
Lalu dia membuka chat dari Alex,
" Temui Ellena secepatnya, jika kamu tak menginginkannya terjebak dengan si Player ". Zacklee membelalakkan matanya dengan segera menghubungi Alex.
Alex yang sedang sibuk tidak sempat mengangkat telfon Zacklee.
Zacklee menghubungi Ellena, tetapi hasilnya sama. Dia kembali menekan kontak nomor Shandy,
" Kutut, loe datang kan hari ini ". Tanya Shandy.
" Datang_".
" Elu lupa kalo hari ini gue wedding ".
Zacklee mengusap keningnya. Dia melupakan hari pernikahan Shandy dan Clara.
" Sorry Shand, gue terlalu banyak pikiran akhir - akhir ini ".
" Gue percaya orang sehebat elu selalu penuh kejutan ". Shandy tertawa terbahak - bahak.
Zacklee tersenyum kecil,
" Ellena, apa dia bersama elu? ".
" Iya, dia bersama Alex ".
" Alex bersama Ellena? ".
" Iya, Alex si rusuh sebutan Ellena ".
" Pokoknya gue ga mau alasan apapun. Elu harus datang malam ini ".
Kemudian Zacklee menutup panggilannya.
" Alex ". Ucap Zacklee lirih.
\=\=@@
" Ciye.. yang mau halal ". Goda Ellena.
" Daritadi senyum - senyum ga jelas ".
" Apaan sih Dek, malu tau didengerin orang ".
" Busyeeett... Aura pengantin gini amat yak, serem ". Goda Alex.
" Somplak! elu kira gue buto ijo apa". Shandy yang tak terima dikatain serem.
" Bentar lagi jadi buto ijo. Noh temanya ijo - ijo ". Alex menunjuk dekorasinya yang bernuansa ijo.
" Ini semua ide Clara dan elu menyebutnya Buto Ijo. Awas loe Lex ". Shandy mengejar Alex sambil pukul - pukulan seperti anak kecil.
Ellena tertawa terbahak - bahak. Bahagia karena Shandy kena sebutan aneh dari Alex.
" Dek, Kakanya sengsara malah diketawain ".
" Lagian kalian tuh aneh uda pada dewasa kelakuan mirip bocah TK ". Dengus Ellena.
" Loe ngatain gue juga Ell ". Sahut Alex.
Ellena mengangguk menahan sakit perut akibat tertawa.
" Kalian ini pada ngapain, Kaka titip Chloe bentar ". Renata yang datang menyerahkan Chloe.
" Kala mau kemana? ". Tanya Shandy.
" Mama meminta Kaka membantu persiapan pernikahan elu ".
" Rebes Kaka Ipar. Si cantik Chloe aman sama kita ". Sahut Alex bangga.
Alex kemudian bercanda dengan Chloe yang berada dipangkuan Ellena.
Alex mengambil Ponselnya dia mengabadikan moment bahagia ini ke dalam Ponselnya.
" Sempurna ". Ucap Alex.
" Sempurna apanya Ka? "
" Sempurna fotonya. Mama Papa Chloe bajakan ". Alex memamerkan hasil jepretannya kepada Ellena.
Devan yang melihatnya merasakan bahagia tetapi tidak dengan Trias. Trias merasa Ada yang aneh dari sikap Alex. Trias harus segera mempercepat pernikahan Zacklee dengan Ellena.
Trias mendekati Ellena dan Alex yang sedang bercanda.
" Cantik, bisa ikut Tante sebentar? ". Sapa Trias.
" Alex, sorry Tante pinjam Ellena bentar ". Trias mengamati ekspresi Alex yang sedikit kecewa.
" Pinjam? Ellena kan calon menantu Tante ". Alex tersenyum menahan kecewa.
Sebelum Ellena mengikuti Trias menuju taman gedung. Ellena menitipkan Chloe ke Alex.
Trias menggenggam tangan Ellena.
" Ellena, Tante sangat berharap kau segera menjadi menantu Tante ".
" Sebelum Tante meninggal dunia Tante cuma berharap Zacklee bahagia. Dan dia hanya bahagia denganmu Ell ".
" Tante.. jangan berkata seperti itu ".
" Tante minta sama kamu apapun yang terjadi pada kalian jangan pernah ucapkan perpisahan ". Pinta Trias dengan linangan air mata.
Ellena mengusap air mata Trias.
" Ellena janji Tante ".
Ellena memeluk Trias. Trias pun tenang mendengar janji Ellena.
" Tante, sebenarnya Ka Lee kemana? ". Tanya Ellena.
Trias bingung harus menjawab apa, pasalnya Zacklee sedang bersama Tasya ke Negara S untuk pengobatan Tasya. Dirinya tak mungkin menceritakan kepada Ellena.
" Lee Ada pekerjaan baru. Kebetulan ditempat nya yang baru sulit sekali dengan jaringan. Kau merindukannya? ". Trias mencoba mengalihkan pikiran Ellena.
Ellena tersenyum mengangguk samar.
" Dia akan segera pulang ".
\=\=@@
" Hasil dari Nona Tasya tidak ditemukan adanya Paraplegia. Nona Tasya mengalami
Myasthenia Gravis, yaitu kondisi dimana sistem imun tubuh menyerang saraf di otot, sebagai akibatnya tubuh akan menjadi lemah dan akhirnya lumpuh. Namun anda tak usah khawatir, Nona Tasya akan kembali normal dengan terapi rutin dan terkontrol ". Ucap Dokter Betrand.
Zacklee sangat lega mendengar hasil dari penyakit Tasya. Itu tandanya dia akan segera selesai dengan Tanggung jawabnya.
Tidak dengan Tasya, dia sedikit shock karena harapannya bersama Zacklee harus pupus.
Mama Papa Tasya datang karena Zacklee menghubunginya.
" Ma, Pa.. bukannya kalian sedang tidak bisa diganggu? ". Tanya Tasya yang terkejut dengan kedatangan Mama Papanya.
" Lee menghubungi Papa dan sudah menceritakan semua tentang kondisimu. Papa harap kau tidak bertindak ceroboh ". Ucap Papa Tasya.
Mama Tasya memeluk Tasya dengan derai air mata. Setelah beberapa saat, Zacklee berpamitan pulang karena menurutnya sudah Ada Orang tua Tasya yang akan menjaganya.
" Terimakasih Lee sudah merawat Tasya ". Ucap Mama Tasya.
Zacklee mengangguk. Kemudian berlalu. Tasya merasakan sakit karena Zacklee meninggalkannya.
" Kau harus menjadi milikku Lee '. Batin Tasya menahan sakit.
\=\=@@
Shandy sangat tampan dengan balutan jaz berwarna Navy. Tangannya memegang bucket bunga untuk diberikan kepada Clara.
Clara yang terpesona dengan ketampanan Shandy malam ini tak henti - hentinya menatapnya.
" So sweet banget sih ". Ucap Dhea.
" Kaka loe tampan banget Ell ".
Ellena cengir - cengir takut kepada Revan yang sudah memasang wajah Angry Birds gara - gara Dhea tak henti - hentinya memuji Shandy.
" Dhea, sadar.. suami uda mirip patung Angry Birds ". Ucap Ellena pelan sambil mengusap rambutnya.
" Kapan gue nyusul elu Shand ". Keluh Devan.
" Kaka gue keren ". Puji Ellena.
" Keren gue Ell. si Tampan limited edition ". Alex membanggakan dirinya.
Dhea tersenyum palsu,
" Iya tampan sekebun binatang ". Ejek Dhea.
" Istri elu pingin gue telen Rev ". Sahut Alex.
" Ada juga elu yang gue telen ". Sahut Dhea.
Dan mereka saling mengejek membuat Revan pusing kepala.
" Kaka tampan koq ". Sahut Ellena dengan senyum manisnya. Ejek - ejekan pun berakhir dengan ekspresi Alex yang bahagia karena pujian Ellena.
Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan menyerah hingga detik ini.
Terkadang memendam adalah pilihan satu-satunya agar semua terlihat baik-baik saja. Sampai detik ini setidaknya aku tau gimana rasanya mencintai dalam diam, memendam perasaan rindu sendirian.
❤❤❤
Double Up buat kalian tercinta🥰
Jangan lupa dukungan ya..
LIKE
VOTE
COMMENT..
TRENGKYU TRULALA 😘