
🍃🍃
Langit mulai tersenyum dengan bersatunya dua manusia yang saling mencinta.
Zacklee seorang pria dingin, sedikit angkuh yang trauma dengan cinta semuanya berubah begitu saja semenjak mengenal Ellena. Gadis cantik berkulit putih bermata teduh itu mampu merubah seorang Zacklee.
Berita pernikahan Zacklee dan Ellena sudah menyebar ke seluruh kota.
" Apa ini ga terlalu terburu - buru Mam? Ellena pasti juga merasakan hal yang sama ". Ucap Zacklee yang terkejut dengan jadwal pernikahanya yang akan diselenggarakan satu minggu lagi.
" Ini sudah kesepakatan kami. Mama tak mau kau berubah lagi ". Jawab Trias menyindir.
" Mam, Lee benar - benar mencintai Ellena ".
" Bagaimana kalau Tasya merubah semuanya? Lee Mama mohon sama kamu jangan pernah menemui Tasya lagi ".
Zacklee terdiam pasalnya sudah Beberapa hari dirinya mengabaikan Tasya. Nomor telfonnya sengaja dia ganti untuk menghindari Tasya. Apalagi setelah Zacklee mengetahui jika Alex menyukai Ellena. Dirinya semakin was - was kehilangan Ellena jadi tidak sedikitpun dirinya teringat Tasya.
" Jangan pernah kamu meninggalkan dan mengabaikan Ellena. Kesabaran seorang wanita ada batasnya, jangan buat kesalahan lagi ". Ucap Trias pelan tetapi menekan.
\=\=@@ Pagi hari di Kantor Zacklee
" Tasya ". Sapa Revan yang melihat Tasya pagi - pagi berada di Kantor bosnya.
" Revan kau tau dimana Lee? ". Tanyanya.
Revan menaikkan bahunya.
" Tolong sampaikan padanya Aku menunggunya ". Ucap Tasya sambil berlalu.
" Kau masih menipu kami dengan kursi rodamu Tasy ". Batin Revan yang menatap punggung Tasya.
Ceklek!
" Kampret loe Zack! gue kira hantu ". Ucap Revan yang kaget.
" Ngapain tuh orang kesini ". Tanya Zacklee.
" Kangen elu ". Celetuk Revan dan langsung mendapatkan lemparan pulpen dari Zacklee.
Revan terkekeh berhasil menggoda Zacklee.
" Selamat ya bro akhirnya Sold out juga ". Sahut Revan.
Zacklee tersenyum,
" Gimana dengan Alex? ".
" Gue ga Akan pernah kasih kesempatan mereka bersama lagi Rev ".
" Keputusan yang bagus. Sikap Alex emang yang terbaik membuat elu sadar ". Celetuk Revan sambil tertawa terbahak - bahak.
" Rev, jangan sampai Tasya tahu tentang pernikahan gue dengan Ellena. Gue khawatir dia Akan berbuat nekat lagi ".
Revan mengangguk menyetujui.
" Loe handle semua pekerjaan Rev, gue ada janji dengan Ellena ".
Kemudian Zacklee menandatangani semua berkas yang sudah disiapkan Revan. Setelah itu Zacklee meninggalkan Revan.
" Cinta membuat gila ". Ucap Revan terkekeh.
\=\=@@
" Elu benar - benar membuatku terkejut Ell ". Ucap Dhea.
Ellena yang masih bermain dengan si Kembar Nick dan Nathan tak menanggapinya.
" Sepertinya dia diam - diam iri denganku ". Ucap Clara yang ikut menyindir.
" Gue yakin ini karena Ka Alex ". Ucap Dhea keceplosan.
Clara mencubit lengan Dhea lalu melirik kearah Ellena. Ellena masih bermain dengan si kembar, Clara dan Dhea lega karena Ellena tak mendengarnya.
" Jangan sebut nama Ka Alex lagi ". Bisik Clara.
Dhea pun patuh mengangguk.
" Ellena.. ini Kaka membawa picture gaun pengantin dari designer terkenal dikota ini ". Renata yang tiba - tiba datang.
Clara dan Dhea ikut mendekat mereka ikut heboh memilih gaun mana yang cocok untuk sahabatnya.
Ellena tertawa melihat tingkah mereka semua. Dia diam - diam sudah berencana pergi dengan Zacklee untuk memilih konsep pernikahannya yang mendadak.
" Ell.. ini sangat cocok buatmu ". Tunjuk Clara kepada picture gaun berwarna fushia dengan ornamen modern.
" Bagus ini menurutku ". Sahut Dhea menunjuk kepada picture gaun berwarna peach.
" Ah.. tidak itu ga cocok semua ". Sahut Renata.
" Ellena cocoknya yang ini ". Renata menunjukkan picture gaun berwarna pink.
" Kaka Renata yang baik hati cantik harum mewangi sepanjang hari.. kita ga lagi Valentines Day ". Ucap Dhea.
Clara setuju dengan tanggapan Dhea. Renata tersenyum dengan pendapat mereka semua.
" Kalian ini sedang memperebutkan apa? suaranya sampai terdengar kebawah ". Riska yang datang menggendong cucu cantiknya Chloe.
Ellena mengambil alih Chloe dari gendongan Mamanya kemudian mendekatkannya ke si Kembar Nick dan Nathan.
Tiga bayi itu berceloteh dengan bahasanya masing - masing. Chloe sangat senang bertemu dengan dua pria tampan yang berpipi gembul.
" Ini Mam kami sedang memilih gaun pengantin warna apa yang cocok buat pernikahan Ellena. Mama suka yang mana? ". Renata gantian menyuruh Riska untuk memilih gaun pengantin yang cocok buat puterinya.
" Mama terserah calon pengantinnya ". Ucap Riska.
Riska tertawa melihat ekspresi tiga wanita didepannya.
" Kalian ini lihat tuh si calon pengantinnya saja masih santuy.. kenapa kalian yang pusing ".
" Sayang apa kau sudah memikirkan warns gaun pengantin yang kau inginkan? ". Tanya Riska.
" Aku akan memikirkannya dengan Ka Lee Mam ". Jawab Ellena tersenyum.
Renata, Dhea dan Clara saling menepuk dahi masing - masing. Mereka tak berfikir jika Ellena pasti akan mempersiapkannya dengan Zacklee.
" Terimakasih semuanya kalian sudah peduli denganku. Tapi Aku sudah membicarakan soal ini dengan Mama jika pernikahan ini akan digelar dengan sederhana ". Ucap Ellena.
" Kenapa Ell? bukannya ini pernikahan antar dua keluarga yang sangat populer di Kota ini ". Tanya Dhea.
" Dhea yang terpenting kesakralan pernikahan ini akan langgeng selamanya ". Ucap Ellena.
" Kau terbaik Ellena ". Peluk Clara.
" Kaka Ipar juga terbaik ". Goda Ellena.
Mereka semua tertawa bahagia. Begitupun dengan si Baby cantik Chloe yang ikut tertawa bahagia.
" Kau ikut - ikutan bahagia sayang ". Renata mengangkat puterinya ke pangkuannya.
" Ehm... Gemas banget Aku sama kalian semua ". Ucap Clara mencubit pipi ketiga baby didepannya.
" Ehem.. Ehem ". Shandy berdehem kemudian merangkul istrinya.
" Yah... yah... yang lain ngontrak ". Celetuk Ellena.
" Sepertinya honey moonnya kurang ". Sindir Dhea.
" Bubar yuk ". Sahut Renata.
Riska terkekeh melihat tingkah semuanya.
" Kalian berisik ". Ucap Shandy.
" Kalau mau sayang - sayangan jangan disini Ka banyak bayik ". Ledek Ellena sambil tertawa terbahak - bahak.
" Adik durhaka ya ngeledekin kakaknya ".
" Ellena benar sayang, kau membuatku malu. Ada Mama, Kaka dan sahabatku juga. Jaga sikapmu ". Clara sedikit mendorong tubuh suaminya.
" Kau membela mereka sayang? "
" Sudah lah sayang Aku benar - benar malu kali ini. Kau kekanak - kanakan ". Clara yang malu dengan sikap Shandy.
" Mam, lihat menantu Mama mengatakan putera tampan Mama kekanak - kanakan ". Shandy beralih memeluk Mamanya.
" Aish.. dia benar - benar kekanak - kanakan ". Batin Clara.
" Kau juga meledek om tampan Chloe ". Shandy yang melihat Chloe mengeluarkan lidahnya kearah Shandy.
Shandy mengangkat Chloe dan menggelitik perutnya dengan kepalanya.
Chloe yang tak tahan tertawa ngakak tawa seorang bayi.
" Kakakku payah bahkan bayipun tau kalo Kaka kekanak - kanakan ". Sindir Ellena.
" Cerewet! Noh uda ditunggu seseorang dibawah ". Ucap Shandy yang baru ingat niatnya keatas.
" Seseorang? ". Ellena keluar kamarnya dan menengok kebawah.
Seorang pria berjacket merah berkaos hitam berambut silver sudah menunggunya.
Ellena tersenyum kearahnya, Zacklee pun membalas senyum Ellena.
Ellena segera turun dan sedikit berlari. Dia sepertinya sudah melupakan sakit dikakinya. Sakit itu berubah menjadi bahagia.
" Jadi pergi sekarang ". Tanya Zacklee.
Ellena mengangguk. Kemudian Zacklee mengambil tangan Ellena dan menggenggamnya.
" Perginya jangan lama - lama, kata orang pamali harus dipingit dulu ". Teriak Shandy dari atas.
" Iya kan Mam ".
" Tante pinjam puterinya sebentar buat fitting baju pengantin ". Ijin Zacklee kepada Riska yang turun dari tangga.
" Jangan malam - malam minggu depan kalian akan menikah jaga kondisi masing - masing ". Pesan Riska.
" Iya Tante ".
" Mam, Ellena pamit bentar ga lama ". Ellena mengecup pipi Mamanya.
" Ka Shandy kontrakannya gantian Ellen sewa ". Teriak Ellena.
" Kampret nih adik masih sempat - sempatnya sindirin Kakanya ". Umpat kesal Shandy.
❤❤❤
Sebelumnya othor mau mengucapkan maaf jika dalam penulisan atau cerita Ada yang kurang berkenan dihati para pembaca.
Othor berusaha sekali supaya cerita othor ini bisa diterima dan dinikmati para pembaca semuanya.
Dan terimakasih buat yang sudah mendukung karya othor dari Novel pertama othor yang berjudul " Yes, I'm in Love ". Semoga Allah membalas semua kebaikan para pembaca 🤲🥰
Dengan segala kemurahan hati para pembaca othor tak henti - hentinya meminta dukungan LIKE, VOTE dan COMMENTnya🙏
Semoga para pembaca dimurahkan Rezekinya🤲🙏